Jurnas.net - Pemerintah pusat mulai menyalurkan bantuan sosial (bansos) alat memasak berbasis listrik (AML) berupa rice cooker kepada masyarakat Banyuwangi. Bantuan tersebut disalurkan kepada 10.813 keluarga penerima manfaat (KPM) se-Banyuwangi.
"KPM yang berhak menerima bansos ini merupakan usulan desa dengan kriteria penduduk miskin yang telah disesuaikan dengan ketentuan kementrian. Semua KPM tersebut hanya akan menerima satu kali bantuan berupa satu unit rice cooker," kata Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (Dinsos-PPKB) Banyuwangi, Henik Setyorini, Jumat, 12 Januari 2024.
Henik mengatakan penyaluran bansos alat masak listrik ini merupakan program dari Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Untuk Banyuwangi, bansos ini disalurkan kepada 10.813 keluarga penerima manfaat (KPM).
Untuk penyalurannya sendiri telah dimulai sejak tanggal 9 Januari lalu dan akan berlangsung sampai dengan 17 Januari mendatang. Penyalurannya dilakukan melalui Kantor Pos atau Kantor kecamatan sesuai jadwal yang ditentukan
“Jadi untuk penyalurannya ada yang melalui Kantor Pos dan ada yang melalui kantor kecamatan. Jadwalnya sudah ditentukan oleh Kantor Pos," ujarnya.
Sementara itu terkait tujuan pemerintah pusat membagikan alat masak berbasis listrik tersebut, menurut Henik di antaranya adalah untuk menjamin akses energi bersih yang terjangkau, andal dan berkelanjutan.
“Selain itu pemerintah pusat juga ingin mengurangi impor LPG yang digunakan untuk memasak, meningkatkan konsumsi listrik perkapita dan mendukung teknologi memasak yang lebih bersih," pungkasnya.
Editor : Redaksi
Berita Terbaru
Dengar Masukan Tenant, Direksi SIER Pastikan Kawasan Industri Tetap Aman dan Nyaman
Selasa, 15 Sep 2026 18:26 WIB
Jurnas.net – Jajaran Direksi PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) turun langsung menemui sejumlah tenant melalui program BOD Visit Tenant. Selain m…
Ratusan Anak-anak di Jepara Sulap Serbuk Kayu jadi Lukisan
Selasa, 15 Sep 2026 17:56 WIB
Jurnas.net - Sebanyak 150 anak dari seluruh kecamatan di Jepara mengikuti lomba kolase. Mereka menggunakan serbuk kayu sebagai bahan baku berkarya. Ketua…
KTP dan Ijazah Jadi Jaminan Kerja, Pemkot Surabaya Ingatkan Berpotensi Langgar Aturan
Senin, 14 Sep 2026 14:23 WIB
Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta masyarakat lebih waspada saat mencari pekerjaan melalui perusahaan penempatan pekerja rumah tangga (…
Pemkot Surabaya Ubah Cara Verifikasi Data Miskin, Warga Diajak Cek Penerima Bansos
Senin, 14 Sep 2026 13:48 WIB
Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mengubah pola verifikasi data kemiskinan melalui Musyawarah Kelurahan (Muskel). Forum yang selama ini i…
Demi Bisnis, Susi Air Ogah Sediakan Tiket Emergency untuk Layanan Darurat di Bawean
Senin, 14 Sep 2026 12:39 WIB
Jurnas.net - Ketika warga Bawean membutuhkan akses transportasi dalam kondisi darurat, kepastian untuk segera keluar dari pulau justru tidak tersedia. Skema…
Cari Kerja Jadi ART, Warga Surabaya 'Disekap' Tak Boleh Pulang dan KTP Ditahan
Senin, 14 Sep 2026 10:27 WIB
Jurnas.net - Niat mencari pekerjaan sebagai asisten rumah tangga (ART) justru membuat seorang warga Surabaya panik. Ika Pujiarsih (25) mengaku tidak…