Pesantren Mambaul Maarif Cetak 155 Trainer: Siap Jadi Eco Pesantren Mandiri

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kegiatan Mainstreaming & Training of Trainers (ToT) Pengelolaan Sampah Pesantren. (Istimewa)
Kegiatan Mainstreaming & Training of Trainers (ToT) Pengelolaan Sampah Pesantren. (Istimewa)

Jurnas.net - Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif Denanyar Jombang, Jawa Timur, memulai langkah besar menuju Eco Pesantren Mandiri melalui kegiatan Mainstreaming & Training of Trainers (ToT) Pengelolaan Sampah yang digelar pada 16–17 November 2025. Program ini tidak hanya menyasar kebersihan lingkungan, tetapi juga membangun sistem pengelolaan sampah terpadu, yang mampu menopang kemandirian ekonomi pesantren.

Kegiatan dilaksanakan bekerja sama dengan P3M (Perkumpulan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat), CCEP Indonesia, dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jombang. Sebanyak 155 peserta yang terdiri dari pengurus asrama, ustaz-ustazah, santri, serta pengelola kebersihan mengikuti pelatihan intensif untuk menjadi trainer internal.

Ketua Umum Tim Eco Pesantren Mamba’ul Ma’arif, Hilmy, menegaskan bahwa isu lingkungan bukan lagi wacana pinggiran di pesantren, tetapi menjadi bagian penting dari pendidikan karakter dan moral.

"Pesantren hari ini tidak cukup hanya melahirkan santri yang alim, tetapi juga santri yang peduli lingkungan. Pengelolaan sampah yang baik adalah bagian dari akhlak, bagian dari ibadah,” kata Gus Hilmy, sapaan akrabnya.

Ia mengatakan Mambaul Maarif Denanyar ingin menunjukkan bahwa pesantren mampu menjadi pusat peradaban ekologis yang mandiri dan berkelanjutan. "Kami ingin membuktikan bahwa pesantren bisa berdikari, termasuk dalam pengelolaan lingkungan dan ekonomi berbasis sampah. Ini ikhtiar kami menuju pesantren hijau yang sesungguhnya,” ujarnya.

Selama dua hari, lanjutnya, peserta mendapatkan materi menyeluruh, mulai dari konsep hingga praktik lapangan. Materi meliputi Fiqh al-Bi’ah, etika lingkungan dalam perspektif Islam.

Materi lainnya, pemilahan sampah organik, anorganik daur ulang, dan residu. Lalu pembuatan kompos, eco-enzyme, biopori, serta budidaya maggot BSF. Kemudian sistem kerja Bank Sampah dan potensi ekonominya, serta manajemen Rumah Sampah Pesantren sebagai pusat pengolahan.

"Peserta juga melakukan praktik langsung di area pesantren, memastikan pelatihan benar-benar aplikatif dan siap dijalankan setelah kegiatan selesai," katanya.

Salah satu capaian strategis dari ToT ini adalah terbentuknya Tim Pengelola Sampah Pesantren, yang akan bekerja dalam divisi operasional, organik, anorganik, administrasi, dan edukasi. Tim ini bertanggung jawab menjalankan pemilahan sampah dari kamar dan dapur, pengumpulan harian, penimbangan, pencatatan tabungan sampah, hingga penyetoran rutin ke Bank Sampah Induk DLH Jombang.

"Kemudian juga lahir pula rencana implementasi Eco Pesantren, yang secara bertahap akan diterapkan di seluruh asrama dan unit pendidikan," ujar Gus Hilmy.

Program ini tidak hanya menyehatkan lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi pesantren. Dari hasil pemetaan sampah pesantren, potensi pendapatan mencapai Rp 3,5–7 juta per bulan dari penjualan botol PET, gelas plastik, kardus, dan logam, serta produk organik seperti kompos, eco-enzyme, dan maggot.

"Pendapatan ini cukup untuk menutup biaya operasional pengelolaan sampah sebesar Rp 5,98 juta per bulan, sehingga pesantren berpotensi mandiri dalam kurun 4–6 bulan," ucapnya.

