Sungai Code di Yogyakarta Dinormalisasi untuk Kembalikan Fungsi Alami dan Perbaikan Lingkungan

author Ahmad M.

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tahap awal proses normalisasi Sungai Code di Kota Yogyakarta. Dok. Humas Pemkot Yogyakarta
Tahap awal proses normalisasi Sungai Code di Kota Yogyakarta. Dok. Humas Pemkot Yogyakarta

Jurnas.net - Pemerintah Kota Yogyakarta memulai proses normalisasi Sungai Code dengan menurunkan alat berat di kawasan Jembatan Sarjito. Normalisasi tersebut menjadi langkah awal untuk mengembalikan fungsi alami sungai melalui pembersihan sedimentasi sekaligus mendukung upaya pelestarian lingkungan dan mitigasi bencana.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPKP) Kota Yogyakarta Umi Akhsanti, mengatakan pekerjaan normalisasi diawali dari titik Terban Madani menuju kawasan belakang Hotel Tentrem. Pembersihan ditargetkan berlangsung selama dua minggu dengan memindahkan material batu dan pasir yang mengendap ke sisi sungai.

"Setelah beberapa waktu lalu kami melaksanakan susur Sungai Code bersama Pak Wali Kota, kami menemukan masih banyak sedimentasi terutama di bagian tengah sungai. Kondisi itu membuat perahu beberapa kali membentur batu sehingga sungai belum layak dimanfaatkan untuk kegiatan susur sungai maupun arung jeram," ujar Umi pada Sabtu, 27 Juni 2026. 

Ia menjelaskan, hasil evaluasi tersebut menjadi dasar dilaksanakannya pembersihan sedimen agar aliran sungai kembali optimal. Selain mengangkat endapan di dasar sungai, petugas juga akan membersihkan bagian tebing yang masih memerlukan penanganan.

Menurutnya, keberhasilan normalisasi tidak terlepas dari dukungan masyarakat yang tinggal di bantaran sungai. Warga secara sukarela bersedia membersihkan kandang maupun bangunan yang berada di tepi sungai sehingga memudahkan proses pekerjaan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat di kanan kiri Sungai Code yang telah memberikan dukungan. Sungai adalah tanggung jawab bersama sehingga upaya menjaga kebersihannya juga harus dilakukan bersama-sama," katanya.

Selain melibatkan pemerintah, kegiatan bersih sungai juga diikuti mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN), komunitas peduli lingkungan, serta masyarakat sekitar yang melakukan kerja bakti setelah alat berat mulai beroperasi.

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menegaskan normalisasi sungai merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang berpihak pada lingkungan sekaligus masyarakat.

"Normalisasi sungai harus dilakukan dengan semangat pro environment dan pro poor. Bersih-bersih sungai juga rutin kami lakukan bersama masyarakat, mahasiswa, dan berbagai komunitas," kata Hasto.

Ia berharap upaya tersebut mampu menjaga fungsi Sungai Code sebagai saluran air yang sehat, mengurangi risiko banjir, sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak Parlinggoman Simanungkalit, menyatakan normalisasi bertujuan mengembalikan fungsi alami sungai sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan.

"Normalisasi berarti mengembalikan fungsi sungai kepada kondisi alamiahnya. Ketika sungai sudah tidak normal, manfaatnya akan berkurang dan justru menimbulkan potensi kerugian maupun bencana. Tugas kami adalah mengurangi kerusakan sungai dan meminimalkan potensi bahaya yang dapat muncul," ujarnya.

Berita Terbaru

Ini Nama-nama Calon Presidium KAHMI Jatim dari 7 Zona, Satu Zona Masih Alot

Ini Nama-nama Calon Presidium KAHMI Jatim dari 7 Zona, Satu Zona Masih Alot

Jumat, 25 Sep 2026 13:46 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 13:46 WIB

Jurnas.net — Musyawarah Wilayah (Muswil) VI Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Jawa Timur di Trawas, Kabupaten Mojokerto, mulai m…

RS Hewan Banyuwangi Kini Bisa Tangani Operasi hingga Tumor Hewan, Ada 5 Layanan Khusus

RS Hewan Banyuwangi Kini Bisa Tangani Operasi hingga Tumor Hewan, Ada 5 Layanan Khusus

Jumat, 25 Sep 2026 12:14 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 12:14 WIB

Jurnas.net – Rumah Sakit Hewan (RSH) Banyuwangi memperluas layanan kesehatan hewan dengan membuka Unit Layanan Khusus Penyakit Dalam dan Bedah Hewan. Unit yang …

Viral Video Ambulans Diduga Dihalangi Satpol PP di Surabaya Berakhir Damai

Viral Video Ambulans Diduga Dihalangi Satpol PP di Surabaya Berakhir Damai

Jumat, 25 Sep 2026 11:33 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 11:33 WIB

Jurnas.net – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya memberikan klarifikasi terkait video yang beredar di media sosial dan memperlihatkan seorang a…

Pemilihan Presidium KAHMI Jatim di Muswil VI Gunakan Sistem Zonasi, Bukan One Man One Vote

Pemilihan Presidium KAHMI Jatim di Muswil VI Gunakan Sistem Zonasi, Bukan One Man One Vote

Jumat, 25 Sep 2026 09:24 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 09:24 WIB

Jurnas.net — Musyawarah Wilayah (Muswil) VI Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Jawa Timur mulai digelar di Trawas, Kabupaten M…

Mengelola Transformasi Energi untuk Masa Depan Industri Indonesia

Mengelola Transformasi Energi untuk Masa Depan Industri Indonesia

Jumat, 25 Sep 2026 08:42 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:42 WIB

Oleh ; Didik Prasetiyono Wakil Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI); peserta Global Solar and Battery Storage Industry Associations Gathering…

AZKO dan Chatime x Cupbop Hadir di Jepara, Tawarkan Solusi Kebutuhan Rumah hingga Kuliner

AZKO dan Chatime x Cupbop Hadir di Jepara, Tawarkan Solusi Kebutuhan Rumah hingga Kuliner

Kamis, 24 Sep 2026 16:52 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 16:52 WIB

Jurnas.net - Masyarakat Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, kini memiliki pilihan baru untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, gaya hidup, hingga kuliner. Kawan Lama…