Jurnas.net - Terhitung mulai 1 Desember 2023 jalur ganda kereta api antara Stasiun Mojokerto - Stasiun Sepanjang telah dioperasikan. Pengoperasian jalur KA sepanjang 33 KM tersebut dilakukan setelah proses peralihan (switch over) dari jalur tunggal ke jalur ganda, dilakukan pada dini hari berlangsung lancar.
Pengoperasian jalur ganda KA pada lintas Sepanjang - Mojokerto ini bertujuan untuk memangkas waktu tempuh perjalanan KA, meningkatkan frekuensi KA, dan menghindari persilangan kereta api yang melewati jalur tersebut.
Baca juga: Promosikan UMKM, KAI Services Sajikan Kuliner Legendaris Khas Banyuwangi di Kereta Api
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh stakeholder yang telah mendukung pengerjaan jalur ganda lintas Sepanjang - Mojokerto ini, sehingga diharapkan dapat membawa banyak manfaat langsung bagi pelanggan terutama dalam hal peningkatan efisiensi waktu tempuh dan peningkatan frekuensi perjalanan KA kedepannya.
[caption id="attachment_2256" align="alignnone" width="1600"]
Jalur ganda kereta api di Mojokerto - Sepanjang Sidoarjo. (Dok: Humas Daops 8 Surabaya)[/caption]
Baca juga: Libur Panjang Idul Adha 2026, KAI Daop 8 Surabaya Layani Lebih dari 39 Ribu Penumpang per Hari
Luqman menyampaikan permohonan maaf karena saat ini beberapa KA yang akan melewati lintas Sepanjang - Mojokerto tersebut, masih akan diperlambat kecepatannya menjadi maksimal hanya 60 km/jam dari 110 km/jam pada Grafik Perjalanan KA (Gapeka) 2023.
Pembatasan kecepatan ini, lanjutnya, akan berlangsung sembari dilakukan pengawasan bersama antara KAI Daop 8 Surabaya dan Balai Teknik Perkeretapian Kelas 1 Surabaya. Namun demikian, pihaknya tidak menutup kemungkinan, apabila pemeriksaan oleh petugas dinilai telah stabil, maka lintas tersebut dapat dilalui oleh KA dengan kecepatan sesuai Gapeka 2023.
Baca juga: Daop 6 Yogyakarta Operasikan 7 KA Tambahan pada Libur Peringatan Kenaikan Kristus
"KAI dan Kementrian Perhubungan berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, serta terus berupaya menjaga keselamatan perjalanan perkeretaapian, sehingga diharapkan dapat menjadikan transportasi publik yang aman, nyaman, selamat, serta menjadi pilihan utama dalam melakukan mobilitas masyarakat," pungkas Luqman. (Mal)
Editor : Redaksi