Seorang Kakek di Bantul Tewas Saat Kencan di Hotel

author Ahmad M.

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penecekan seorang lansia tewas saat kencan. Dok. Polres Bantul
Penecekan seorang lansia tewas saat kencan. Dok. Polres Bantul

Jurnas.net - Seorang pria berinisial P, warga Jetis, Bantul, ditemukan meninggal dunia di salah satu hotel di kawasan Parangtritis, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, 30 Juli 2026. Lansia usia 70 tahun itu tewas saat kencan bersama seorang perempuan. 

Kepala Seksi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto mengatakan peristiwa itu dilaporkan terjadi sekitar pukul 10.25 WIB. Saksi di lokasi menyebutkan peristiwa bermula sekitar pukul 9.00 WIB ketika sosok perempuan berinisial SA tiba dan menunggu di depan lokasi hotel. 

"Sekitar pukul 10.00 WIB, korban datang ke lokasi, kemudian bersama saksi menyewa kamar dan masuk ke dalam ruangan," kata Rita pada Jumat, 31 Juli 2026. 

Saat sedang berinteraksi di dalam kamar, kata Rita, tiba-tiba P langsung tengkurap dan mengalami kejang-kejang. Melihat kondisi tersebut, saksi SA langsung keluar kamar dan meminta bantuan temannya berinisial ADS untuk memeriksa keadaan korban. 

"Karena merasa khawatir dan takut, ADS kemudian meminta bantuan warga lain berinisial ASJ untuk memastikan kondisi korban. Setelah diperiksa, korban terlihat terbaring terlentang dan tidak memberikan reaksi apa pun, sehingga para saksi segera melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian Polsek Kretek," ujarnya. 

Rita mengatakan kepolisian datang ke lokasi tak lama usai mendapat laporan. Kepolisian yang datang terdiri dari tim Inafis Polres Bantul, Polsek Kretek, tenaga medis Puskesmas Kretek, serta Satlinmas Rescue Wilayah III Parangtritis. P kemudian diperiksa petugas medis dan inafis. 

Dari hasil pemeriksaan, menurutnya, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Hal ini juga diperkuat hasil pemeriksaan medis Puskesmas Kretek, yang menyatakan tidak ditemukan adanya luka maupun lebam pada seluruh bagian tubuh jenazah.

"Kami memastikan seluruh proses penanganan di lokasi berjalan sesuai prosedur yang berlaku. Jenazah korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga," ucap Rita.

Berita Terbaru

Pelayaran ke Bawean Lumpuh Akibat Cuaca Buruk, Jenazah Dipulangkan Pakai Perahu Nelayan

Pelayaran ke Bawean Lumpuh Akibat Cuaca Buruk, Jenazah Dipulangkan Pakai Perahu Nelayan

Selasa, 15 Sep 2026 20:16 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 20:16 WIB

Jurnas.net - Gelombang tinggi kembali mengganggu akses transportasi laut menuju Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Sejak Jumat (11/9/2026), dua kapal…

Dengar Masukan Tenant, Direksi SIER Pastikan Kawasan Industri Tetap Aman dan Nyaman

Dengar Masukan Tenant, Direksi SIER Pastikan Kawasan Industri Tetap Aman dan Nyaman

Selasa, 15 Sep 2026 18:26 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 18:26 WIB

Jurnas.net – Jajaran Direksi PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) turun langsung menemui sejumlah tenant melalui program BOD Visit Tenant. Selain m…

Ratusan Anak-anak di Jepara Sulap Serbuk Kayu jadi Lukisan

Ratusan Anak-anak di Jepara Sulap Serbuk Kayu jadi Lukisan

Selasa, 15 Sep 2026 17:56 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 17:56 WIB

Jurnas.net - Sebanyak 150 anak dari seluruh kecamatan di Jepara mengikuti lomba kolase. Mereka menggunakan serbuk kayu sebagai bahan baku berkarya. Ketua…

KTP dan Ijazah Jadi Jaminan Kerja, Pemkot Surabaya Ingatkan Berpotensi Langgar Aturan

KTP dan Ijazah Jadi Jaminan Kerja, Pemkot Surabaya Ingatkan Berpotensi Langgar Aturan

Senin, 14 Sep 2026 14:23 WIB

Senin, 14 Sep 2026 14:23 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta masyarakat lebih waspada saat mencari pekerjaan melalui perusahaan penempatan pekerja rumah tangga (…

Pemkot Surabaya Ubah Cara Verifikasi Data Miskin, Warga Diajak Cek Penerima Bansos

Pemkot Surabaya Ubah Cara Verifikasi Data Miskin, Warga Diajak Cek Penerima Bansos

Senin, 14 Sep 2026 13:48 WIB

Senin, 14 Sep 2026 13:48 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mengubah pola verifikasi data kemiskinan melalui Musyawarah Kelurahan (Muskel). Forum yang selama ini i…

Demi Bisnis, Susi Air Ogah Sediakan Tiket Emergency untuk Layanan Darurat di Bawean

Demi Bisnis, Susi Air Ogah Sediakan Tiket Emergency untuk Layanan Darurat di Bawean

Senin, 14 Sep 2026 12:39 WIB

Senin, 14 Sep 2026 12:39 WIB

Jurnas.net - Ketika warga Bawean membutuhkan akses transportasi dalam kondisi darurat, kepastian untuk segera keluar dari pulau justru tidak tersedia. Skema…