Pemkot Normalisasi Saluran dan Bangun Bozem Atasi Banjir di Surabaya Barat 

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Banjir saat musim hujan di kawasan Jalan Panjaringan di Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya, Jawa Timur. (Istimewa)
Banjir saat musim hujan di kawasan Jalan Panjaringan di Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya, Jawa Timur. (Istimewa)

Jurnas.net - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus melakukan percepatan penanganan banjir di kawasan Surabaya Barat. Penanganan banjir di kawasan ini, pemkot melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya melakukan pengerukan sedimen di saluran air hingga pembangunan bozem.

Kepala DSDABM Kota Surabaya, Syamsul Hariadi, mengatakan saat ini pemkot tengah fokus melakukan pengerukan saluran air yang berada di kawasan Beji, Jalan Pakal Madya, Kecamatan Pakal. Dirinya memastikan, proses pengerukan di lokasi tersebut segera diselesaikan dalam bulan ini.

“Dalam bulan ini (Maret 2024) diselesaikan, sepanjang 2 kilometer. Sudah jalan sejak minggu kemarin, waktu Pak Wali (Eri Cahyadi) sidak,” kata Syamsul, Selasa, 5 Maret 2024.

Baca Juga : Eri Cahyadi Kewalahan Tuntaskan Banjir di 245 Titik di Surabaya

Selain saluran air Beji di Pakal Madya, Syamsul menjelaskan, DSDABM juga melakukan pengerukan di sepanjang saluran diversi Pondok Benowo Indah (PBI) sampai Jembatan Raci. Pengerukan sedimen di saluran sepanjang 1 kilometer ini, juga sudah dilakukan oleh DSDABM Surabaya sejak pekan lalu. Sementara itu, juga sedang dikerjakan pembuatan saluran air dengan box culvert dan peninggian jalan di pintu masuk PBI sampai rel KA.

Disamping itu, DSDABM Surabaya juga melakukan pembuatan tanggul batu kumbung di dekat area persawahan di Jalan Raya Tengger, serta pengerukan di saluran Kandangan. Untuk sementara ini, ia mengaku, masih melakukan penyisiran di saluran Kandangan mulai dari hulu ke hilir. “Jaraknya lumayan panjang. Sudah mulai semua (pengerukan) sejak minggu kemarin, sesuai arahan Pak Wali,” kata Syamsul.

Syamsul menyampaikan, Pemkot Surabaya tak hanya melakukan pengerukan saluran. Saat ini, juga sedang proses membangun bozem baru di kawasan Rejosari, Surabaya. Bozem seluas 1,3 hektare ini, direncanakan selesai sebelum musim hujan berikutnya, sehingga bisa mereduksi banjir di kawasan Rejosari dan sekitarnya.

Baca Juga : Pemkot Surabaya Klaim Ketersediaan Bahan Pangan Aman Hingga Lebaran Idul Fitri

Dirinya menyebutkan, di kawasan Candi Lontar saat ini juga sedang dilakukan pembangunan penahan arus air. “Itu cuma ditinggikan saja, (penahan arusnya) tidak sampai 100 meter panjangnya. Sudah proses sudah minggu kemarin. Seminggu ke depan selesai,” katanya.

Dirinya menambahkan, setelah dilakukan proses pengerukan saluran tersebut, diharapkan sudah tidak ada lagi genangan setelah hujan. Ia mencontohkan, seperti di kawasan Jalan Tengger. Meskipun beberapa hari ini terjadi hujan deras, namun air tidak sampai menggenangi kawasan ini.

“Kemarin di Tengger sudah nggak ada genangan. Jadi, fokus pemkot saat ini menangani beberapa titik banjir atau genangan yang ada di kawasan-kawasan tersebut,” tandasnya.

Berita Terbaru

PDIP Soroti Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis, Hasto Usul Libatkan Warung Rakyat dan Pemda

PDIP Soroti Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis, Hasto Usul Libatkan Warung Rakyat dan Pemda

Senin, 20 Jul 2026 15:08 WIB

Senin, 20 Jul 2026 15:08 WIB

Jurnas.net – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menegaskan tidak menolak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas …

HUT Ke-3, HS Serap 7.000 Tenaga Kerja dan Targetkan Terus Berekspansi 

HUT Ke-3, HS Serap 7.000 Tenaga Kerja dan Targetkan Terus Berekspansi 

Senin, 20 Jul 2026 10:40 WIB

Senin, 20 Jul 2026 10:40 WIB

Jurnas.net - Lantunan selawat menggema di kawasan pabrik rokok HS milik PT Gisara Tantra Berkarya di Dusun Seloboro, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang, Jawa T…

Peserta Nobar Final Piala Dunia 2026 di Stasiun Yogyakarta Membeludak

Peserta Nobar Final Piala Dunia 2026 di Stasiun Yogyakarta Membeludak

Senin, 20 Jul 2026 04:24 WIB

Senin, 20 Jul 2026 04:24 WIB

Jurnas.net - PT Kereta Api Indonesia (Persero) menghadirkan pengalaman berbeda bagi pelanggan melalui kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Final Bola Gembira 2026 yan…

Koperasi Nelayan Merah Putih Banyuwangi Jadi Percontohan ASEAN, Delegasi Asing Belajar Hilirisasi Perikanan Berbasis Wis

Koperasi Nelayan Merah Putih Banyuwangi Jadi Percontohan ASEAN, Delegasi Asing Belajar Hilirisasi Perikanan Berbasis Wis

Minggu, 19 Jul 2026 13:48 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 13:48 WIB

Jurnas.net – Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) Lateng, Banyuwangi, menjadi contoh praktik terbaik (best practice) pengembangan ekonomi biru (blue economy) b…

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, GBT dan Dua Lapangan Latihan Disiapkan

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, GBT dan Dua Lapangan Latihan Disiapkan

Minggu, 19 Jul 2026 12:46 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 12:46 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyatakan kesiapan penuh menjadi tuan rumah penyelenggaraan Piala Presiden 2026. Sejumlah fasilitas utama, m…

LPKAN Indonesia Desak Pemerintah Tunda Regulasi Baru Industri Hasil Tembakau, Soroti Nasib 13,2 Juta Orang

LPKAN Indonesia Desak Pemerintah Tunda Regulasi Baru Industri Hasil Tembakau, Soroti Nasib 13,2 Juta Orang

Sabtu, 18 Jul 2026 16:54 WIB

Sabtu, 18 Jul 2026 16:54 WIB

Jurnas.net - embaga Perlindungan Konsumen dan Nasabah (LPKAN) Indonesia meminta pemerintah menunda pembahasan maupun penerapan regulasi baru di sektor Industri…