FKMP Laporkan Dugaan Penyelewengan Dana Desa Rp10 Miliar di Ponorogo

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sudjiana perwakilan dari Forum Komunikasi Masyarakat Ponorogo (FKMP). (Insani/Jurnas.net)
Sudjiana perwakilan dari Forum Komunikasi Masyarakat Ponorogo (FKMP). (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net - Sejumlah orang mengatasnamakan dari Forum Komunikasi Masyarakat Ponorogo (FKMP) melaporkan dugaan penyelewengan dana desa di Kabupaten Ponorogo ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, Rabu, 24 Juli 2024. Dugaan penyelewengan dana desa itu sekitar Rp10 miliar.

“Karena hal tersebut bisa mengakibatkan kualitas dari program tersebut sangat memprihatinkan,” kata Pudjiana.

Pudjiana menjelaskan penyelewengan dana desa tersebut terjadi di 80 desa di Kabupaten Ponorogo, dan hal ini terdeteksi sejak November 2023.

Baca Juga : Program Wifi Hebat Bupati Ponorogo Dilaporkan ke Kejati Jatim

Sejak November tahun lalu itulah, program pengaspalan halan yang dikerjakan oleh pemerintah desa yang bekerjasama dengan salah satu perusahaan di Nganjuk yang kualitasnya kurang memenuhi spek.

“Belum satu tahun aspalnya sudah banyak yang grogol (rusak). Kedua, setelah kami dalami ternyata ada tumpang tindihnya kewenangan. Di situlah kami mengadu kepada kejaksaan untuk mengusut permasalahan ini,” pungkasnya.

Berita Terbaru

Dengar Masukan Tenant, Direksi SIER Pastikan Kawasan Industri Tetap Aman dan Nyaman

Dengar Masukan Tenant, Direksi SIER Pastikan Kawasan Industri Tetap Aman dan Nyaman

Selasa, 15 Sep 2026 18:26 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 18:26 WIB

Jurnas.net – Jajaran Direksi PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) turun langsung menemui sejumlah tenant melalui program BOD Visit Tenant. Selain m…

Ratusan Anak-anak di Jepara Sulap Serbuk Kayu jadi Lukisan

Ratusan Anak-anak di Jepara Sulap Serbuk Kayu jadi Lukisan

Selasa, 15 Sep 2026 17:56 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 17:56 WIB

Jurnas.net - Sebanyak 150 anak dari seluruh kecamatan di Jepara mengikuti lomba kolase. Mereka menggunakan serbuk kayu sebagai bahan baku berkarya. Ketua…

KTP dan Ijazah Jadi Jaminan Kerja, Pemkot Surabaya Ingatkan Berpotensi Langgar Aturan

KTP dan Ijazah Jadi Jaminan Kerja, Pemkot Surabaya Ingatkan Berpotensi Langgar Aturan

Senin, 14 Sep 2026 14:23 WIB

Senin, 14 Sep 2026 14:23 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta masyarakat lebih waspada saat mencari pekerjaan melalui perusahaan penempatan pekerja rumah tangga (…

Pemkot Surabaya Ubah Cara Verifikasi Data Miskin, Warga Diajak Cek Penerima Bansos

Pemkot Surabaya Ubah Cara Verifikasi Data Miskin, Warga Diajak Cek Penerima Bansos

Senin, 14 Sep 2026 13:48 WIB

Senin, 14 Sep 2026 13:48 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mengubah pola verifikasi data kemiskinan melalui Musyawarah Kelurahan (Muskel). Forum yang selama ini i…

Demi Bisnis, Susi Air Ogah Sediakan Tiket Emergency untuk Layanan Darurat di Bawean

Demi Bisnis, Susi Air Ogah Sediakan Tiket Emergency untuk Layanan Darurat di Bawean

Senin, 14 Sep 2026 12:39 WIB

Senin, 14 Sep 2026 12:39 WIB

Jurnas.net - Ketika warga Bawean membutuhkan akses transportasi dalam kondisi darurat, kepastian untuk segera keluar dari pulau justru tidak tersedia. Skema…

Cari Kerja Jadi ART, Warga Surabaya 'Disekap' Tak Boleh Pulang dan KTP Ditahan

Cari Kerja Jadi ART, Warga Surabaya 'Disekap' Tak Boleh Pulang dan KTP Ditahan

Senin, 14 Sep 2026 10:27 WIB

Senin, 14 Sep 2026 10:27 WIB

Jurnas.net - Niat mencari pekerjaan sebagai asisten rumah tangga (ART) justru membuat seorang warga Surabaya panik. Ika Pujiarsih (25) mengaku tidak…