Bawean Mendunia: Diaspora Asia Hingga Eropa Siap Meriahkan HBH Internasional 2026

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pulau Bawean memiliki segudang potensi wisata. (Foto: Merdeka.com)
Pulau Bawean memiliki segudang potensi wisata. (Foto: Merdeka.com)

Jurnas.net - Halal Bihalal (HBH) Bawean 2026 dipastikan akan menjadi ajang pertemuan besar diaspora Bawean lintas negara. Kegiatan yang mengusung skala internasional ini akan digelar selama dua hari, Sabtu-Minggu, 11–12 April 2026, di Ruang Auditorium Gedung Perwacy, Jalan Ringroad Timur, Yogyakarta.

Ketua Panitia Pelaksana Halal Bihalal Bawean Internasional, M. Faisol, mengatakan bahwa peningkatan status HBH menjadi internasional tidak lepas dari besarnya animo warga Bawean di luar negeri yang siap hadir langsung ke Yogyakarta.

“Awalnya halal bihalal di Jogja itu tingkatannya nasional atau nusantara. Namun karena melibatkan warga dan tokoh Bawean dari Malaysia, Singapura, Australia, hingga Inggris, maka kami sepakat menjadikannya halal bihalal Bawean internasional,” ujar Faisol, Minggu, 28 Desember 2025.

Faisol mengungkapkan bahwa para tokoh Bawean dari luar negeri telah mengonfirmasi kehadiran, termasuk Ketua Bawean Malaysia dan Ketua Bawean Singapura. Dari Malaysia dipastikan sedikitnya 30 orang akan hadir, disusul dari Singapura sekitar 20 orang. Sementara dari Australia diperkirakan 20 orang, serta rombongan dari Inggris (UK) dan beberapa negara lainnya.

Menurut Faisol, kehadiran diaspora dari berbagai negara menjadi pembeda utama HBH Bawean Internasional 2026 dibandingkan pelaksanaan sebelumnya yang berskala regional Jawa dan nasional. Selama ini halal bihalal Bawean di Yogyakarta rutin digelar dua tahunan, namun terbatas pada wilayah Jogja, Solo, dan Jawa Tengah.

“Sekarang tingkatannya internasional. Ini menjadi momentum penting karena halal bihalal Bawean sempat vakum sejak 2017. Jadi kami ingin memulainya kembali dengan energi baru,” jelasnya.

Pamflet Halal Bihalal Bawean Internasional 2026. (Dok: Jurnas.net)Pamflet Halal Bihalal Bawean Internasional 2026. (Dok: Jurnas.net)

Pemilihan Yogyakarta sebagai lokasi pelaksanaan dinilai sangat strategis untuk mempertemukan warga Bawean dari dalam dan luar negeri. Selain dikenal sebagai kota budaya dan wisata, Jogja memiliki akses transportasi yang mudah dijangkau dari berbagai kota dan negara.

“Dari Jakarta ke Jogja mudah, dari Surabaya ke Jogja mudah. Bahkan dari Malaysia dan Singapura ada penerbangan langsung, hanya sekitar dua jam. Dari Australia juga sudah ada penerbangan langsung ke Jogja. Itu sebabnya Jogja sangat ideal sebagai tuan rumah,” ungkapnya.

Selain menjadi ajang silaturahmi global, HBH Bawean Internasional 2026 juga akan diisi dengan sarasehan dan talk show pengusaha Bawean dari berbagai negara yang digelar pada malam sebelum puncak acara. Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang pertemuan dan kolaborasi antar pengusaha Bawean lintas negara.

Faisol menegaskan kehadiran warga dan tokoh Bawean dari berbagai belahan dunia bukan hanya memperkuat silaturahmi, tetapi juga menjadi upaya menjaga identitas dan budaya Bawean di tengah diaspora global.

“Dimanapun berada, warga Bawean tetap membawa identitasnya. HBH ini menjadi ruang agar silaturahmi, budaya, dan nilai-nilai Bawean tetap terjaga dan terus diwariskan,” tandasnya.

Berita Terbaru

DPRD Jatim Warning Perusahaan Jangan Akali Kuota Disabilitas dengan Dalih Kekurangan Kompetensi

DPRD Jatim Warning Perusahaan Jangan Akali Kuota Disabilitas dengan Dalih Kekurangan Kompetensi

Rabu, 17 Jun 2026 16:27 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 16:27 WIB

Jurnas.net – DPRD Jawa Timur mengingatkan kalangan dunia usaha dan dunia industri agar tidak menjadikan alasan minimnya kompetensi sebagai dalih untuk m…

Pasca Insiden Maut di Margorejo, Eri Cahyadi Hentikan Sementara Pengerukan Proyek Box Culvert

Pasca Insiden Maut di Margorejo, Eri Cahyadi Hentikan Sementara Pengerukan Proyek Box Culvert

Rabu, 17 Jun 2026 14:16 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 14:16 WIB

Jurnas.net – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengambil langkah tegas menyusul kecelakaan maut yang menewaskan seorang warga lanjut usia di lokasi proyek saluran …

Raline Shah Kagumi Digitalisasi Banyuwangi, Sebut Layak Jadi Contoh Nasional

Raline Shah Kagumi Digitalisasi Banyuwangi, Sebut Layak Jadi Contoh Nasional

Rabu, 17 Jun 2026 13:07 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 13:07 WIB

Jurnas.net – Kunjungan artis sekaligus Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital Bidang Kemitraan Global dan Edukasi Digital, Raline Shah, ke Banyuwangi m…

Surabaya Marathon 2026 Kembali Digelar, Pemkot Kejar Perputaran Ekonomi dan PAD Daerah

Surabaya Marathon 2026 Kembali Digelar, Pemkot Kejar Perputaran Ekonomi dan PAD Daerah

Rabu, 17 Jun 2026 11:46 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 11:46 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Jawa Timur resmi menggelar kembali ajang sport t…

Hobi Merawat Ternak, Anak Buruh Serabutan Diterima Kuliah Gratis di Peternakan UGM

Hobi Merawat Ternak, Anak Buruh Serabutan Diterima Kuliah Gratis di Peternakan UGM

Rabu, 17 Jun 2026 10:00 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 10:00 WIB

Jurnas.net - Di ujung barat Yogyakarta, Ririn Dwi Nurtyani, 17 tahun, dan keluarganya hidup sederhana dengan kondisi ekonomi terbatas. Ayahnya, Sutiono, 50 tahu…

Warga Lansia Tewas di Proyek Margorejo, Lilik Desak Pemkot Surabaya Evaluasi Total Proyek Konstruksi

Warga Lansia Tewas di Proyek Margorejo, Lilik Desak Pemkot Surabaya Evaluasi Total Proyek Konstruksi

Senin, 15 Jun 2026 17:16 WIB

Senin, 15 Jun 2026 17:16 WIB

Jurnas.net — Peristiwa tragis meninggalnya seorang perempuan lanjut usia setelah kendaraan yang dikendarainya tercebur ke area proyek pembangunan gorong-gorong …