Operasi Terpadu Pemulihan Aceh Pascabencana: TNI - Polri dan PLN Bergerak Satu Komando Pulihkan Listrik

author Rahmat

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin (kedua dari kiri) bersama Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto (kiri), Gubernur Aceh, Dirut PLN rapat koordinasi pemulihan Aceh pascabenca. (PLN UID Jatim)
Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin (kedua dari kiri) bersama Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto (kiri), Gubernur Aceh, Dirut PLN rapat koordinasi pemulihan Aceh pascabenca. (PLN UID Jatim)

Jurnas.net - Upaya pemulihan listrik di Aceh pascabencana banjir bandang dan longsor memasuki fase percepatan. Untuk pertama kalinya, pemulihan kelistrikan dikerjakan melalui sebuah operasi terpadu lintas instansi, melibatkan Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Aceh, TNI, Polri, dan PLN dalam satu koordinasi penuh.

Penguatan kolaborasi ini menjadi krusial karena sejumlah wilayah masih terisolasi, akses darat terputus, dan ribuan warga bergantung pada percepatan pemulihan listrik untuk kebutuhan dasar hingga layanan publik.

Menteri Pertahanan (Menhan), Sjafrie Sjamsoeddin, menegaskan bahwa pemerintah memprioritaskan percepatan distribusi logistik dan pemulihan layanan listrik, terutama di wilayah yang sulit dijangkau. Sjafrie juga mengapresiasi langkah cepat PLN yang sejak hari pertama sudah bergerak menormalkan jaringan, termasuk pada wilayah yang kondisinya sangat berat.

“Prioritas utama pemerintah saat ini adalah pendorongan logistik makanan, pakaian, obat-obatan. Semua akan didorong dengan alutsista TNI ke titik-titik terdampak. Mobilitas udara diperkuat, helikopter ditambah, karena listrik harus segera hidup dalam waktu singkat,” kata Sjafrie, Selasa, 2 Desember 2025.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, juga mengerahkan tim khusus untuk mempercepat penanganan lapangan. Menurutnya, percepatan pemulihan listrik menjadi kunci stabilitas layanan publik pascabencana.

“Kebutuhan listrik ini sangat krusial. Pemerintah daerah, TNI, Polri, dan PLN bekerja siang malam agar masyarakat terdampak segera kembali menikmati layanan listrik,” jelas Tito.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (kedua dari kiri) berkoordinasi terkait penanganan bencana alam di Aceh. (Humas PLN UID Jatim)Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (kedua dari kiri) berkoordinasi terkait penanganan bencana alam di Aceh. (Humas PLN UID Jatim)

Sementara itu, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan bahwa PLN mengerahkan tim dan sumber daya dari berbagai unit di Indonesia untuk mempercepat pemulihan. Semua langkah dilakukan mengikuti arahan langsung Presiden.

“Sesuai arahan Presiden, seluruh kekuatan PLN harus dikerahkan untuk membantu Aceh. Kami berkolaborasi dengan semua pihak, tanpa jeda,” tegas Darmawan.

Sejumlah langkah besar dilakukan, antara lain pengiriman tower emergency dari Jakarta ke Banda Aceh menggunakan pesawat Hercules TNI AU. Kemudian pengangkutan material melalui jalur darat dan laut dengan dukungan TNI AD dan Kepolisian, pembukaan akses area terisolasi oleh TNI AD untuk jalur material dan tim teknis PLN, dan penggunaan helikopter untuk menerbangkan material tower ke titik yang tidak dapat dijangkau kendaraan.

Petugas PLN bersama Personel TNI melakukan pendistribusian material tower, genset, dan bantuan di wilayah Bireuen, Aceh menggunakan helikopter. (Humas PLN UID Jatim)Petugas PLN bersama Personel TNI melakukan pendistribusian material tower, genset, dan bantuan di wilayah Bireuen, Aceh menggunakan helikopter. (Humas PLN UID Jatim)

Kata Darmawan, bahwa soliditas lintas instansi sangat menentukan percepatan pemulihan. "Kami harus membuka helipad, dan pasukan TNI–Polri turun langsung membantu. Kekompakan inilah yang membuat pemulihan berjalan lebih cepat,” ujar Darmawan.

