3.864 Rumah Warga Prasejahtera Kini Nikmati Listrik Jelang Hari Listrik Nasional ke-80

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rumah keluarga prasejahtera mendapat penyambungan listrik gratis. (Humas PLN UID Jatim)
Rumah keluarga prasejahtera mendapat penyambungan listrik gratis. (Humas PLN UID Jatim)

Jurnas.net - Menyambut peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-80, PT PLN (Persero) kembali menyalakan semangat pemerataan energi melalui program sambung listrik gratis bertajuk Light Up The Dream (LUTD). Kegiatan sosial ini digelar serentak bagi 3.864 keluarga prasejahtera di seluruh Indonesia, termasuk 283 warga di Jawa Timur yang kini bisa menikmati terang di rumahnya sendiri.

Program yang bersumber dari donasi sukarela pegawai PLN ini menjadi wujud nyata kepedulian insan PLN untuk membantu masyarakat kurang mampu agar dapat mengakses listrik secara mandiri dan legal.

Salah satu penerima manfaat, Eni Patmawati (35), warga Dusun Selodono, Desa Karangpatihan, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, mengaku kini hidupnya jauh lebih mudah sejak rumahnya tersambung listrik.

"Terima kasih banyak kepada PLN. Sekarang rumah kami sudah terang, sudah tidak menyalur lagi. Semoga PLN selalu jaya, sukses, dan dilancarkan urusannya,” kata Eni dengan penuh syukur, Rabu, 22 Oktober 2025.

Kebahagiaan serupa dirasakan Jemain (79), warga Desa Berat Wetan, Kabupaten Mojokerto. Ia tak kuasa menahan haru karena rumahnya kini memiliki sambungan listrik sendiri.

"Terima kasih PLN, sekarang rumah saya sudah berlistrik. Semoga PLN terus diberi kebaikan dan semakin maju,” ujarnya.

Program ini juga mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Kepala Desa Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Mohammad Arifin, menilai kegiatan tersebut membawa dampak besar bagi warganya.

"Kami berterima kasih kepada PLN atas perhatian dan bantuannya. Program seperti ini sangat membantu warga kami yang kurang mampu agar bisa menikmati listrik secara mandiri,” tuturnya.

Baca Juga : Tanam Ratusan Pohon Produktif: Upaya PLN Wujudkan Net Zero Emission di Surabaya

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, menjelaskan bahwa program Light Up The Dream merupakan cerminan semangat PLN dalam memperingati Hari Listrik Nasional ke-80 yang mengusung tema “Terangi Negeri, Tumbuhkan Harapan.”

"Momentum HLN ke-80 menjadi pengingat bagi kami untuk terus hadir memberikan terang dan harapan bagi masyarakat. Melalui LUTD, PLN ingin memastikan listrik tidak hanya menjadi sumber energi, tetapi juga sumber kehidupan yang membawa perubahan,” papar Mustaqir.

Selain program LUTD, PLN bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) juga terus menjalankan program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) yang menargetkan 23 ribu sambungan baru di Jawa Timur, termasuk wilayah Malang Raya.

Dengan semangat PLN Nyalakan Mimpi, penyalaan listrik serentak ini tidak sekadar menyalakan lampu, tetapi juga menyalakan harapan bagi ribuan keluarga Indonesia agar dapat hidup lebih sejahtera dan produktif.

Berita Terbaru

Pelayaran ke Bawean Lumpuh Akibat Cuaca Buruk, Jenazah Dipulangkan Pakai Perahu Nelayan

Pelayaran ke Bawean Lumpuh Akibat Cuaca Buruk, Jenazah Dipulangkan Pakai Perahu Nelayan

Selasa, 15 Sep 2026 20:16 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 20:16 WIB

Jurnas.net - Gelombang tinggi kembali mengganggu akses transportasi laut menuju Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Sejak Jumat (11/9/2026), dua kapal…

Dengar Masukan Tenant, Direksi SIER Pastikan Kawasan Industri Tetap Aman dan Nyaman

Dengar Masukan Tenant, Direksi SIER Pastikan Kawasan Industri Tetap Aman dan Nyaman

Selasa, 15 Sep 2026 18:26 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 18:26 WIB

Jurnas.net – Jajaran Direksi PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) turun langsung menemui sejumlah tenant melalui program BOD Visit Tenant. Selain m…

Ratusan Anak-anak di Jepara Sulap Serbuk Kayu jadi Lukisan

Ratusan Anak-anak di Jepara Sulap Serbuk Kayu jadi Lukisan

Selasa, 15 Sep 2026 17:56 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 17:56 WIB

Jurnas.net - Sebanyak 150 anak dari seluruh kecamatan di Jepara mengikuti lomba kolase. Mereka menggunakan serbuk kayu sebagai bahan baku berkarya. Ketua…

KTP dan Ijazah Jadi Jaminan Kerja, Pemkot Surabaya Ingatkan Berpotensi Langgar Aturan

KTP dan Ijazah Jadi Jaminan Kerja, Pemkot Surabaya Ingatkan Berpotensi Langgar Aturan

Senin, 14 Sep 2026 14:23 WIB

Senin, 14 Sep 2026 14:23 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta masyarakat lebih waspada saat mencari pekerjaan melalui perusahaan penempatan pekerja rumah tangga (…

Pemkot Surabaya Ubah Cara Verifikasi Data Miskin, Warga Diajak Cek Penerima Bansos

Pemkot Surabaya Ubah Cara Verifikasi Data Miskin, Warga Diajak Cek Penerima Bansos

Senin, 14 Sep 2026 13:48 WIB

Senin, 14 Sep 2026 13:48 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mengubah pola verifikasi data kemiskinan melalui Musyawarah Kelurahan (Muskel). Forum yang selama ini i…

Demi Bisnis, Susi Air Ogah Sediakan Tiket Emergency untuk Layanan Darurat di Bawean

Demi Bisnis, Susi Air Ogah Sediakan Tiket Emergency untuk Layanan Darurat di Bawean

Senin, 14 Sep 2026 12:39 WIB

Senin, 14 Sep 2026 12:39 WIB

Jurnas.net - Ketika warga Bawean membutuhkan akses transportasi dalam kondisi darurat, kepastian untuk segera keluar dari pulau justru tidak tersedia. Skema…