Cuaca Ekstrem Madinah Capai 41°C, PPIH Surabaya Imbau Jemaah Fokus Kesehatan

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Jemaah calon haji (JCH) dari Embarkasi Surabaya, Jawa Timur. (Insani/Jurnas.net)
Jemaah calon haji (JCH) dari Embarkasi Surabaya, Jawa Timur. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net - Suhu udara di Kota Madinah, Arab Saudi, terus melonjak hingga mencapai 41°C, memicu kekhawatiran akan risiko kesehatan bagi para jemaah haji Indonesia, khususnya dari Embarkasi Surabaya yang baru tiba di Tanah Suci. Kondisi ini membuat Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya mengimbau kepada seluruh jemaah, agar meningkatkan kewaspadaan dan menjaga stamina.

Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Akhmad Sruji Bahtiar, menegaskan pentingnya menjaga daya tahan tubuh di tengah cuaca ekstrem tersebut. Ia meminta jemaah tidak menyepelekan panas terik yang dapat memicu dehidrasi dan kelelahan.

"Kami mengingatkan jemaah agar menjaga kondisi tubuh dengan baik, rutin mengonsumsi air putih, serta memanfaatkan air zam-zam untuk mencegah dehidrasi. Suhu panas yang tinggi sangat berisiko, terutama bagi jemaah lanjut usia,” kata Sruji, Selasa, 6 Mei 2025.

Baca Juga : 2.598 Calon Haji Embarkasi Surabaya Belum Kantongi Visa Terancam Tak Berangkat

Sruji juga menekankan agar jemaah tidak memforsir tenaga untuk ibadah sunnah di Masjid Nabawi, dan lebih memprioritaskan kesehatan demi kelancaran menjalani puncak ibadah haji di Makkah nanti.

“Fokus utama ibadah haji berada di Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Karena itu, gunakan waktu di Madinah dengan bijak. Jangan sampai terlalu lelah di awal sehingga mengganggu ibadah inti nanti,” katanya.

Berdasarkan data PPIH Surabaya hingga Minggu, 4 Mei 2025, sudah ada 11 kelompok terbang (kloter) yang diberangkatkan dari Embarkasi Surabaya menuju Arab Saudi, dengan total 4.171 jemaah. Angka ini mencakup sekitar 11 persen dari total kuota jemaah haji Embarkasi Surabaya tahun 2025 ini, yang berjumlah 97 kloter atau 36.845 jemaah.

"PPIH Surabaya juga telah menyiagakan petugas kesehatan dan layanan bantuan darurat di sejumlah titik strategis, guna mengantisipasi kemungkinan jatuhnya korban akibat heatstroke atau kelelahan akibat suhu tinggi," pungkasnya.

Berita Terbaru

DPRD Jatim Warning Perusahaan Jangan Akali Kuota Disabilitas dengan Dalih Kekurangan Kompetensi

DPRD Jatim Warning Perusahaan Jangan Akali Kuota Disabilitas dengan Dalih Kekurangan Kompetensi

Rabu, 17 Jun 2026 16:27 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 16:27 WIB

Jurnas.net – DPRD Jawa Timur mengingatkan kalangan dunia usaha dan dunia industri agar tidak menjadikan alasan minimnya kompetensi sebagai dalih untuk m…

Pasca Insiden Maut di Margorejo, Eri Cahyadi Hentikan Sementara Pengerukan Proyek Box Culvert

Pasca Insiden Maut di Margorejo, Eri Cahyadi Hentikan Sementara Pengerukan Proyek Box Culvert

Rabu, 17 Jun 2026 14:16 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 14:16 WIB

Jurnas.net – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengambil langkah tegas menyusul kecelakaan maut yang menewaskan seorang warga lanjut usia di lokasi proyek saluran …

Raline Shah Kagumi Digitalisasi Banyuwangi, Sebut Layak Jadi Contoh Nasional

Raline Shah Kagumi Digitalisasi Banyuwangi, Sebut Layak Jadi Contoh Nasional

Rabu, 17 Jun 2026 13:07 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 13:07 WIB

Jurnas.net – Kunjungan artis sekaligus Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital Bidang Kemitraan Global dan Edukasi Digital, Raline Shah, ke Banyuwangi m…

Surabaya Marathon 2026 Kembali Digelar, Pemkot Kejar Perputaran Ekonomi dan PAD Daerah

Surabaya Marathon 2026 Kembali Digelar, Pemkot Kejar Perputaran Ekonomi dan PAD Daerah

Rabu, 17 Jun 2026 11:46 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 11:46 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Jawa Timur resmi menggelar kembali ajang sport t…

Hobi Merawat Ternak, Anak Buruh Serabutan Diterima Kuliah Gratis di Peternakan UGM

Hobi Merawat Ternak, Anak Buruh Serabutan Diterima Kuliah Gratis di Peternakan UGM

Rabu, 17 Jun 2026 10:00 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 10:00 WIB

Jurnas.net - Di ujung barat Yogyakarta, Ririn Dwi Nurtyani, 17 tahun, dan keluarganya hidup sederhana dengan kondisi ekonomi terbatas. Ayahnya, Sutiono, 50 tahu…

Warga Lansia Tewas di Proyek Margorejo, Lilik Desak Pemkot Surabaya Evaluasi Total Proyek Konstruksi

Warga Lansia Tewas di Proyek Margorejo, Lilik Desak Pemkot Surabaya Evaluasi Total Proyek Konstruksi

Senin, 15 Jun 2026 17:16 WIB

Senin, 15 Jun 2026 17:16 WIB

Jurnas.net — Peristiwa tragis meninggalnya seorang perempuan lanjut usia setelah kendaraan yang dikendarainya tercebur ke area proyek pembangunan gorong-gorong …