Polda Jatim Petakan Pola Pergerakan Warga dan Titik Rawan Pada Nataru

author Kurniawan

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolda Jawa Timur Irjen Nanang Avianto. (Humas Polda Jatim)
Kapolda Jawa Timur Irjen Nanang Avianto. (Humas Polda Jatim)

Jurnas.net - Lonjakan mobilitas warga pada libur Natal dan Tahun Baru menjadi perhatian utama Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur dalam pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2025. Selain menambah personel, kepolisian memulai pengamanan dengan memetakan pola pergerakan masyarakat dan risiko yang menyertainya, terutama di ruang-ruang publik yang diprediksi padat aktivitas.

Kapolda Jatim Irjen Nanang Avianto mengatakan, pemetaan titik rawan dilakukan melalui evaluasi menyeluruh pengamanan Natal dan Tahun Baru pada tahun-tahun sebelumnya, serta analisis prediksi peningkatan mobilitas warga pada akhir tahun ini.

“Pengamanan kami rancang berbasis risiko. Dengan memahami pola pergerakan masyarakat, penempatan personel bisa lebih tepat sasaran,” kata Nanang, di Surabaya, Jumat, 19 Desember 2025.

Sejumlah lokasi yang menjadi fokus pengamanan meliputi kawasan wisata pantai dan pegunungan, pusat perbelanjaan, serta jalur strategis masuk dan keluar Kota Surabaya. Lokasi-lokasi tersebut dinilai rawan kepadatan kendaraan sekaligus memiliki potensi gangguan keselamatan, khususnya saat volume kunjungan meningkat signifikan.

Nanang menjelaskan, puncak pergerakan masyarakat diperkirakan terjadi setelah 25 dan 26 Desember 2024, ketika warga mulai meninggalkan Surabaya menuju berbagai destinasi wisata di Jawa Timur maupun menyeberang ke Pulau Bali. Di saat yang sama, arus kendaraan dari Jakarta yang melintasi Jawa Timur juga diproyeksikan meningkat.

“Berdasarkan data yang kami miliki, jumlah pemudik dan wisatawan diprediksi naik sekitar delapan persen dibandingkan libur akhir tahun sebelumnya,” ujar Nanang.

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, Polda Jawa Timur memperkuat pengamanan jalur transportasi darat, baik di ruas jalan tol maupun jalan arteri. Pengawasan juga difokuskan pada jalur penyeberangan laut yang dikelola PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) di Surabaya, Probolinggo, dan Banyuwangi.

Di tengah tingginya curah hujan, kepolisian turut menyiapkan langkah mitigasi terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor, yang berpotensi mengganggu keselamatan perjalanan masyarakat.

“Kami menyiapkan personel dan peralatan yang siap diterjunkan kapan pun apabila terjadi situasi darurat, baik yang berkaitan dengan keamanan maupun keselamatan warga,” tegas Nanang.

Ia mengimbau masyarakat untuk merayakan libur Natal dan Tahun Baru secara tertib, mematuhi aturan lalu lintas, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca.

“Jika semua pihak disiplin dan saling menjaga, maka libur akhir tahun dapat dilalui dengan aman dan nyaman, sekaligus menjadi awal yang baik menyongsong tahun baru,” kata Nanang.

Berita Terbaru

Gus Atho’ Soroti Jalan Rusak dan Potensi Macet Wisata di Mojokerto–Jombang Jelang Lebaran

Gus Atho’ Soroti Jalan Rusak dan Potensi Macet Wisata di Mojokerto–Jombang Jelang Lebaran

Kamis, 19 Mar 2026 03:06 WIB

Kamis, 19 Mar 2026 03:06 WIB

Jurnas.net - Menjelang arus mudik Lebaran, persoalan klasik infrastruktur kembali menjadi sorotan. Anggota Fraksi PKB DPRD Jawa Timur, Ahmad Athoillah,…

Antusiasme Tinggi, SIER Tambah Armada Mudik Gratis Jadi 12 Bus Jelang Lebaran 2026

Antusiasme Tinggi, SIER Tambah Armada Mudik Gratis Jadi 12 Bus Jelang Lebaran 2026

Rabu, 18 Mar 2026 11:01 WIB

Rabu, 18 Mar 2026 11:01 WIB

Jurnas.net — PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026 dengan m…

Suramadu dalam Bayang-Bayang Risiko: Antara Kelalaian dan Ancaman Nyata Saat Mudik Lebaran

Suramadu dalam Bayang-Bayang Risiko: Antara Kelalaian dan Ancaman Nyata Saat Mudik Lebaran

Rabu, 18 Mar 2026 09:24 WIB

Rabu, 18 Mar 2026 09:24 WIB

Jurnas.net – Menjelang arus mudik Idulfitri 2026, Jembatan Suramadu justru berada dalam sorotan tajam. Bukan karena kesiapan infrastruktur, melainkan akibat m…

Geopolitik Memanas, Jatim Tetap Optimistis Kejar Target Investasi Rp147,7 Triliun di 2026

Geopolitik Memanas, Jatim Tetap Optimistis Kejar Target Investasi Rp147,7 Triliun di 2026

Rabu, 18 Mar 2026 03:52 WIB

Rabu, 18 Mar 2026 03:52 WIB

Jurnas.net – Memanasnya tensi geopolitik global akibat konflik antara Iran, Israel, serta keterlibatan Amerika Serikat mulai menjadi perhatian terhadap s…

Lebaran 2026 Berpotensi Beda, Muhammadiyah 20 Maret dan Pemerintah 21 Maret

Lebaran 2026 Berpotensi Beda, Muhammadiyah 20 Maret dan Pemerintah 21 Maret

Selasa, 17 Mar 2026 21:48 WIB

Selasa, 17 Mar 2026 21:48 WIB

Jurnas.net - Penetapan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 berpotensi kembali mengalami perbedaan di Indonesia. Sejumlah organisasi Islam dan…

BARONG Group Jajaki Akuisisi Pabrik Rokok di Malaysia, Gus Lilur Konsultasi ke KBRI Kuala Lumpur

BARONG Group Jajaki Akuisisi Pabrik Rokok di Malaysia, Gus Lilur Konsultasi ke KBRI Kuala Lumpur

Senin, 16 Mar 2026 03:32 WIB

Senin, 16 Mar 2026 03:32 WIB

Jurnas.net – Upaya ekspansi industri rokok Indonesia ke pasar internasional terus dilakukan pelaku usaha nasional. Salah satunya dilakukan oleh Bandar Rokok N…