Jurnas.net – Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron, mengobarkan semangat kebangkitan politik Demokrat di Jawa Timur dengan menyerukan agar seluruh kader kembali meneladani dan menceritakan “success story” kepemimpinan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Dalam acara Temu Kader Partai Demokrat Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Minggu, 2 November 2025, Herman menegaskan pentingnya kader turun langsung ke masyarakat untuk mengingatkan publik pada keberhasilan nyata yang pernah diraih Indonesia di masa pemerintahan SBY.
"Orang harus tahu apa itu success story Partai Demokrat. Sepuluh tahun SBY memimpin, ekonomi stabil, politik terkendali, pertahanan kuat, sosial berjalan baik. Itu bukan slogan, tapi fakta,” kata Herman, di hadapan ratusan kader.
Menurutnya, keberhasilan pemerintahan SBY menjadi bukti konkret bagaimana Partai Demokrat mampu mengelola negara dengan stabilitas dan keseimbangan.
"Utang IMF dilunasi lebih cepat, embargo militer dicabut, hubungan internasional membaik, dan ekonomi rakyat tumbuh lewat dukungan pada UMKM serta koperasi. Semua ada datanya. Ini yang harus disampaikan kepada masyarakat,” ujarnya.
Herman juga mendorong kader untuk terus menanamkan optimisme publik dengan mengunjungi Museum dan Galeri SBY di Pacitan, yang menjadi simbol perjalanan dan dedikasi Demokrat untuk bangsa.
"Bukan untuk membanding-bandingkan, tapi agar rakyat percaya bahwa negeri ini bisa lebih baik dan makmur. Itulah gerakan mesin partai,” katanya.
Selain menengok masa kejayaan masa lalu, Herman menekankan bahwa Demokrat memiliki masa depan cerah di bawah kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
"Mas AHY itu sosok cerdas, disiplin, dan berintegritas. Dari militer hingga akademik, selalu menjadi yang terbaik. Ini menunjukkan kualitas kepemimpinan yang akan membawa Demokrat kembali dipercaya rakyat,” jelasnya.
Herman menutup pertemuan dengan pesan penuh semangat kepada seluruh kader untuk menjadikan kisah sukses masa lalu sebagai energi menuju kemenangan masa depan.
"Kita mungkin belum bicara soal presiden, tapi sekarang saatnya meyakinkan rakyat bahwa Partai Demokrat adalah pilihan untuk Indonesia yang lebih baik,” pungkasnya.
Editor : Redaksi