Menurut Gus Hilmy, ini menjadi bukti bahwa pengelolaan sampah bukan sekadar aktivitas sosial, tetapi juga strategi pemberdayaan ekonomi pesantren. "Sampah yang selama ini dianggap beban, sebenarnya punya nilai ekonomi. Dengan sistem yang tepat, pesantren bisa untung sekaligus menjaga bumi,” kata Gus Hilmy.

Program Eco Pesantren juga mampu menekan biaya operasional lain, seperti pengurangan pembelian pembersih kimia, pakan hewan, hingga biaya kebersihan harian. Dengan semua capaian ini, Mamba’ul Ma’arif Denanyar siap menjadi role model Eco Pesantren di Kabupaten Jombang. Dukungan dari P3M, CCEP Indonesia, dan DLH Jombang memperkuat optimisme tersebut.

Ke depan, kata Gus Hilmy, pesantren juga membuka ruang kerja sama dengan berbagai pihak yang bergerak di bidang lingkungan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat. "Ini bukan akhir, tapi awal dari gerakan besar. Kami ingin gerakan hijau ini menular ke pesantren-pesantren lain di Jombang dan Indonesia,” pungkasnya.

Berita Terbaru

PSS Sleman Tampung Masukan Suporter Jelang Kompetisi Super League Bergulir

PSS Sleman Tampung Masukan Suporter Jelang Kompetisi Super League Bergulir

Selasa, 01 Sep 2026 11:24 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 11:24 WIB

Jurnas.net - Manajemen PSS Sleman menggelar acara sarasehan di Pendopo Omah PSS bersama perwakilan suporter BCS dan Slemania dalam rangka persiapan menjelang Ko…

Inovasi PSIM di Super League 2026/2027, Sediakan Tiket Musiman Bagi Suporter

Inovasi PSIM di Super League 2026/2027, Sediakan Tiket Musiman Bagi Suporter

Selasa, 01 Sep 2026 08:15 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 08:15 WIB

Jurnas.net – Manajemen PSIM Jogja secara resmi meluncurkan program tiket terusan atau season pass untuk mengarungi bergulirnya kompetisi liga musim 2026/27. Lan…

Gus Kikin Pimpin PBNU, Golkar Jatim Gelar Tasyakuran dan Dorong NU Perkuat Peran Kebangsaan

Gus Kikin Pimpin PBNU, Golkar Jatim Gelar Tasyakuran dan Dorong NU Perkuat Peran Kebangsaan

Senin, 31 Agu 2026 19:27 WIB

Senin, 31 Agu 2026 19:27 WIB

Jurnas.net – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Timur menggelar tasyakuran atas terpilihnya KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin sebagai Ketua U…

Surabaya Dinilai Relatif Mandiri Secara Fiskal, Potensi Investasi Masih Bisa Dongkrak PAD

Surabaya Dinilai Relatif Mandiri Secara Fiskal, Potensi Investasi Masih Bisa Dongkrak PAD

Senin, 31 Agu 2026 14:39 WIB

Senin, 31 Agu 2026 14:39 WIB

Jurnas.net — Kota Surabaya dinilai masih memiliki ruang yang besar untuk memperkuat kemandirian fiskalnya. Salah satu indikatornya terlihat dari rasio P…

Muhammadiyah Ucapkan Selamat kepada Rais Aam dan Ketua Umum PBNU Terpilih

Muhammadiyah Ucapkan Selamat kepada Rais Aam dan Ketua Umum PBNU Terpilih

Senin, 31 Agu 2026 11:16 WIB

Senin, 31 Agu 2026 11:16 WIB

Jurnas.net — Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir menyampaikan selamat atas terpilihnya KH Miftahul Ahyar sebagai Rais Aam dan KH Abdul Hak…

PLN UIT JBM Berbagi Senyum dan Harapan untuk Anak-anak Pejuang Kanker

PLN UIT JBM Berbagi Senyum dan Harapan untuk Anak-anak Pejuang Kanker

Senin, 31 Agu 2026 10:09 WIB

Senin, 31 Agu 2026 10:09 WIB

Jurnas.net — Energi bagi sebagian orang mungkin identik dengan listrik. Namun bagi anak-anak yang tengah berjuang melawan kanker, energi juga dapat berarti p…