Bupati Ipuk Wajibkan Pegawai Pemkab Banyuwangi Gunakan Transportasi Umum Tiap Jumat

author Wulansari

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani konsisten gunakan bentor (becak motor) setiap hari Jumat. (Humas Pemkab Banyuwangi)
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani konsisten gunakan bentor (becak motor) setiap hari Jumat. (Humas Pemkab Banyuwangi)

Jurnas.net - Kebijakan wajib menggunakan transportasi umum setiap Jumat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi bukan sekadar imbauan. Aturan ini berlaku untuk seluruh pegawai, termasuk bupati.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani kembali memberi contoh dengan berangkat kerja tanpa kendaraan dinas, Jumat, 13 Februari 2026.

Seperti pekan-pekan sebelumnya, Ipuk berangkat dari rumah menuju Kantor Pemkab menggunakan transportasi publik. Kali ini, ia memilih becak listrik. Becak listrik tersebut merupakan bagian dari program bantuan Presiden Prabowo Subianto yang disalurkan kepada para pengemudi becak lansia di Banyuwangi.

Selain ramah lingkungan, moda ini juga menjadi sumber penghasilan baru bagi pengemudinya. "Nyaman juga naik becak listrik ini, tahu-tahu sudah sampai kantor,” kata Ipuk.

Ipuk menegaskan, penggunaan transportasi umum setiap Jumat merupakan kebijakan rutin yang wajib dipatuhi seluruh pegawai Pemkab Banyuwangi, baik saat berangkat maupun pulang kerja. “Ini gerakan rutin setiap Jumat dan akan terus berlanjut. Seluruh pegawai pemkab wajib menggunakan transportasi publik, baik angkutan umum maupun ojek online,” tegasnya.

Menurut Ipuk, kebijakan tersebut dirancang untuk memberikan dampak langsung bagi masyarakat, terutama para sopir angkutan umum dan pengemudi ojek online, sekaligus menekan polusi dari kendaraan pribadi. “Kita ingin kehadiran ASN memberi manfaat langsung. Mudah-mudahan transportasi umum semakin berdaya dan pendapatan pengemudi ikut meningkat,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Ipuk juga membagikan helm kepada sejumlah pengemudi sebagai bentuk perhatian terhadap keselamatan berkendara. Salah satu pengemudi ojek online asal Kecamatan Licin, Ambon, mengaku kebijakan ini sangat membantu menambah penghasilan mereka.

“Kami bersama transportasi lain mendukung penuh program Pemkab Banyuwangi,” ujarnya.

Ambon juga merasakan dampak positif dari meningkatnya pariwisata Banyuwangi. Ia kerap menerima penumpang wisatawan mancanegara, terutama dari Australia dan Selandia Baru.

Ia berharap ke depan ada pendampingan atau pelatihan bahasa asing bagi para pengemudi agar semakin siap mendukung sektor pariwisata. "Beruntung saya bisa bahasa Inggris sedikit-sedikit, jadi bisa komunikasi dengan tamu asing,” tandasnya.

Berita Terbaru

Surabaya Gandeng Jepang: Siapkan UMKM Naik Kelas dan Tembus Pasar Global

Surabaya Gandeng Jepang: Siapkan UMKM Naik Kelas dan Tembus Pasar Global

Jumat, 13 Feb 2026 18:02 WIB

Jumat, 13 Feb 2026 18:02 WIB

Jurnas.net - Komitmen memperkuat sektor usaha mikro terus ditunjukkan oleh Pemerintah Kota Surabaya melalui kolaborasi internasional dengan Koso Nippon,…

Komodo KBS Akan Dilepasliarkan ke NTT untuk Perkuat Konservasi Nasional

Komodo KBS Akan Dilepasliarkan ke NTT untuk Perkuat Konservasi Nasional

Jumat, 13 Feb 2026 16:13 WIB

Jumat, 13 Feb 2026 16:13 WIB

Jurnas.net - Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (PDTS KBS) menegaskan transformasinya sebagai lembaga konservasi satwa, tidak semata…

Panen Cabai Lokal Jadi Andalan Surabaya Tekan Harga Jelang Ramadan

Panen Cabai Lokal Jadi Andalan Surabaya Tekan Harga Jelang Ramadan

Jumat, 13 Feb 2026 12:23 WIB

Jumat, 13 Feb 2026 12:23 WIB

Jurnas.net - Upaya menjaga stabilitas harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idulfitri terus diperkuat Pemerintah Kota…

Strategi Besar PSB untuk Bawean: Benahi Transportasi dan Perkuat Fondasi Ekonomi

Strategi Besar PSB untuk Bawean: Benahi Transportasi dan Perkuat Fondasi Ekonomi

Jumat, 13 Feb 2026 11:07 WIB

Jumat, 13 Feb 2026 11:07 WIB

Jurnas.net - Persatuan Saudagar Bawean (PSB) menegaskan komitmennya mendorong kebangkitan ekonomi Pulau Bawean melalui sejumlah program prioritas dan…

Pemprov Jatim Bantah Eksekutif Terlibat Skandal Dana Hibah Pokmas DPRD

Pemprov Jatim Bantah Eksekutif Terlibat Skandal Dana Hibah Pokmas DPRD

Jumat, 13 Feb 2026 10:14 WIB

Jumat, 13 Feb 2026 10:14 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Provinsi Jawa Timur menegaskan tidak ada keterlibatan unsur eksekutif dalam perkara dugaan korupsi dana hibah kelompok masyarakat…

Miris! Lansia 87 Tahun Hidup Sebatang Kara di Gubuk 1x2 Meter 

Miris! Lansia 87 Tahun Hidup Sebatang Kara di Gubuk 1x2 Meter 

Jumat, 13 Feb 2026 08:19 WIB

Jumat, 13 Feb 2026 08:19 WIB

Jurnas.net - Di balik hiruk-pikuk Kota Pahlawan, Kartimah (87) menjalani hari tuanya dalam kesunyian. Ia bertahan hidup seorang diri di sebuah gubuk sempit…