Megawati Ingin Puan Maharini Jadi Ketua Umum PDIP

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Umum PDIP Megawati Soekaenoputri. (Insani/Jurnas.net)
Ketua Umum PDIP Megawati Soekaenoputri. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net - Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, memberikan kode ingin posisinya sebagai Ketua Umum PDI Perjuangan diteruskan oleh Puan Maharani. Hal itu disampaikan dalam pidato politiknya di Rakernas ke-V PDIP, yang digelar di Beach International Stadium Ancol, Jakarta, Jumat, 24 Mei 2024.

Awalnya, Presiden kelima ini memperkenalkan Puan yang saat ini menjabat sebagai ketua DPR RI. Dia bilang, Puan kerap bepergian ke luar kota bahkan luar negeri untuk menghadiri acara legislatif.

“Mbak Puan, saya bilang pada Mbak Puan, sebagai ketua DPR, wah pergi ke luar negeri terus. Tapi itu kerja lho, bukannya jadi turis,” katanya.

Dia lantas menyebut, baru-baru ini Puan baru saja menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) World Water Forum (WWF) 2024 di Bali. Beberapa pekan sebelumnya juga sempat menghadiri acara legislatif tingkat dunia di Meksiko.

Baca Juga : PDIP Pertahankan 70 Incumben Maju di Pilkada 2024 dan Ditarget 60 Persen Kemenangan Se- Indonesia

Lalu, Megawati pun menggoda Putri bungsunya itu. Dia meminta cucu Presiden pertama RI Bung Karno ini bertukar peran dengan dirinya. Artinya, Puan menjadi ketua umum dan dia sebagai ketua DPR.

“Jadi saya (bilang), kalau beliau (Puan) pamit, kemarin itu ikut di Bali, lalu kapan itu ke Meksiko. Lalu saya bilang, ‘gantianlah sama saya. Saya deh yang jadi ketua DPR, kamu yang jadi ketua umum’,” kata Megawati.

“Lho enak-enak saja, masa saya yang disuruh nongkrong di sini. Terus keadaannya gonjang ganjing enggak jelas,” imbuhnya sambil tersenyum. Puan pun hanya tertawa mendengar hal tersebut.

Dalam Rakernas V PDIP ini sejumlah tamu undangan yang hadir, yakni Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno; Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo; Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO); Waketum PPP, Rusli Effendi.

Kemudian, Wakil Presiden ke-6 RI, Try Sutrisno; mantan Gubernur Lemhannas, Andi Widjajanto; mantan Panglima TNI, Andika Perkasa; dan mantan Menteri Agama, Lukman Hakim.

Berita Terbaru

Sri Sultan Perintahkan Pemerintah Kabupaten/Kota Siapkan SE Awasi TPA

Sri Sultan Perintahkan Pemerintah Kabupaten/Kota Siapkan SE Awasi TPA

Kamis, 30 Apr 2026 19:15 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 19:15 WIB

Jurnas.net - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, mengambil langkah tegas menyikapi maraknya kasus kekerasan anak di TPA…

Daycare Little Aresha Diduga Telah Beroperasi Bertahun-tahun

Daycare Little Aresha Diduga Telah Beroperasi Bertahun-tahun

Kamis, 30 Apr 2026 16:32 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:32 WIB

Jurnas.net - Daycare Little Aresha yang berlokasi di Sorosutan, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta diduga beroperasi sebelum terjadi pandemi covid-19. Pandem…

Pansus DPRD Kuliti Bobrok BUMD Jatim: Ketergantungan Ekstrem, Aset Terbengkalai dan Kinerja Amburadul

Pansus DPRD Kuliti Bobrok BUMD Jatim: Ketergantungan Ekstrem, Aset Terbengkalai dan Kinerja Amburadul

Kamis, 30 Apr 2026 15:27 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:27 WIB

Jurnas.net - kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Timur terkuak dalam pembahasan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Jatim. Alih-alih menjadi mesin penggerak…

InJourney dan BTN Berkolaborasi Kembangkan Pariwisata Candi 

InJourney dan BTN Berkolaborasi Kembangkan Pariwisata Candi 

Kamis, 30 Apr 2026 14:50 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:50 WIB

Jurnas.net - InJourney Management dengan Bank Tabungan Negara (BTN) menjalin kerja sama pengembangan destinasi wisata candi. Ada sejumlah aspek yang dikembangka…

Pemulihan Psikologis Anak Korban Kekerasan Daycare Butuh Deteksi Dini dan Peran Aktif Orang Tua

Pemulihan Psikologis Anak Korban Kekerasan Daycare Butuh Deteksi Dini dan Peran Aktif Orang Tua

Kamis, 30 Apr 2026 13:48 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 13:48 WIB

Jurnas.net - Dampak kekerasan yang dialami anak-anak di daycare memerlukan penanganan serius. Bukan hanya penanganan, dampak kekerasan itu perlu deteksi dini pa…

Polda Jatim Bongkar Rantai Gelap BBM dan LPG Subsidi: 66 Kasus Rugikan Negara Rp7,5 Miliar

Polda Jatim Bongkar Rantai Gelap BBM dan LPG Subsidi: 66 Kasus Rugikan Negara Rp7,5 Miliar

Kamis, 30 Apr 2026 10:29 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 10:29 WIB

Jurnas.net – Pengungkapan 66 kasus penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi oleh Polda Jawa Timur tak sekadar menjadi catatan penegakan hukum. Di balik angka k…