Sakit Hati dan Cemburu: Polda Jatim Tangkap Pemuda Sebar Foto Vulgar di Grup Telegram

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Polda Jatim merilis kasus asusila. (Insani/Jurnas.net)
Polda Jatim merilis kasus asusila. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur berhasil membongkar kasus kejahatan siber bermuatan asusila yang melibatkan korban seorang anak di bawah umur. Seorang pria berinisial AMA, 29, warga Jakarta Selatan, ditangkap karena menyebarkan foto dan video tanpa busana milik korban melalui media sosial.

Kasus ini terungkap setelah keluarga korban, seorang remaja putri berusia 16 tahun, melapor ke Polda Jatim pada 4 Juli 2025. Laporan resmi diterima tiga hari kemudian dan langsung ditangani oleh Subdit Siber Ditreskrimsus.

Kepala Subbidang Penerangan Masyarakat (Kaur Penum) Bidang Humas Polda Jatim, Kompol Gandi Darma Yudhanto, menjelaskan bahwa pelaku dan korban berkenalan lewat media sosial pada pertengahan 2024. Komunikasi intens berlanjut ke aplikasi WhatsApp, hingga akhirnya pelaku meminta korban mengirimkan foto dan video tanpa busana.

"Hubungan itu berlangsung sekitar satu tahun. Awalnya tanpa paksaan, namun pelaku mulai menekan korban untuk terus mengirimkan konten. Saat permintaan ditolak, pelaku menyebarkan materi pribadi tersebut di grup Telegram," kata Gandi, Jumat, 15 Agustus 2025.

Kasubdit Siber Ditreskrimsus Polda Jatim, AKBP Nandu Dianata, mengungkapkan motif pelaku bukan untuk keuntungan ekonomi, melainkan rasa sakit hati dan cemburu.

"Selama komunikasi lancar, korban rutin mengirimkan foto dan video. Namun, ketika korban menjalin hubungan dengan orang lain dan berhenti mengirim konten, pelaku merasa kecewa lalu mengancam dan menyebarkannya," jelas Nandu.

Baca Juga : Polda Jatim Turunkan Tim Jatanras Buru Sindikat Curanmor Lumajang

Polisi memastikan tidak pernah ada pertemuan langsung antara keduanya, dan seluruh interaksi dilakukan secara daring. Meski begitu, dampaknya pada korban sangat berat. "Sampai korban putus sekolah," kata Nandu.

Trauma Berat, Korban Putus SekolahAkibat penyebaran konten tersebut, korban mengalami trauma mendalam hingga enggan melanjutkan sekolah. Pihak keluarga memutuskan memindahkannya ke sekolah lain demi pemulihan mental, sementara Polda Jatim memberikan pendampingan psikologis.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa dua unit ponsel, dua kartu SIM, dua akun WhatsApp, satu akun Telegram, dan tangkapan layar unggahan asusila.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 45 ayat (1) jo Pasal 27 ayat (1) UU ITE dan Pasal 29 jo Pasal 4 UU Pornografi dengan ancaman penjara hingga 12 tahun dan/atau denda Rp250 juta–Rp6 miliar.

"Kasus ini menjadi perhatian serius karena menyangkut anak di bawah umur. Kami mengimbau remaja lebih berhati-hati di media sosial, jangan mudah membagikan informasi pribadi apalagi konten sensitif kepada orang yang baru dikenal," tegas Nandu.

Berita Terbaru

Bawaslu DIY Ajak Masyarakat Memahami Literasi Kepemiluan Melalui Bawaslu Membelajarkan Volume II

Bawaslu DIY Ajak Masyarakat Memahami Literasi Kepemiluan Melalui Bawaslu Membelajarkan Volume II

Sabtu, 05 Sep 2026 13:50 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 13:50 WIB

Jurnas.net - Badan Pengawas Pemilihan Umum Daerah Istimewa Yogyakarta (Bawaslu DIY) memperkuat kapasitas internal dalam memahami tata kelola dan manajemen…

Lansia di Kulon Progo Sodomi Bocah 16 Tahun Bermodus Cuci Gamelan

Lansia di Kulon Progo Sodomi Bocah 16 Tahun Bermodus Cuci Gamelan

Sabtu, 05 Sep 2026 10:25 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 10:25 WIB

Jurnas.net - Seorang lansia berinisial SYT, 64, warga Kecamatan Panjatan, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) jadi tersangka dugaan tindakan…

PSIM Jaga Tradisi Lewat Slogan 'Honor the Legacy' Tapaki Usia ke 97

PSIM Jaga Tradisi Lewat Slogan 'Honor the Legacy' Tapaki Usia ke 97

Sabtu, 05 Sep 2026 08:07 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 08:07 WIB

Jurnas.net – PSIM Jogja genap menginjak usia ke-97 tahun pada Sabtu, 5 September 2026. Momentum pertambahan umur ini dirayakan manajemen Laskar Mataram dengan m…

Pertamina Jatuhi Sanksi Terhadap 180 SPBU se-Jateng DIY Akibat Lakukan Penyalahgunaan

Pertamina Jatuhi Sanksi Terhadap 180 SPBU se-Jateng DIY Akibat Lakukan Penyalahgunaan

Sabtu, 05 Sep 2026 06:37 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 06:37 WIB

Jurnas.net - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah terus memperkuat pengawasan penyaluran BBM bersubsidi guna memastikan produk subsidi pemerinta…

Kebakaran Hutan Merembet ke Pondok Bunder, Jalur Pendakian Kawah Ijen Ditutup

Kebakaran Hutan Merembet ke Pondok Bunder, Jalur Pendakian Kawah Ijen Ditutup

Jumat, 04 Sep 2026 13:44 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 13:44 WIB

Jurnas.net — Kebakaran hutan di kawasan Pegunungan Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur, meluas hingga mendekati Pondok Bunder, salah satu jalur menuju Kawah Ijen. K…

Peringati HUT ke-81 Kejaksaan RI, Kejari Ngawi Gandeng KOMPAK Tanam Pohon Produktif di Srigati

Peringati HUT ke-81 Kejaksaan RI, Kejari Ngawi Gandeng KOMPAK Tanam Pohon Produktif di Srigati

Jumat, 04 Sep 2026 11:07 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 11:07 WIB

Jurnas.net — Peringatan Hari Lahir ke-81 Kejaksaan Republik Indonesia di Kabupaten Ngawi tidak sekadar diisi dengan seremoni. Kejaksaan Negeri (Kejari) Ngawi b…