Kemenkumham Jatim Kawal Legalitas Pembangunan Pesantren Al Khoziny: Siap Sambut Groundbreaking Presiden

author Wulansari

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim, Haris Sukamto, memimpin Rapat Koordinasi Persiapan Pembangunan Pesantren Al Khoziny di Kantor Pertanahan Sidoarjo. (Humas Kemenkumham Jatim)
Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim, Haris Sukamto, memimpin Rapat Koordinasi Persiapan Pembangunan Pesantren Al Khoziny di Kantor Pertanahan Sidoarjo. (Humas Kemenkumham Jatim)

Jurnas.net - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Jawa Timur menegaskan akan memberikan pendampingan hukum penuh, dalam percepatan pembangunan Pondok Pesantren Al Khoziny di Kabupaten Sidoarjo. Langkah ini bentuk dukungan nyata terhadap rencana pembangunan lembaga pendidikan keagamaan, yang akan menjadi salah satu ikon pesantren di wilayah tersebut.

Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim, Haris Sukamto, menyampaikan hal itu saat memimpin Rapat Koordinasi Persiapan Pembangunan Pesantren Al Khoziny di Kantor Pertanahan Sidoarjo, Rabu, 5 November 2025. Rapat dihadiri sejumlah instansi terkait, termasuk perwakilan BPN, notaris, dan pengurus yayasan.

Pertemuan ini menjadi tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto, yang dijadwalkan melakukan groundbreaking pembangunan pada 25 November 2025. Dari Kanwil Kemenkumham Jatim turut hadir Kadiv Pelayanan Hukum Raden Fadjar Widjanarko serta Plt. Kabid AHU R. Prasetyo Wibowo.

Dalam rapat tersebut, Haris mengungkapkan bahwa Kemenkumham telah melakukan penelusuran terhadap data hukum Yayasan KH Abdul Mujib Abbas Al Khoziny, yang tercatat melalui SK AHU-0001972.AH.01.04 Tahun 2016. Namun, karena yayasan belum memenuhi kewajiban pelaporan beneficial ownership, status hukumnya kini terblokir.

Haris mengatakan Kemenkumham Jatim akan memfasilitasi pembukaan blokir, penyempurnaan dokumen yayasan, hingga penguatan dasar hukum agar pengelolaan lahan dan penyaluran bantuan pemerintah dapat dilakukan secara sah dan transparan.

“Kami akan memberikan pendampingan penuh agar status hukum yayasan segera dipulihkan. Ini penting supaya seluruh proses administrasi pembangunan pesantren bisa berjalan tanpa hambatan,” ujar Haris.

Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Sidoarjo, Nursuliantoro, mengapresiasi perhatian langsung dari Kemenkumham Jatim terhadap persoalan hukum yang dihadapi pihak pesantren. “Rapat ini menjadi penting karena berkaitan langsung dengan kesiapan pelaksanaan groundbreaking oleh Presiden,” kata Nursuliantoro.

Baca Juga : Sekjen Golkar Dukung APBN untuk Revitalisasi Ponpes Al Khoziny Dibangun Ulang

Sementara itu, Pengasuh Pesantren Al Khoziny, KH Muchammad Ubaidillah, menyatakan tengah berupaya memenuhi seluruh persyaratan hukum dan administratif dengan bantuan notaris Ismaryani. Ia berharap dukungan lintas lembaga, terutama dari Kemenkumham, dapat mempercepat proses legalisasi dan relokasi pesantren ke lokasi baru di Jalan Antartika, Desa Siwalanpanji.

Sebagai tindak lanjut, Kemenkumham Jatim akan berkoordinasi dengan notaris dan instansi terkait untuk memastikan yayasan dapat segera diaktifkan kembali dengan nama baru, Yayasan Al Khoziny Buduran Sidoarjo. Selain itu, surat permohonan pelepasan Lahan Sawah yang Dilindungi (LSD) akan segera diteruskan ke pemerintah pusat untuk mendapatkan persetujuan.

Melalui langkah-langkah ini, Kemenkumham Jatim menegaskan perannya bukan sekadar regulator, tetapi juga fasilitator dan katalisator dalam percepatan pembangunan lembaga pendidikan berbasis pesantren.

“Pendampingan hukum ini bagian dari komitmen kami untuk memastikan setiap pembangunan lembaga pendidikan keagamaan memiliki dasar hukum yang kuat dan sesuai aturan,” pungkas Haris.

Berita Terbaru

Rekam Jejak Ahmad Sahroni di Komisi III DPR Sebelum Nonaktif, Pernah Kejar Kasus Sambo dan Teddy Minahasa

Rekam Jejak Ahmad Sahroni di Komisi III DPR Sebelum Nonaktif, Pernah Kejar Kasus Sambo dan Teddy Minahasa

Sabtu, 21 Feb 2026 21:24 WIB

Sabtu, 21 Feb 2026 21:24 WIB

Jurnas.net - Kembalinya Ahmad Sahroni sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI menuai reaksi beragam dari masyarakat. Sejumlah pihak mengapresiasi kembalinya…

Khofifah Klaim Pasokan dan Harga Kebutuhan Pokok Tetap Stabil di Bulan Ramadan

Khofifah Klaim Pasokan dan Harga Kebutuhan Pokok Tetap Stabil di Bulan Ramadan

Sabtu, 21 Feb 2026 13:24 WIB

Sabtu, 21 Feb 2026 13:24 WIB

Jurnas.net - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau harga dan ketersediaan kebutuhan pokok di Pasar Larangan, Jl. Sunandar Priyo Sudarmo,…

Pemkot Surabaya: Program Makanan Bergizi Gratis Jadi Model Pengelolaan Pangan Terpadu

Pemkot Surabaya: Program Makanan Bergizi Gratis Jadi Model Pengelolaan Pangan Terpadu

Sabtu, 21 Feb 2026 11:42 WIB

Sabtu, 21 Feb 2026 11:42 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan kembali komitmennya dalam menjalankan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) secara aman, tertib, dan…

Khofifah Resmikan Jembatan Bubak, Warga Gondang Sambut Harapan Baru untuk Mobilitas dan UMKM

Khofifah Resmikan Jembatan Bubak, Warga Gondang Sambut Harapan Baru untuk Mobilitas dan UMKM

Sabtu, 21 Feb 2026 10:27 WIB

Sabtu, 21 Feb 2026 10:27 WIB

Jurnas.net - Peresmian Jembatan Bubak di Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, menjadi lebih dari sekadar acara seremonial. Jembatan yang sempat putus akibat…

Pemkot Surabaya Bangun Sistem Lawan Narkoba: Dari Kampung hingga Sekolah

Pemkot Surabaya Bangun Sistem Lawan Narkoba: Dari Kampung hingga Sekolah

Sabtu, 21 Feb 2026 09:21 WIB

Sabtu, 21 Feb 2026 09:21 WIB

Jurnas.net - Penghargaan yang diterima Pemerintah Kota Surabaya atas komitmen mewujudkan Indonesia Bersih Narkoba (Bersinar) bukan sekadar seremoni. Di balik…

Pemkot Surabaya Sasar Perumahan Elite untuk Tuntaskan DTSEN, Libatkan REI dan Apersi

Pemkot Surabaya Sasar Perumahan Elite untuk Tuntaskan DTSEN, Libatkan REI dan Apersi

Sabtu, 21 Feb 2026 08:12 WIB

Sabtu, 21 Feb 2026 08:12 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kota Surabaya mempercepat penyelesaian pendataan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dengan target menuntaskan 181.867 Kartu…