Selain memperbaiki jaringan listrik, seluruh instansi juga menyiapkan operasi kemanusiaan terpadu. Posko darurat, dapur umum, serta fasilitas dukungan untuk pengungsi dibangun bersama.

Polri memastikan kelancaran komunikasi dan keamanan di tengah jaringan yang sempat terputus. TNI AD membantu mobilisasi logistik hingga titik-titik yang sebelumnya tidak dapat diakses kendaraan.

“Seluruh komponen kekuatan Indonesia bergerak bersama. Semangat gotong royong ini yang membuat percepatan pemulihan terasa nyata. Semoga Aceh segera pulih,” tandas Darmawan.

Berita Terbaru

Pelayaran ke Bawean Lumpuh Akibat Cuaca Buruk, Jenazah Dipulangkan Pakai Perahu Nelayan

Pelayaran ke Bawean Lumpuh Akibat Cuaca Buruk, Jenazah Dipulangkan Pakai Perahu Nelayan

Selasa, 15 Sep 2026 20:16 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 20:16 WIB

Jurnas.net - Gelombang tinggi kembali mengganggu akses transportasi laut menuju Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Sejak Jumat (11/9/2026), dua kapal…

Dengar Masukan Tenant, Direksi SIER Pastikan Kawasan Industri Tetap Aman dan Nyaman

Dengar Masukan Tenant, Direksi SIER Pastikan Kawasan Industri Tetap Aman dan Nyaman

Selasa, 15 Sep 2026 18:26 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 18:26 WIB

Jurnas.net – Jajaran Direksi PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) turun langsung menemui sejumlah tenant melalui program BOD Visit Tenant. Selain m…

Ratusan Anak-anak di Jepara Sulap Serbuk Kayu jadi Lukisan

Ratusan Anak-anak di Jepara Sulap Serbuk Kayu jadi Lukisan

Selasa, 15 Sep 2026 17:56 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 17:56 WIB

Jurnas.net - Sebanyak 150 anak dari seluruh kecamatan di Jepara mengikuti lomba kolase. Mereka menggunakan serbuk kayu sebagai bahan baku berkarya. Ketua…

KTP dan Ijazah Jadi Jaminan Kerja, Pemkot Surabaya Ingatkan Berpotensi Langgar Aturan

KTP dan Ijazah Jadi Jaminan Kerja, Pemkot Surabaya Ingatkan Berpotensi Langgar Aturan

Senin, 14 Sep 2026 14:23 WIB

Senin, 14 Sep 2026 14:23 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta masyarakat lebih waspada saat mencari pekerjaan melalui perusahaan penempatan pekerja rumah tangga (…

Pemkot Surabaya Ubah Cara Verifikasi Data Miskin, Warga Diajak Cek Penerima Bansos

Pemkot Surabaya Ubah Cara Verifikasi Data Miskin, Warga Diajak Cek Penerima Bansos

Senin, 14 Sep 2026 13:48 WIB

Senin, 14 Sep 2026 13:48 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mengubah pola verifikasi data kemiskinan melalui Musyawarah Kelurahan (Muskel). Forum yang selama ini i…

Demi Bisnis, Susi Air Ogah Sediakan Tiket Emergency untuk Layanan Darurat di Bawean

Demi Bisnis, Susi Air Ogah Sediakan Tiket Emergency untuk Layanan Darurat di Bawean

Senin, 14 Sep 2026 12:39 WIB

Senin, 14 Sep 2026 12:39 WIB

Jurnas.net - Ketika warga Bawean membutuhkan akses transportasi dalam kondisi darurat, kepastian untuk segera keluar dari pulau justru tidak tersedia. Skema…