Jurnas.net - Kasus perselingkuhan yang terjadi antara pilot dan pramugari di maskapai Citilink masih ramai diperbincangkan publik. Kasus ini mencuat setelah istri pilot yang seorang seleb TikTok, Ira Nandha, membongkarnya lewat akun Instagram miliknya.
Ira menyebut suaminya telah berselingkuh sebanyak enam kali sejak awal pernikahannya. Namun, kali ini Ira merasa tidak mau lagi menutupi kasus tersebut.
"Aku berhasil bertahan 4 tahun ini dgn diam. kali ini aku hancur, tapi aku gamau hancur sendirian. kita rasain bareng bareng ya," tulis postingan Ira, seperti dilihat Jurnas.net, Senin 1 Januari 2024.
Menanggapi hal tersebut, Psikolog klinis Annisa Mega Radyani, menyebut ada beberapa hal pemicu terjadinya perselingkuhan dalam rumah tangga. Namun, menurutnya tidak ada penyebab pasti seseorang bisa melakukan perselingkuhan.
Faktor pertama, karena tidak terpenuhinya kebutuhan atau keinginan dari pasangan. Misalnya kebutuhan cinta, rasa aman, dan lain sebagainya. "Yang paling sering itu karena kita merasa kebutuhan akan sesuatu hal. Banyak hal misal kebutuhan akan cinta, kebutuhan akan rasa aman, kebutuhan untuk macam-macam itu tidak terpenuhi dengan pasangan," kata Annisa.
"Bisa jadi dia mungkin bosan, berarti kan kebutuhan untuk excitement kan tidak terpenuhi makanya dia cari orang lain. Atau dia merasa nggak terpenuhi secara finansial, ya udah dia akhirnya cari yang lain yang bisa memenuhinya," sambungnya.
Kemudian faktor kedua, karena ketidakmampuan seseorang mengatasi masalah, hingga mengambil keputusan juga bisa menjadi penyebab perselingkuhan. Ini dianggap sebagai jalan untuk mengatasi sebuah masalah.
"Jadi orang ini biasanya ketika dia nggak merasa terpenuhi kebutuhannya, dia nggak bisa mengontrol perilakunya, dan dia nggak punya pemecahan masalah yang baik, ya udah selingkuh aja. Jadi seakan selingkuh itu jadi jalan pintas, padahal sebenarnya itu banyak permasalahan yang bisa diomongin ke pasangan," katanya.
Faktor ketiga, lanjut Annisa, adalah kesempatan. Selain itu, pemahaman konsep perselingkuhan yang berbeda juga bisa menjadi pemicu kuat seseorang berselingkuh."Nah, adanya kesempatan atau situasi yang memperbolehkan kita kenalan sama orang baru yang lebih menarik, ada orang yang mungkin juga suka sama kita, itu juga bisa bikin orang selingkuh," ujarnya
"Kemuidan ada juga orang-orang yang akhirnya menganggap bahwa selingkuh itu nggak papa. Teman-temanku di sekitar juga sering selingkuh. Nah, akhirnya konsep dirinya tentang cinta dan perselingkuhan akhirnya berubah. Jadi akhirnya dia merasa ini adalah hal yang wajar dan akhirnya apa dia selingkuh," pungkasnya.
Editor : Jurnas
Berita Terbaru
Rabu, 28 Okt 2026 21:55 WIB
Rabu, 28 Okt 2026 21:55 WIB
Penguatan jaringan transmisi listrik menjadi kunci keberhasilan transisi energi Indonesia. Pembangunan pembangkit energi terbarukan harus diiringi…
Rabu, 28 Okt 2026 20:56 WIB
Rabu, 28 Okt 2026 20:56 WIB
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan pentingnya menghidupkan kembali pemikiran Bung Karno dan menempatkan Marhaenisme sebagai…
Rabu, 28 Okt 2026 18:48 WIB
Rabu, 28 Okt 2026 18:48 WIB
Ketua Umum DPP Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM), Ir. Izedrik Emir Moeis, M.Sc., menekankan pentingnya mengenalkan kembali pemikiran Bung Karno kepada generasi…
Selasa, 27 Okt 2026 17:51 WIB
Selasa, 27 Okt 2026 17:51 WIB
Jurnas.net – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas, menilai penanganan pengangguran tidak cukup hanya mengandalkan program bursa kerja atau j…
Selasa, 27 Okt 2026 14:33 WIB
Selasa, 27 Okt 2026 14:33 WIB
Jurnas.net - Kekhawatiran aksinya terbongkar diduga menjadi motif Dwi Bagus Martono (40) membunuh anak tirinya, AGM, yang baru berusia empat tahun di Kota…
Selasa, 27 Okt 2026 13:09 WIB
Selasa, 27 Okt 2026 13:09 WIB
Jurnas.net — Kabupaten Gresik membidik posisi tiga besar dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) III J…
Selasa, 27 Okt 2026 12:38 WIB
Selasa, 27 Okt 2026 12:38 WIB
Jurnas.net - Penyidik Polda Jawa Timur menjerat Dwi Bagus Martono (DBM), pria berusia 40 tahun asal Kota Madiun, dengan pasal pembunuhan berencana atas dugaan…
Selasa, 27 Okt 2026 11:27 WIB
Selasa, 27 Okt 2026 11:27 WIB
Jurnas.net - Pengusaha Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, menjajaki peluang bisnis batu bara dan budi daya benih bening…
Senin, 26 Okt 2026 10:01 WIB
Senin, 26 Okt 2026 10:01 WIB
Jurnas.net - Polisi mengungkap kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang perempuan berinisial DH (30) dan anaknya yang masih berusia empat tahun, AG, di Kota…
Senin, 26 Okt 2026 09:04 WIB
Senin, 26 Okt 2026 09:04 WIB
Jurnas.net – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) memperkuat infrastruktur kelistrikan untuk mendukung kebutuhan industri …
Senin, 26 Okt 2026 08:02 WIB
Senin, 26 Okt 2026 08:02 WIB
Jurnas.net - Musik menjadi ruang perjumpaan sekaligus sarana menyuarakan kepedulian terhadap isu lingkungan dan sosial dalam Yayaya Fest 2026 yang digelar di…
Sabtu, 24 Okt 2026 14:17 WIB
Sabtu, 24 Okt 2026 14:17 WIB
Jurnas.net – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Partai Golkar, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Timur menyalurkan 1.000 paket sembako dan m…
Jumat, 23 Okt 2026 18:35 WIB
Jumat, 23 Okt 2026 18:35 WIB
Jurnas.net - Advokat senior Jutek Bongso menyoroti fragmentasi organisasi advokat di Indonesia yang dinilainya berpotensi merugikan masyarakat pencari…
Jumat, 23 Okt 2026 18:03 WIB
Jumat, 23 Okt 2026 18:03 WIB
Jurnas.net - Advokat Jutek Bongso resmi menyelesaikan studi doktoralnya setelah mengikuti Sidang Terbuka Promosi Doktor di Universitas Langlangbuana, Bandung…
Kamis, 22 Okt 2026 19:22 WIB
Kamis, 22 Okt 2026 19:22 WIB
Jurnas.net – Minat investor terhadap saham dan exchange-traded fund (ETF) Amerika Serikat (AS) tertokenisasi di platform investasi PINTU meningkat sepanjang k…