Rig Gas Jadi Sumber Listrik Darurat, Warga Aceh Tamiang Bisa Berkomunikasi Lagi

author Firman

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Warga enam desa di Tamiang Aceh kembali menikmati listrik dan bisa komunikasi. (Humas BKP RI)
Warga enam desa di Tamiang Aceh kembali menikmati listrik dan bisa komunikasi. (Humas BKP RI)

Jurnas.net - Malam hari di Kecamatan Rantau kini memiliki makna berbeda. Di tengah gelap pascabanjir bandang, sepetak cahaya muncul di tanah berpasir dekat sebuah rig gas. Di sanalah warga dari berbagai usia berkumpul—mengisi daya ponsel, menyalakan lampu darurat, hingga sekadar memastikan kabar keluarga yang terpisah oleh bencana.

Sejak banjir bandang melanda kawasan tersebut, aliran listrik dan sinyal komunikasi lumpuh. Warga pun terputus dari dunia luar. Ketika kabar menyebar bahwa ada sumber listrik darurat yang bisa dimanfaatkan pada malam hari, warga dari enam desa, yakni Alur Batu, Alur Cucur, Alur Manis, Landu, Tempel, dan Lumpuran—datang berbondong-bondong.

Bagi Siti (38), kesempatan mengisi daya ponsel menjadi penghubung yang telah lama terputus.
“HP saya mati hampir dua hari. Kami sama sekali tidak bisa menghubungi saudara. Begitu dengar bisa ngecas di sini, rasanya seperti dapat kabar baik,” kata Siti, Senin, 22 Desember 2025.

Rahmad (45) datang membawa lampu darurat, satu-satunya penerangan keluarganya di malam hari. XKalau malam gelap sekali, anak-anak takut. Lampu emergency ini sangat membantu,” katanya.

Sumber cahaya yang menghidupkan malam itu berasal dari Rig PDSI#19.1, sumur penghasil gas bumi yang dioperasikan oleh Pertamina Drilling. Rig tersebut sebelumnya sempat menghentikan operasi atau shutdown sejak 26 November 2025 akibat cuaca ekstrem dan dampak bencana.

Meski aktivitas pengeboran sempat terhenti, fasilitas di sekitar rig justru dimanfaatkan sebagai sumber listrik darurat bagi warga terdampak. Rig Superintendent Pertamina Drilling, Surya Budiman, mengatakan langkah tersebut merupakan respons kemanusiaan di tengah situasi darurat.

“Sejak awal bencana, listrik dan sinyal mati. Padahal ponsel sangat dibutuhkan warga untuk memberi kabar kepada keluarga. Kami hanya berusaha membantu sebisanya,” ujar Surya.

Rig PDSI#19.1 sendiri telah kembali beroperasi normal sejak 16 Desember 2025. Namun demikian, akses pengisian daya bagi warga tetap dibuka dengan penerapan protokol keselamatan ketat dan berada di luar area kerja utama.

Tak hanya listrik, Pertamina Drilling juga menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa makanan siap santap, sembako, dan air bersih. Yuliana (41), warga Desa Landu, menyebut bantuan tersebut sangat berarti di tengah keterbatasan pascabencana.

“Dalam kondisi seperti ini, makanan dan air bersih sangat membantu. Setidaknya kami merasa tidak sendirian,” tandasnya.

Berita Terbaru

BARONG Group Jajaki Akuisisi Pabrik Rokok di Malaysia, Gus Lilur Konsultasi ke KBRI Kuala Lumpur

BARONG Group Jajaki Akuisisi Pabrik Rokok di Malaysia, Gus Lilur Konsultasi ke KBRI Kuala Lumpur

Senin, 16 Mar 2026 03:32 WIB

Senin, 16 Mar 2026 03:32 WIB

Jurnas.net – Upaya ekspansi industri rokok Indonesia ke pasar internasional terus dilakukan pelaku usaha nasional. Salah satunya dilakukan oleh Bandar Rokok N…

Jelang Nyepi, Penyeberangan Bali–Jawa Lumpuh Sejauh 30 Km

Jelang Nyepi, Penyeberangan Bali–Jawa Lumpuh Sejauh 30 Km

Minggu, 15 Mar 2026 20:57 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:57 WIB

Jurnas.net – Wakil Menteri Perhubungan Suntana turun langsung meninjau kepadatan antrean kendaraan pemudik dari Bali menuju Jawa yang terjadi di jalur menuju P…

Khofifah Berangkatkan 3.000 Pemudik Gratis Jalur Laut dari Jangkar ke Raas dan Sapudi

Khofifah Berangkatkan 3.000 Pemudik Gratis Jalur Laut dari Jangkar ke Raas dan Sapudi

Minggu, 15 Mar 2026 18:04 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 18:04 WIB

Jurnas.net – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, secara resmi memberangkatkan 3.000 peserta program Mudik-Balik Gratis Angkutan Lebaran 2026 moda t…

BARONG Grup Tuntaskan Tahap Awal, Gus Lilur Rancang 19 Pabrik Rokok dan Ribuan PR UMKM di Tiga Provinsi

BARONG Grup Tuntaskan Tahap Awal, Gus Lilur Rancang 19 Pabrik Rokok dan Ribuan PR UMKM di Tiga Provinsi

Minggu, 15 Mar 2026 13:00 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 13:00 WIB

Jurnas.net – Pengusaha rokok asal Jawa Timur, HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy, menyatakan telah menuntaskan tahap awal pembangunan bisnis rokok yang ia rintis …

Safari Ramadan KAHMI Jatim Ditutup di Kediri, 150 Alumni HMI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Safari Ramadan KAHMI Jatim Ditutup di Kediri, 150 Alumni HMI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Minggu, 15 Mar 2026 09:24 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 09:24 WIB

Jurnas.net - Rangkaian kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah yang digelar oleh Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Jawa Timur resmi ditutup pada…

Gus Halim Sentil Legislator PKB: Jangan Terlena, Caleg Cadangan Siap Rebut Kursi

Gus Halim Sentil Legislator PKB: Jangan Terlena, Caleg Cadangan Siap Rebut Kursi

Jumat, 13 Mar 2026 21:36 WIB

Jumat, 13 Mar 2026 21:36 WIB

Jurnas.net - Ketua DPW PKB Jawa Timur, Abdul Halim Iskandar atau Gus Halim, melontarkan pesan tegas kepada para anggota legislatif petahana dari Partai…