Hasil Investigasi Ponpes di Kediri Tak Berizin Bakal Dilaporkan ke Kemenag RI 

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pondok Pesantren Tartilul Qur'an (PPTQ) Al Hanifiyyah, di Desa Kranding, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. (Istimewa)
Pondok Pesantren Tartilul Qur'an (PPTQ) Al Hanifiyyah, di Desa Kranding, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. (Istimewa)

Jurnas.net - Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Timur bakal melapor ke Kementerian Agama (Kemenag) RI, terkait pondok pesantren (ponpes) Tartilul Quran (PPTQ) Al Hanifiyyah Desa Kranding, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, yang tak berizin. Saat ini, Kemenag Jatim tengah melakukan investigasi terhadap ponpes tersebut, menyusul adanya penganiayaan santri hingga meninggal.

"Pesantren tersebut tidak memiliki izin operasional. Nanti kita laporkan ke pusat," kata Kabid Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kanwil Kemenag Jatim, Mohammad As'adul Anam, Jumat, 1 Maret 2024.

Baca Juga : Empat Tersangka Peragakan 55 Adegan Penganiayaan Santri di Kediri Berujung Maut

Ponpes PPTQ Al Hanifiyyah itu merupakan tempat nyantri Bintang Balqis Maulana, 14, warga asal Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, yang tewas setelah dianiaya oleh teman sesama santri. Pondok yang telah memulai aktivitas sejak 2014 itu, berada di kawasan Al Ishlahiyyah, dan pondok tersebut merupakan bagian terpisah.

"Saat kami di TKP kejadian itu ada di Pondok Pesantren Al Hanifiyyah, bukan di Al Ishlahiyyah. Tetapi korban juga belajar di MTs Sunan Kalijogo di Pondok Pesantren Al Ishlahiyyah," ujarnya.

Baca Juga : Kemenag Jatim Sebut Ponpes Tempat Santri Meninggal di Kediri Tak Berizin

As'ad menyatakan pihaknya tengah menginvestigasi, mendalami, dan menggali informasi terkait keberadaan ponpes tersebut. Selanjutnya, informasi itu akan dilaporkan ke pimpinan, baik Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jatim dan juga Kemenag RI.

"Jadi, kami akan menggali dulu informasi dengan tim, dan mendalami kemudian akan kami laporkan ke pusat," jelasnya.

Sementara untuk kasusnya, As'ad menegaskan bahwa menyerahkan sepenuhnya penanganannya kepada kepolisian. Ia berharap, hukum dapat ditegakkan secara adil, sehingga ada efek jera ke depannya.

"Kami sangat menghormati proses hukum dan kami menunggu tahapan-tahapan berikutnya. Sehingga masyarakat dapat mendapatkan penyelesaian secara gamblang dan kasus dapat terselesaikan," ujarnya.

Berita Terbaru

Kapolri Temui Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar, Perkuat Komunikasi Polri dan Ulama

Kapolri Temui Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar, Perkuat Komunikasi Polri dan Ulama

Sabtu, 17 Okt 2026 14:29 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 14:29 WIB

Jurnas.net – Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto bersilaturahmi dengan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Miftachul Akhyar, di Yayasan P…

Keok dari PSM, PSIM Yogyakarta Jalani Lima Laga Super League Tanpa Kemenangan

Keok dari PSM, PSIM Yogyakarta Jalani Lima Laga Super League Tanpa Kemenangan

Sabtu, 17 Okt 2026 07:36 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 07:36 WIB

Jurnas.net - PSIM Yogyakarta gagal memutus tren tanpa kemenangan pada masa awal Super League 2026/2027. Teranyar, PSIM dikalahkan PSM Makassar 1-2 di Stadion…

Duka ke Amal Jariah, Muhammad Suryo Resmikan Masjid Hj Anis Syarifah

Duka ke Amal Jariah, Muhammad Suryo Resmikan Masjid Hj Anis Syarifah

Jumat, 16 Okt 2026 21:14 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 21:14 WIB

Jurnas.net – Ratusan warga berbondong-bondong mendatangi Desa Palihan, Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Mereka hadir me…

Dugaan Politik Uang Muktamar NU: Rp 250 Juta Dikembalikan ke KPK, Begini Kronologinya

Dugaan Politik Uang Muktamar NU: Rp 250 Juta Dikembalikan ke KPK, Begini Kronologinya

Jumat, 16 Okt 2026 18:11 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 18:11 WIB

Jurnas.net – HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, warga Nahdlatul Ulama (NU) yang dikenal sebagai kiai kampung, membeberkan dokumen yang disebutnya …

HUT Apotek K-24 ke 24, Dekatkan dan Ajak Masyarakat Lebih Sehat

HUT Apotek K-24 ke 24, Dekatkan dan Ajak Masyarakat Lebih Sehat

Jumat, 16 Okt 2026 13:36 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 13:36 WIB

Jurnas.net - Memasuki usia ke-24 tahun, Apotek K-24 mengajak masyarakat terlibat dalam perayaan perjalanan panjangnya melalui kegiatan olahraga bertajuk K-24…

PSIM Kembali Diperkuat Jebolan Akademi Swansea City

PSIM Kembali Diperkuat Jebolan Akademi Swansea City

Jumat, 16 Okt 2026 08:20 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 08:20 WIB

Jurnas.net - PSIM Yogyakarta harus menjalani laga kandang tanpa penonton saat menjamu PSM Makassar pada Jumat, 16 Oktober 2026. Namun, PSIM mendapat angin…