Jurnas.net - Pemerintah Kota Surabaya terus mempercepat langkah efisiensi anggaran sekaligus transisi energi di sektor transportasi. Salah satu upaya konkret yang dilakukan adalah melelang puluhan kendaraan operasional yang dinilai sudah tidak efisien.
Melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Surabaya, Pemerintah Kota Surabaya kembali menggelar lelang kendaraan dinas roda empat (R4), roda dua (R2), hingga roda tiga (R3). Kendaraan yang dilepas merupakan unit yang telah beroperasi lebih dari tujuh tahun.
Kepala BPKAD Surabaya, Wiwiek Widayati, menegaskan bahwa kebijakan ini tidak sekadar peremajaan aset, tetapi juga bagian dari strategi besar penghematan energi, khususnya bahan bakar minyak (BBM).
“Kendaraan yang usianya di atas tujuh tahun kami evaluasi untuk dilelang. Ini bagian dari upaya efisiensi, terutama penghematan energi yang kami lakukan secara masif,” kata Wiwiek, Rabu, 8 April 2026.
Total ada 85 unit kendaraan yang dilepas ke publik. Rinciannya, 70 unit kendaraan roda empat, 13 unit roda dua, dan 2 unit roda tiga. Sebagian unit telah memasuki proses lelang, sementara sisanya dijadwalkan menyusul pada pekan depan.
Masyarakat yang berminat dapat mengikuti lelang secara terbuka melalui situs resmi Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang di bawah Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Seluruh proses dilakukan secara transparan sesuai prosedur yang berlaku.
Dari lelang ini, Pemkot Surabaya menargetkan pemasukan hingga Rp6,3 miliar pada tahun 2026. Namun, lebih dari sekadar pendapatan, langkah ini juga diarahkan untuk menekan beban operasional akibat konsumsi BBM yang tinggi pada kendaraan lama.
Sejalan dengan itu, sejak 2024 Pemkot Surabaya juga mulai beralih ke kendaraan listrik untuk operasional perangkat daerah. Skema yang digunakan adalah sistem sewa, yang dinilai lebih efisien dan mampu memangkas pengeluaran BBM secara signifikan.
“Kami sudah mulai menggunakan kendaraan listrik. Ini terbukti memberikan efisiensi, terutama dari sisi penghematan BBM,” pungkas Wiwiek.
Editor : Rahmat Fajar