Proses Belajar di Ponpes Al Khoziny Kembali Normal: Pemerintah Kawal Rekonstruksi Bangunan

author Syaikhul

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kementerian Agama (Kemenag), dalam kunjungan bersama Kemenko PMK dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) beberapa waktu lalu. (Humas Kanwil Kemenag Jatim)
Kementerian Agama (Kemenag), dalam kunjungan bersama Kemenko PMK dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) beberapa waktu lalu. (Humas Kanwil Kemenag Jatim)

Jurnas.net - Aktivitas belajar dan mengaji di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo, kembali berjalan normal pasca insiden ambruknya salah satu bangunan pondok sebulan lalu. Kepastian ini disampaikan langsung oleh Kementerian Agama (Kemenag), dalam kunjungan bersama Kemenko PMK dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) beberapa waktu lalu.

Kunjungan lintas kementerian ini merupakan bagian dari pendampingan pemerintah terhadap proses pemulihan ponpes, sekaligus pengecekan awal lokasi rekonstruksi yang akan dilakukan sesuai standar teknis dan ketentuan perizinan bangunan.

Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kemenag, Basnang Said, menegaskan bahwa seluruh kegiatan pendidikan di Ponpes Al Khoziny kini telah pulih dan berjalan seperti sebelum musibah terjadi.

“Alhamdulillah setelah kejadian ambruknya ponpes, proses mengaji dan belajar mengajar sudah berjalan kembali,” kata Basnang.

Ia menyebutkan kembalinya aktivitas pendidikan ini menjadi prioritas utama pemerintah agar para santri tetap dapat belajar dengan aman sambil menunggu proses rekonstruksi.

Menurut Basnang, insiden tersebut menjadi pengingat pentingnya peningkatan pengawasan dan perhatian terhadap sarana dan prasarana pesantren. "Kejadian ini berdampak pada keseriusan pemerintah dalam memperhatikan pesantren yang ada di Indonesia,” tegas Basnang.

Dalam dialog bersama pihak pesantren, pemerintah membahas rencana pembangunan gedung baru yang akan digunakan sebagai ruang pembelajaran ke depan. Rekonstruksi akan diarahkan pada pemenuhan standar teknis bangunan pendidikan keagamaan yang aman dan layak.

“Keselamatan dan kenyamanan santri adalah hal yang utama. Seluruh proses pembangunan harus memenuhi ketentuan perencanaan, perizinan, dan standar konstruksi yang berlaku,” jelas Basnang.

Kemenko PMK dan PUPR akan mengawal secara teknis maupun administratif agar proses rekonstruksi berjalan tepat prosedur dan dapat digunakan secara optimal.

Basnang juga menyampaikan bahwa Kemenag sedang menyiapkan pembentukan Direktorat Jenderal khusus Pesantren sebagai tindak lanjut amanat Undang-Undang Pesantren. Ditjen baru ini nantinya fokus pada penguatan fasilitas dan kelembagaan, tanpa mencampuri metode pengajaran yang menjadi kewenangan masing-masing pesantren.

Selain itu, Kemenag menyiapkan program beasiswa santri untuk kuliah di bidang teknik sipil, kedokteran, keperawatan, hingga manajemen—dengan harapan mereka bisa kembali mengabdi ke pesantren setelah lulus.

“Harapannya, setelah lulus para santri dapat kembali ke ponpes dan mengimplementasikan ilmunya untuk kemajuan pesantren,” kata Basnang.

Berita Terbaru

PSIM Yogyakarta Gaet Gelandang Berkebangsaan Polandia

PSIM Yogyakarta Gaet Gelandang Berkebangsaan Polandia

Rabu, 22 Jul 2026 09:00 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 09:00 WIB

PSIM Yogyakarta Gaet Gelandang Berkebangsaan Polandia…

Rapor Merah Dinas PU Bina Marga Jatim: Serapan Anggaran Mandek Hingga Penganggaran Dipersoalkan DPRD

Rapor Merah Dinas PU Bina Marga Jatim: Serapan Anggaran Mandek Hingga Penganggaran Dipersoalkan DPRD

Rabu, 22 Jul 2026 08:04 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 08:04 WIB

Jurnas.net – Komisi D DPRD Jawa Timur melayangkan kritik tajam terhadap kinerja Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Provinsi Jawa Timur setelah mengevaluasi p…

Dilaporkan Eri Cahyadi, Kejati Jatim Tetapkan Eks Dirut KBS Tersangka Korupsi Anggaran Pakan Satwa Rp10,2 Miliar

Dilaporkan Eri Cahyadi, Kejati Jatim Tetapkan Eks Dirut KBS Tersangka Korupsi Anggaran Pakan Satwa Rp10,2 Miliar

Rabu, 22 Jul 2026 07:26 WIB

Rabu, 22 Jul 2026 07:26 WIB

Jurnas.net – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur menetapkan mantan Direktur Utama Perusahaan Daerah Taman Satwa (PD TS) Kebun Binatang Surabaya (KBS), Choirul …

Pemprov Jatim Gelar Peralatan Bencana 2026 di Pacitan, Perkuat Sinergi dan Kesiapsiagaan

Pemprov Jatim Gelar Peralatan Bencana 2026 di Pacitan, Perkuat Sinergi dan Kesiapsiagaan

Selasa, 21 Jul 2026 18:53 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 18:53 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi berbagai ancaman bencana melalui Gelar Peralatan Penanggulangan Bencana P…

Jelang HUT Ke-81 RI, Masyarakat Diharap Manfaatkan Promo Tambah Daya Listrik Diskon 50 Persen

Jelang HUT Ke-81 RI, Masyarakat Diharap Manfaatkan Promo Tambah Daya Listrik Diskon 50 Persen

Selasa, 21 Jul 2026 17:01 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 17:01 WIB

Jurnas.net – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur mengajak masyarakat m…

PLN UIT JBM Luncurkan ELSINDUK GEMES di Gresik, Perkuat Ekonomi Sirkular Lewat Bank Sampah

PLN UIT JBM Luncurkan ELSINDUK GEMES di Gresik, Perkuat Ekonomi Sirkular Lewat Bank Sampah

Selasa, 21 Jul 2026 15:29 WIB

Selasa, 21 Jul 2026 15:29 WIB

Jurnas.net – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. …