Wakil Ketua Komisi IX Kawal Pemulangan PMI Asal Jombang Sakit Kritis di Malaysia

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini, saat mendatangi rumah keluarga Rosita di Jombang. (Istimewa)
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini, saat mendatangi rumah keluarga Rosita di Jombang. (Istimewa)

Jurnas.net - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini, mengawal pemulangan seorang wanita yang menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia dikabarkan sekarat dan tidak ada yang merawat. Dia adalah Rosita, 24, warga asal Dusun Kebonsari, Desa Karangwinongan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Politisi Partai Golkar itu langsung mendatangi rumah keluarga Rosita di Jombang, sebagai bentuk kepedulian terhadap konstituennya pada Jumat, 29 November 2024. Yahya diketahui maju sebagai anggota DPR RI dari Dapil 8 Jawa Timur, meliputi Kabupaten dan Kota Mojokerto, Jombang, Nganjuk, Kabupaten dan Kota Madiun.

"Saya sebagai anggota DPR RI yang mewakili Dapil 8 Jawa Timur termasuk Jombang ikut prihatin. Karena itu saya berkunjung ke sini menyampaikan informasi, jika anak bapak Kamil yakni Rosita aman," kata Yahya, dalam keterangannya, Sabtu, 30 November 2024.

Yahya pun menanyakan kabar Rosita kepada Kamil (ayah Rosita). Kata Yahya, Kamil mengungkapkan anaknya ingin pulang kampung. Ini diketahui setelah Kamil menghubungi anaknya melalui sambungan telepon.

"Pak Kamil saat telepon anaknya, dia ingin pulang, tapi tidak ada biaya. Terus anaknya minta dibelikan pulsa Rp100 ribu," kata Yahya menirukan Kamil.

Baca Juga : Tokoh Hingga Kades Bawean Desak Pengusaha Kapal Turunkan Tarif Tiket

Yahya mengaku pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) untuk memulangkan Rosita. Kata dia, pihak kementerian sudah menugaskan dirjennya untuk melacak keberadaan Rosita di Johor Malaysia.

"Informasi yang saya terima, yang bersangkutan diketahui baru saja melahirkan di rumah sakit. Alhamdulillah keberadaannya aman dan sehat. Hanya saja tidak diketahui alamatnya secara pasti," pungkas politisi asal Bawean itu.

Untuk diketahui, seorang wanita bernama Rosita, 24, asal Kabupaten Jombang dikabarkan kritis di rumah sakit di Malaysia dan tidak ada yang merawat. Sang ayah, Kamil, 52, ingin membawa putrinya kembali ke Jombang untuk dirawat lebih lanjut.

Berita Terbaru

KTP dan Ijazah Jadi Jaminan Kerja, Pemkot Surabaya Ingatkan Berpotensi Langgar Aturan

KTP dan Ijazah Jadi Jaminan Kerja, Pemkot Surabaya Ingatkan Berpotensi Langgar Aturan

Senin, 14 Sep 2026 14:23 WIB

Senin, 14 Sep 2026 14:23 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta masyarakat lebih waspada saat mencari pekerjaan melalui perusahaan penempatan pekerja rumah tangga (…

Pemkot Surabaya Ubah Cara Verifikasi Data Miskin, Warga Diajak Cek Penerima Bansos

Pemkot Surabaya Ubah Cara Verifikasi Data Miskin, Warga Diajak Cek Penerima Bansos

Senin, 14 Sep 2026 13:48 WIB

Senin, 14 Sep 2026 13:48 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mengubah pola verifikasi data kemiskinan melalui Musyawarah Kelurahan (Muskel). Forum yang selama ini i…

Demi Bisnis, Susi Air Ogah Sediakan Tiket Emergency untuk Layanan Darurat di Bawean

Demi Bisnis, Susi Air Ogah Sediakan Tiket Emergency untuk Layanan Darurat di Bawean

Senin, 14 Sep 2026 12:39 WIB

Senin, 14 Sep 2026 12:39 WIB

Jurnas.net - Ketika warga Bawean membutuhkan akses transportasi dalam kondisi darurat, kepastian untuk segera keluar dari pulau justru tidak tersedia. Skema…

Cari Kerja Jadi ART, Warga Surabaya 'Disekap' Tak Boleh Pulang dan KTP Ditahan

Cari Kerja Jadi ART, Warga Surabaya 'Disekap' Tak Boleh Pulang dan KTP Ditahan

Senin, 14 Sep 2026 10:27 WIB

Senin, 14 Sep 2026 10:27 WIB

Jurnas.net - Niat mencari pekerjaan sebagai asisten rumah tangga (ART) justru membuat seorang warga Surabaya panik. Ika Pujiarsih (25) mengaku tidak…

Gus Lilur: Ber-NU Tak Harus Berada di Struktur PBNU

Gus Lilur: Ber-NU Tak Harus Berada di Struktur PBNU

Senin, 14 Sep 2026 07:36 WIB

Senin, 14 Sep 2026 07:36 WIB

Jurnas.net - Setelah Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, usai digelar, HRM Khalilur R Ab. S…

Filosofi Daun Kelor di Logo Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah

Filosofi Daun Kelor di Logo Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah

Minggu, 13 Sep 2026 07:15 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 07:15 WIB

Jurnas.net – Menampilkan corak postmodern dengan simbol daun kelor, Logo Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah tidak sekadar menjadi identitas visual.  Di ba…