PLTM Sumber Arum 2 x 1.5 MW Beroperasi, Perkuat Pasokan Listrik Hijau di Jatim

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penandatanganan Berita Acara Commercial Operation Date (COD) antara General Manager PLN UID Jawa Timur, Agus Kuswarodoyo dengan Direktur Mega Hydro Energy, Muwardi selaku pengelola PLTM Sumberarum 2. (Dok: Humas PLN UID Jatim)
Penandatanganan Berita Acara Commercial Operation Date (COD) antara General Manager PLN UID Jawa Timur, Agus Kuswarodoyo dengan Direktur Mega Hydro Energy, Muwardi selaku pengelola PLTM Sumberarum 2. (Dok: Humas PLN UID Jatim)

Jurnas.net - Penghujung tahun 2023, PT PLN (Persero) kembali menambah pasokan energi hijau di Jawa Timur. Hal ini ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Commercial Operation Date (COD) Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Sumberarum 2 di Banyuwangi. Pembangkit hijau berkapasitas 2 x 1,5 MW ini terletak di Sungai Badeng, Dusun Sumber Asih, Desa Sumber Arum, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Dsitribusi (UID) Jawa Timur, Agus Kuswardoyo memaparkan pengoperasian secara komersil pembangkit hijau ini menambah deretan bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) yang terus dikejar sejalan Net Zero Emission (NZE) pada 2060.

"Dengan beroperasinya PLTM Sumberarum 2 menambah jumlah pembangkit hijau menjadi 38 dengan total daya 334,4 MW. Pembangkit hijau ini diantaranya ada pembangkit listrik yang bersumber pada tenaga surya, air, sampah dan biomassa," kata Agus, Jumat, 15 Desember 2023.

Agus menambahkan Jawa Timur memiliki potensi aliran air melimpah yang bisa dimanfaatkan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) skala kecil. Untuk itu, PLTM dan PLTMH menjadi pilihan utama dalam mendukung kebutuhan listrik masyarakat. PLN tentunya terus berupaya memanfaatkan potensi sumber energi baru terbarukan dan mengajak masyarakat untuk turut terlibat seperti misalnya dengan Independent Power Producer (IPP).

Dalam pengelolaan PLTM dan PLTMH, 1 unit dikelola sepenuhnya oleh PLN dan 4 unit dikelola bersama dengan IPP. Adapun lokasinya tersebar di seluruh Jawa Timur antara lain; PLTM Lodagung di Blitar, PLTMH Taman Asri di Malang, PLTM Kanzy 1 di Pasuruan, PLTM Sumber Arum 2 dan PLTM Bayu di Banyuwangi serta PLTM Sampean Baru di Bondowoso.

Direktur Mega Hydro Energy, Muwardi selaku pengelola PLTM Sumberarum 2 menuturkan proses panjang pembangunan pembangkit hijau ini. Ia berharap kehadiran pembangkit ini dapat membawa manfaat positif untuk masyarakat sekitar.

"Karena memanfaatkan aliran air dari Sungai Badeng, salah satu sungai terbesar di Banyuwangi semoga mampu mengalirkan energi yang besar dan memberi manfaat positif," terang Muwardi.

Selain dapat memenuhi kebutuhan listrik hingga 3.000 rumah, keberadaan PLTM Sumberarum 2 yang memanfaatkan aliran Sungai Badeng ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas keandalan pasokan listrik khususnya di wilayah Banyuwangi.

Pengoperasian PLTM Sumber Arum 2 ini juga turut menambah realisasi bauran EBT di Jawa Timur. Sebagaimana yang disampaikan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa pada kegiatan konvoi motor listrik dan peresmian PLTS Atap Masjid Al Akbar Surabaya lalu, bahwa pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) di Jawa Timur telah mencapai 9,36%.

"Saat ini, pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) di Jawa Timur sebesar 1.868 MW dengan capaian Bauran EBT sebesar 9,36% lebih dari target yang ditetapkan dalam RUED sebesar 6,50% di tahun 2022," kata Khofifah.

Tak hanya itu, sinergitas bersama pemangku kepentingan, private sector, dan perguruan tinggi juga menjadi penting. Karena, untuk menuju NZE 2060 adalah tugas besar dan tugas bersama serta harus dibangun komitmen kuat antar berbagai pihak. (Mal)

Berita Terbaru

Ketika Negara Gagal Menyatukan Akal Sehatnya Sendiri

Ketika Negara Gagal Menyatukan Akal Sehatnya Sendiri

Selasa, 02 Jun 2026 05:25 WIB

Selasa, 02 Jun 2026 05:25 WIB

Negara Jangan Melubangi Kapalnya Sendiri Paradoks Nikotin, Cukai, Kedaulatan Regulasi, dan Krisis Nalar Pembangunan Oleh: Tri Prakoso, SH.,M.HP (Alumni FH…

Pelantikan PAC PDI Perjuangan Tuban Diwarnai Cium Bendera Merah Putih, Kader Didorong Jaga Lingkungan

Pelantikan PAC PDI Perjuangan Tuban Diwarnai Cium Bendera Merah Putih, Kader Didorong Jaga Lingkungan

Senin, 01 Jun 2026 17:03 WIB

Senin, 01 Jun 2026 17:03 WIB

Jurnas.net – Pelantikan 206 pengurus Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan dari 20 kecamatan se-Kabupaten Tuban berlangsung dengan nuansa berbeda. Tidak h…

Hari Lahir Pancasila, Paduan Suara Dihadirkan di Stasiun Ajak Pelanggan Lantunkan Lagu Indonesia Raya

Hari Lahir Pancasila, Paduan Suara Dihadirkan di Stasiun Ajak Pelanggan Lantunkan Lagu Indonesia Raya

Senin, 01 Jun 2026 13:32 WIB

Senin, 01 Jun 2026 13:32 WIB

Jurnas.net -  KAI Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta menghadirkan paduan suara untuk menyanyikan secara langsung Lagu Kebangsaan Indonesia Raya memperingati Har…

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Armuji: Pancasila Jangkar Moral Bangsa di Tengah Tantangan Global

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Armuji: Pancasila Jangkar Moral Bangsa di Tengah Tantangan Global

Senin, 01 Jun 2026 12:34 WIB

Senin, 01 Jun 2026 12:34 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di halaman Balai Kota Surabaya, Senin, 1 Juni 2026. …

KAHMI Jatim Gelar Lomba Karya Ilmiah dan Desain Logo Muswil 2026, Ajak Pelajar hingga Alumni Beradu Gagasan

KAHMI Jatim Gelar Lomba Karya Ilmiah dan Desain Logo Muswil 2026, Ajak Pelajar hingga Alumni Beradu Gagasan

Senin, 01 Jun 2026 11:13 WIB

Senin, 01 Jun 2026 11:13 WIB

Jurnas.net – Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Jawa Timur, menjadikan rangkaian Gebyar Muharam sebagai momentum memperkuat t…

Promosikan UMKM, KAI Services Sajikan Kuliner Legendaris Khas Banyuwangi di Kereta Api

Promosikan UMKM, KAI Services Sajikan Kuliner Legendaris Khas Banyuwangi di Kereta Api

Senin, 01 Jun 2026 10:32 WIB

Senin, 01 Jun 2026 10:32 WIB

Jurnas.net – Penumpang kereta api yang melintasi Banyuwangi kini dapat menikmati cita rasa khas ujung timur Pulau Jawa tanpa harus turun dari perjalanan. M…