Komisi VIII DPR RI Minta Penjelasan Menag Soal Sistem Syarikah, Karena Tuai Keluhan Jemaah

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Dini Rahmania. (Istimewa)
Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Dini Rahmania. (Istimewa)

Jurnas.net - Komisi VIII DPR RI akan memanggil Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar, guna meminta penjelasan mendalam terkait penerapan sistem layanan haji berbasis syarikah yang mulai diterapkan tahun ini di Makkah. Sistem baru ini dinilai menimbulkan kebingungan dan keluhan jemaah haji Indonesia, terutama terkait pemisahan rombongan keluarga selama di Tanah Suci.

“Komisi VIII akan meminta klarifikasi dari Menteri Agama mengenai sistem layanan syarikah. Banyak jemaah yang mengeluh karena merasa kebingungan dan terpisah dari anggota keluarganya, padahal mereka berangkat dalam satu kloter,” kata Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Dini Rahmania, dalam keterangan persnya di Surabaya, Sabtu, 17 Mei 2025.

Menurut Dini, sistem baru ini seharusnya disosialisasikan secara lebih komprehensif kepada jemaah agar tidak menimbulkan ketidakpahaman di lapangan. Ia menekankan pentingnya transparansi dan edukasi terhadap mekanisme layanan syarikah yang kini menjadi bagian dari transformasi besar pelayanan haji Indonesia.

“Meski kami di Komisi VIII memahami bahwa sistem ini memiliki kelebihan dari segi efisiensi dan pelayanan, tetapi masyarakat perlu mendapatkan informasi yang lengkap agar tidak salah paham,” katanya.

Baca Juga : Tantangan Baru Embarkasi Surabaya Soal Penyusunan Kloter Berbasis Syariah Bukan Daerah

Politisi NasDem ini berharap klarifikasi dari Kementerian Agama nantinya bisa memberikan pemahaman yang utuh kepada masyarakat, terutama bagi mereka yang sedang bersiap menjalankan ibadah haji tahun ini. Ia juga menilai pentingnya pembenahan ini demi kelancaran pelayanan haji tahun-tahun mendatang.

“Tahun ini adalah fase transisi. Harapannya, dengan pemahaman yang lebih baik, jemaah tahun depan bisa lebih siap dan nyaman dengan sistem yang diterapkan,” pungkasnya.

Diketahui, pemerintah melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) mulai tahun ini menerapkan sistem layanan haji berbasis syarikah secara menyeluruh di Makkah. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya reformasi dan peningkatan kualitas layanan jemaah di Tanah Suci.

Berita Terbaru

Trans Jatim Gratis Sehari di Harhubnas 2026, Khofifah Dorong Warga Beralih ke Transportasi Publik

Trans Jatim Gratis Sehari di Harhubnas 2026, Khofifah Dorong Warga Beralih ke Transportasi Publik

Kamis, 17 Sep 2026 08:41 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 08:41 WIB

Jurnas.net — Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggratiskan layanan Trans Jatim selama satu hari pada Kamis (17/9/2026). Kebijakan tersebut diberlakukan b…

Kemenkeu Jatim Sita 284 Juta Batang Rokok Ilegal, Nilainya Capai Rp424,76 Miliar

Kemenkeu Jatim Sita 284 Juta Batang Rokok Ilegal, Nilainya Capai Rp424,76 Miliar

Rabu, 16 Sep 2026 21:32 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 21:32 WIB

Jurnas.net – Peredaran rokok ilegal di Jawa Timur masih menjadi perhatian serius pemerintah. Hingga September 2026, Kementerian Keuangan mencatat ribuan p…

17 Siswa dan Guru di Jepara Keracunan MBG

17 Siswa dan Guru di Jepara Keracunan MBG

Rabu, 16 Sep 2026 20:37 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 20:37 WIB

Jurnas.net - Sebanyak 17 penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah  mengalami keracunan. Penerima manfaat dari …

Bawaslu DIY-Kejati DIY Perkuat Sinergi Pencegahan Pelanggaran Pemilu

Bawaslu DIY-Kejati DIY Perkuat Sinergi Pencegahan Pelanggaran Pemilu

Rabu, 16 Sep 2026 19:40 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:40 WIB

Jurnas.net - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) DIY memperkuat sinergi dalam upaya mencegah…

Saksi Ungkap Detik-detik Louis Dipukul dan Dicekik, Rekaman CCTV Jadi Kunci Pembuktian

Saksi Ungkap Detik-detik Louis Dipukul dan Dicekik, Rekaman CCTV Jadi Kunci Pembuktian

Rabu, 16 Sep 2026 19:01 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 19:01 WIB

Jurnas.net – Kesaksian saksi Imam dalam sidang perkara dugaan pengeroyokan Louis di sebuah gudang buah kawasan Tanjungsari, Surabaya, menjadi sorotan. Bukan h…

PLN UIK Tanjung Jati B Bidik Kemandirian Sampah Desa Tempur

PLN UIK Tanjung Jati B Bidik Kemandirian Sampah Desa Tempur

Rabu, 16 Sep 2026 17:12 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 17:12 WIB

Jurnas.net - PT PLN (Persero) UIK Tanjung Jati B melakukan pendampingan di Desa Tempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Kemandirian…