'Jalan Tikus' Pengelolaan Pelabuhan Probolinggo: Ini Jejak Gubernur dan Kadishub Jatim

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jatim, Wagiyo. (Insani/Jurnas.net)
Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jatim, Wagiyo. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mengungkap dugaan permainan serius dalam pengelolaan Pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo. Penyidik kejaksaan menemukan indikasi kuat adanya rekayasa administrasi oleh pejabat Pemprov Jatim, untuk menyulap status PT Delta Artha Bahari Nusantara (PT DABN), agar tampak sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), padahal sejatinya perusahaan itu hanyalah anak usaha PT Petrogas Jatim Utama (PT PJU).

Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jatim, Wagiyo, menegaskan bahwa dugaan manipulasi ini bermula dari keinginan Gubernur Jatim (saat itu dijabat Soekarwo), untuk mengambil alih pengelolaan Pelabuhan Probolinggo dari pihak swasta. Namun, Pemprov Jatim terkendala syarat utama, karena tidak memiliki BUMD yang berizin sebagai Badan Usaha Pelabuhan (BUP).

“Karena Pemprov saat itu tidak punya BUMD berstatus BUP, Kadishub kemudian mengusulkan PT DABN yang ketika itu bukan BUMD, sebagai seolah-olah perusahaan milik daerah,” kata Wagiyo, Jumat, 12 Desember 2025.

Surat Gubernur Jadi Kunci, Status Anak Perusahaan Disulap Jadi BUMD

Meski PT DABN saat itu masih merupakan anak usaha PT Jatim Energy Services (PT JES), Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim yang saat dijabat Wahid Wahyudi, mengusulkan perusahaan itu ke Ditjen Hubla sebagai BUMD. Setelah PT JES merugi dan diakuisisi PT PJU pada 2016, status PT DABN otomatis beralih di bawah PT PJU tetap bukan BUMD.

Namun melalui surat Gubernur Nomor 552.3/3569/104/2015, PT DABN tetap dipresentasikan sebagai BUMD berizin BUP. Padahal tampilan status tersebut bertentangan dengan fakta.

Untuk menutupi kelemahan administratif itu, Kadishub mengusulkan penyertaan modal Pemerintah Daerah agar PT DABN memiliki dasar legal sebagai perusahaan pengelola pelabuhan. Usulan itu kemudian dimasukkan ke Prolegda melalui surat pada 21 Oktober 2015.

Skema ini menghasilkan Perda Jatim Nomor 10 Tahun 2016, yang menyatakan adanya penyertaan modal berupa aset senilai Rp253,6 miliar kepada PT PJU, dan kemudian dialirkan lagi ke PT DABN.

Ironisnya, penjelasan umum Perda tersebut secara gamblang menyebut bahwa PT DABN bukan BUMD, sehingga tidak dapat menerima penyertaan modal secara langsung. Namun skema peralihan modal melalui PT PJU tetap dipaksakan.

“Penyertaan modal tidak boleh diberikan kepada selain BUMD. Ketentuannya sudah jelas di Pasal 333 ayat (2) UU Nomor 23 Tahun 2014,” tegas Wagiyo.

Kejaksaan Tinggi Jawa Timur menunjukkan barang bukti korupsi pengelolaan Pelabuhan di Probolinggilo. (Insani/Jurnas.net)Kejaksaan Tinggi Jawa Timur menunjukkan barang bukti korupsi pengelolaan Pelabuhan di Probolinggilo. (Insani/Jurnas.net)

Konsesi Diteken Meski PT DABN Belum Punya Aset Sejengkal Tanah

Meski PT DABN tidak memenuhi syarat dasar BUP, yakni memiliki lahan sendiri dan melakukan investasi tanpa dana APBD/APBN, Ditjen Hubla tetap menyetujui permohonan Pemprov Jatim. Syarat itu kembali dipertegas dalam Permenhub Nomor 15 Tahun 2015.

Mirisnya lagi, perjanjian konsesi antara KSOP Probolinggo dan PT DABN ditandatangani pada 21 Desember 2017, padahal perusahaan itu belum memiliki satu pun aset. Aset baru diserahterimakan pada 9 Agustus 2021, empat tahun setelah konsesi diteken. Padahal PP Nomor 64 Tahun 2015 jelas menyebut kepemilikan aset harus terpenuhi sebelum konsesi diberikan.

