Peringati Bulan K3 Nasional 2026, SIER Raih Sertifikat SMK3 dari Kemnaker RI

author Kurniawan

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SIER meraih Sertifikat Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) dari Kemnaker. (Humas PT SIER)
SIER meraih Sertifikat Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) dari Kemnaker. (Humas PT SIER)

Jurnas.net - PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER), anggota Holding BUMN Danareksa, membuka tahun 2026 dengan capaian strategis. Di tengah peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026, SIER resmi meraih Sertifikat Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI).

Sertifikasi ini tidak hanya menjadi simbol kepatuhan regulasi, tetapi juga menegaskan posisi SIER sebagai pengelola kawasan industri yang menempatkan keselamatan kerja sebagai fondasi produktivitas dan keberlanjutan usaha. Bagi SIER, penerapan K3 yang konsisten merupakan prasyarat penting untuk menciptakan iklim industri yang sehat, aman, dan kompetitif.

Sertifikat SMK3 diserahkan secara resmi oleh Direktur PT Abdi Karya Angkasa, Taufiq Lucky Nugroho, pada Selasa (13/1), setelah melalui proses audit ketat berdasarkan arahan Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3 (Binwasnaker & K3) Kemnaker RI.

K3 sebagai Budaya, Bukan Sekadar Kewajiban
Pelaksana Tugas Direktur Utama yang juga Direktur Keuangan, Administrasi, dan Manajemen Risiko PT SIER, Rizka Syafittri Siregar, menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh insan SIER, dengan Unit K3 sebagai motor penggerak utama.

“Sertifikasi SMK3 ini adalah bukti bahwa keselamatan dan kesehatan kerja telah menjadi budaya kerja di SIER, bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif. K3 adalah fondasi utama kami dalam mengelola kawasan industri yang aman, nyaman, dan berkelanjutan,” kata Rizka, Kamis, 22 Januari 2026.

Ia menambahkan, penerapan standar K3 yang konsisten berdampak langsung pada meningkatnya produktivitas, kenyamanan kerja, serta kepercayaan tenant dan investor yang beroperasi di kawasan industri SIER.

Dalam penilaian SMK3 tahun 2025 untuk kategori tingkat lanjutan, SIER mencatatkan skor 92,77 persen dari total 166 kriteria penilaian, meningkat dibandingkan capaian tahun 2022 yang berada di angka 90,96 persen. Hasil tersebut mengantarkan SIER pada klasifikasi “Memuaskan”.

Audit dilakukan oleh Lembaga Audit Independen yang ditunjuk Kemnaker RI untuk memastikan kesesuaian penerapan K3 dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Peningkatan skor ini menunjukkan bahwa sistem K3 di SIER tidak stagnan. Kami terus melakukan pengawasan yang lebih ketat dan perbaikan berkelanjutan agar budaya K3 semakin mengakar di seluruh lini operasional,” jelas Rizka.

Dengan diraihnya sertifikasi SMK3, SIER memperoleh manfaat strategis, mulai dari penurunan risiko kecelakaan kerja, perlindungan kesehatan tenaga kerja, hingga penguatan reputasi kawasan industri di mata pelaku usaha dan investor. Sebagai pengelola kawasan industri yang menjadi rumah bagi ratusan perusahaan, penerapan SMK3 dinilai krusial untuk menjaga kesinambungan operasional, stabilitas produksi, serta iklim usaha yang kondusif.

Sebagai informasi, penerapan SMK3 mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012, yang menempatkan keselamatan dan kesehatan kerja sebagai bagian integral dari sistem manajemen perusahaan. Tujuannya adalah mengendalikan risiko kerja secara sistematis demi menciptakan tempat kerja yang aman, efisien, dan produktif.

“Pencapaian ini menjadi langkah penting SIER dalam mewujudkan kawasan industri yang aman, nyaman, sehat, dan berkelanjutan. Kami akan terus memperkuat budaya K3 sebagai fondasi utama keberlangsungan usaha dan kepercayaan para pemangku kepentingan,” pungkas Rizka.

Berita Terbaru

Hemat Energi, Setwan DPRD Jatim Wajibkan ASN Naik Transportasi Umum Setiap Jumat

Hemat Energi, Setwan DPRD Jatim Wajibkan ASN Naik Transportasi Umum Setiap Jumat

Rabu, 29 Apr 2026 17:48 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 17:48 WIB

Jurnas.net – Upaya efisiensi anggaran tak lagi berhenti pada pemangkasan belanja, tetapi mulai menyentuh pola hidup aparatur sipil negara (ASN). Sekretariat D…

Inovasi PLN: Lahan di Bawah Jaringan Listrik Disulap Jadi Agroeduwisata, Raih Nominasi TOP CSR 2026

Inovasi PLN: Lahan di Bawah Jaringan Listrik Disulap Jadi Agroeduwisata, Raih Nominasi TOP CSR 2026

Rabu, 29 Apr 2026 16:27 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 16:27 WIB

Jurnas.net – Di tengah tantangan menjaga keandalan jaringan listrik, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) justru m…

Setwan DPRD Jatim Peringkat Dua Keterbukaan Informasi di Tengah WFH dan Efisiensi

Setwan DPRD Jatim Peringkat Dua Keterbukaan Informasi di Tengah WFH dan Efisiensi

Rabu, 29 Apr 2026 15:23 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 15:23 WIB

Jurnas.net – Di saat banyak lembaga pemerintah menghadapi tekanan akibat efisiensi anggaran dan skema kerja fleksibel, Sekretariat DPRD Jawa Timur justru m…

Polda Jatim Gunakan ETLE Handheld, 748 Pelanggaran Lalu Lintas Langsung Ditindak

Polda Jatim Gunakan ETLE Handheld, 748 Pelanggaran Lalu Lintas Langsung Ditindak

Rabu, 29 Apr 2026 13:42 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 13:42 WIB

Jurnas.net - Penegakan hukum lalu lintas di Jawa Timur mulai bergeser ke arah yang lebih modern dan responsif. Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Timur bersama …

Jelang Muktamar NU, Gus Lilur Ungkap Pertarungan Sunyi di Balik Pemilihan Rais Aam dan Ketum

Jelang Muktamar NU, Gus Lilur Ungkap Pertarungan Sunyi di Balik Pemilihan Rais Aam dan Ketum

Selasa, 28 Apr 2026 18:24 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 18:24 WIB

Jurnas.net – Dinamika menuju Muktamar Nahdlatul Ulama ke-35 mulai menunjukkan pola yang tidak sepenuhnya kasat mata. Di balik mekanisme formal, muncul “…

Sri Sultan Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Kekerasan di DIY, Buntut Kasus Daycare Little Aresha

Sri Sultan Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Kekerasan di DIY, Buntut Kasus Daycare Little Aresha

Selasa, 28 Apr 2026 08:39 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 08:39 WIB

Jurnas.net – Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, memberikan respons tegas terkait kasus kekerasan anak yang terjadi di dayc…