Surabaya Tak Main-main! Buang Kasur ke Sungai Bisa Kena Denda Rp50 Juta

author Kurniawan

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kasur berada di tumpukan sampah yang dibuang warga ke Sungai Surabaya. (Humas Pemkot Surabaya)
Kasur berada di tumpukan sampah yang dibuang warga ke Sungai Surabaya. (Humas Pemkot Surabaya)

Jurnas.net - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan tak akan mentolerir warga yang membuang sampah sembarangan, terutama di sungai dan saluran air. Aksi buang sampah besar seperti kasur, sofa, hingga kayu ke sungai kini bukan lagi sekadar pelanggaran ringan, melainkan bisa berujung denda hingga Rp50 juta atau kurungan enam bulan.

Peringatan keras itu disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto, menyusul genangan air yang sempat terjadi di beberapa titik kota pada Rabu, 5 November 2025. Hasil pengecekan petugas menunjukkan penyumbatan saluran akibat tumpukan sampah menjadi penyebab utama genangan.

"Banjir bukan hanya karena hujan deras, tapi karena masih ada masyarakat yang kurang sadar kebersihan. Masih ada yang memanfaatkan momen hujan untuk sekalian buang sampah ke sungai,” kata Dedik, Senin, 10 November 2025.

Menurut Dedik, Pemkot Surabaya sudah menyiapkan berbagai fasilitas pengelolaan sampah, mulai dari Tempat Pembuangan Sementara (TPS) hingga layanan pengangkutan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Namun, perilaku sebagian warga yang membuang sampah besar secara sembarangan masih menjadi tantangan.

DLH Surabaya, kata Dedik, menegakkan sanksi sesuai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Sampah dan Kebersihan. Pelaku bisa dikenai tindak pidana ringan (tipiring) dengan denda minimal Rp75 ribu hingga Rp50 juta, atau pidana kurungan maksimal enam bulan.

"Sanksi ini bersifat progresif dan tercatat di sistem aplikasi DLH. Kalau pelaku mengulangi perbuatan, hukumannya bisa lebih berat,” ujar Dedik.

Baca Juga : Surabaya Punya TPS Khusus Sampah Besar: Cegah Pompa Rusak dan Banjir

Penindakan dilakukan oleh Tim Yustisi DLH yang setiap hari berpatroli bersama kepolisian. Tim ini tak hanya menindak, tetapi juga mengedukasi warga agar tidak membuang sampah sembarangan. "Hampir setiap hari kami terima laporan warga yang ketahuan membuang sampah sembarangan. Kami tindak tegas,” tegas Dedik.

Sebagai solusi, Pemkot Surabaya kini menyiapkan TPS dengan fasilitas bulky waste, tempat pembuangan khusus untuk sampah berukuran besar seperti kasur dan perabot rumah tangga. Fasilitas ini diharapkan menjadi alternatif agar warga tak lagi membuang barang bekas ke sungai.

Selain fokus pada pengelolaan sampah, DLH Surabaya juga rutin melakukan perantingan pohon untuk mengantisipasi potensi tumbang saat cuaca ekstrem. Dedik mengimbau masyarakat agar turut menjaga kebersihan dan keselamatan.

"Kalau hujan deras atau angin kencang, jangan berteduh di bawah pohon atau reklame. Mari kita jaga lingkungan bersama agar Surabaya tetap bersih dan aman,” pungkas Dedik.

Berita Terbaru

KPK Kuliti Skema Jual Beli Jabatan dan Fee Proyek, Bupati Ponorogo Diduga Nikmati Aliran Dana Miliaran

KPK Kuliti Skema Jual Beli Jabatan dan Fee Proyek, Bupati Ponorogo Diduga Nikmati Aliran Dana Miliaran

Jumat, 10 Apr 2026 14:41 WIB

Jumat, 10 Apr 2026 14:41 WIB

Jurnas.net — Sidang perdana kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Ponorogo nonaktif Sugiri Sancoko di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, J…

Panitia HBH Bawean Hadirkan Cita Rasa Kampung Halaman di Yogyakarta, Koki dan Menu Khas Didatangkan dari Bawean

Panitia HBH Bawean Hadirkan Cita Rasa Kampung Halaman di Yogyakarta, Koki dan Menu Khas Didatangkan dari Bawean

Jumat, 10 Apr 2026 13:17 WIB

Jumat, 10 Apr 2026 13:17 WIB

Jurnas.net – Gelaran Halal Bihalal (HBH) Bawean Internasional 2026 di Yogyakarta tak hanya menjadi ajang silaturahmi diaspora. Di balik kemegahan acara yang a…

Pemkab Banyuwangi Kendalikan Inflasi Saat Lebaran, Harga Pangan Tetap Stabil

Pemkab Banyuwangi Kendalikan Inflasi Saat Lebaran, Harga Pangan Tetap Stabil

Jumat, 10 Apr 2026 10:12 WIB

Jumat, 10 Apr 2026 10:12 WIB

Jurnas.net – Di tengah lonjakan konsumsi selama Ramadan hingga Idulfitri, Kabupaten Banyuwangi justru mampu menahan laju inflasi tetap rendah. Capaian ini b…

Yahya Zaini Dorong HBH Bawean Internasional Jadi Motor Perjuangan Pembangunan dan Investasi Masa Depan

Yahya Zaini Dorong HBH Bawean Internasional Jadi Motor Perjuangan Pembangunan dan Investasi Masa Depan

Jumat, 10 Apr 2026 09:21 WIB

Jumat, 10 Apr 2026 09:21 WIB

Jurnas.net - Penyelenggaraan Halal Bihalal (HBH) Bawean Internasional di Yogyakarta dinilai bukan sekadar ajang silaturahmi tahunan, tetapi memiliki dimensi…

Kementan Percepat Produksi 380 Ribu Benih Kelapa 2026, Sumenep Jadi Pusat Hilirisasi

Kementan Percepat Produksi 380 Ribu Benih Kelapa 2026, Sumenep Jadi Pusat Hilirisasi

Jumat, 10 Apr 2026 08:24 WIB

Jumat, 10 Apr 2026 08:24 WIB

Jurnas.net - Pemerintah pusat mulai memacu kesiapan sektor perkelapaan nasional dengan memastikan ketersediaan benih unggul untuk 2026. Langkah ini ditegaskan…

Pemkot Surabaya Terpakan WFH Jumat, Kinerja ASN Tetap Dipantau Ketat

Pemkot Surabaya Terpakan WFH Jumat, Kinerja ASN Tetap Dipantau Ketat

Jumat, 10 Apr 2026 07:06 WIB

Jumat, 10 Apr 2026 07:06 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kota Surabaya resmi mengubah pola kerja aparatur sipil negara (ASN) dengan menerapkan skema work from home (WFH) setiap hari Jumat.…