Sejak mengelola pelabuhan pada 2018–2024, PT DABN mencatat pendapatan sekitar Rp193,4 miliar. Namun uang yang disetorkan ke negara hanya Rp5,3 miliar.

Kini, Kejati menelusuri apakah seluruh proses, mulai dari manipulasi status perusahaan, penyertaan modal, hingga penandatanganan konsesi, merupakan rangkaian rekayasa untuk memuluskan kepentingan tertentu.

Dugaan peran sejumlah pejabat Pemprov Jatim pada periode Gubernur Soekarwo ikut menjadi sorotan, terutama Kepala Dinas Perhubungan kala itu, Wahid Wahyudi.

Kejati Jatim memastikan proses ini menuju pada tahap penetapan tersangka. “Kami mendalami semua pihak yang diduga terlibat,” pungkas Wagiyo.

Berita Terbaru

Bupati Gresik Dorong Investasi Berdampak Nyata bagi Masyarakat, Tawarkan Lima Proyek Strategis Bernilai Rp20 Triliun

Bupati Gresik Dorong Investasi Berdampak Nyata bagi Masyarakat, Tawarkan Lima Proyek Strategis Bernilai Rp20 Triliun

Kamis, 30 Jul 2026 19:14 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 19:14 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menegaskan arah baru kebijakan investasi yang tidak lagi semata-mata berorientasi pada besarnya modal yang…

Reses di Kutorejo, Petani Minta Perbaikan Irigasi dan Jalan Usaha Tani, Gus Atho Siap Kawal ke Pemprov

Reses di Kutorejo, Petani Minta Perbaikan Irigasi dan Jalan Usaha Tani, Gus Atho Siap Kawal ke Pemprov

Kamis, 30 Jul 2026 17:03 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 17:03 WIB

Jurnas.net – Persoalan irigasi, distribusi pupuk subsidi, hingga kondisi jalan usaha tani menjadi aspirasi utama yang disampaikan warga Desa Kepuhpandak, K…

Warga Apresiasi Gus Atho usai Kawal Penghentian TPS3R di Magersari, Soroti Minimnya Pelibatan Masyarakat

Warga Apresiasi Gus Atho usai Kawal Penghentian TPS3R di Magersari, Soroti Minimnya Pelibatan Masyarakat

Kamis, 30 Jul 2026 16:37 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 16:37 WIB

Jurnas.net – Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 yang digelar Anggota DPRD Jawa Timur dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Ahmad Ath…

Jelang HUT Ke-81 RI, PLN Pastikan Keandalan Listrik di Jatim dan Bali Lewat Pemeliharaan Gardu Induk

Jelang HUT Ke-81 RI, PLN Pastikan Keandalan Listrik di Jatim dan Bali Lewat Pemeliharaan Gardu Induk

Kamis, 30 Jul 2026 15:31 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 15:31 WIB

Jurnas.net – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) mengintensifkan pemeliharaan sejumlah gardu induk (GI) menjelang p…

Didanai Uni Emirat Arab, TPS3R Kertosari Banyuwangi Berkapasitas 50 Ton per Hari Ditarget Rampung 2027

Didanai Uni Emirat Arab, TPS3R Kertosari Banyuwangi Berkapasitas 50 Ton per Hari Ditarget Rampung 2027

Kamis, 30 Jul 2026 14:22 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 14:22 WIB

Jurnas.net – Komitmen Kabupaten Banyuwangi dalam membangun sistem pengelolaan sampah berkelanjutan kembali mendapat perhatian internasional. Delegasi lembaga C…

SIER Dukung Pemkot Surabaya Tekan Stunting, Salurkan Bantuan Nutrisi Khusus bagi Balita

SIER Dukung Pemkot Surabaya Tekan Stunting, Salurkan Bantuan Nutrisi Khusus bagi Balita

Kamis, 30 Jul 2026 13:32 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 13:32 WIB

Jurnas.net – PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) memperkuat komitmennya dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting di Kota Surabaya melalui p…