Oknum Polisi Resmi Jadi Tersangka Pembunuhan Mahasiswi UMM

author Dadang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Jules Abraham Abast. (Insani/Jurnas.net)
Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Jules Abraham Abast. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur menetapkan Bripka AS sebagai tersangka dalam kasus dugaan pembunuhan Faradila Amalia Najwa (21), mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang ditemukan tewas di tepi sungai wilayah Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan. Penetapan status tersangka dilakukan setelah penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim mengantongi alat bukti yang dinilai cukup dan sah secara hukum.

Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Jules Abraham Abast, menjelaskan penyidik telah memeriksa sedikitnya enam orang saksi dalam perkara tersebut. Selain itu, dua unit telepon genggam milik korban juga telah diamankan sebagai bagian dari barang bukti.

“Berdasarkan hasil perkembangan penyidikan sejauh ini, penyidik telah memeriksa enam saksi dan menemukan dua handphone milik korban,” kata Jules, saat konferensi pers di Mapolda Jatim, Kamis, 18 Desember 2025.

Menurut Jules, status Bripka AS resmi ditingkatkan dari terduga pelaku menjadi tersangka setelah terpenuhinya unsur minimal dua alat bukti sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

“Alat bukti yang kami miliki meliputi keterangan saksi, alat bukti surat, serta petunjuk. Dengan terpenuhinya unsur tersebut, maka terhadap Bripka AS ditetapkan sebagai tersangka,” tegas Jules.

Sejak Selasa (17/12/2025), tersangka AS telah dilakukan penahanan dan ditempatkan di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Jawa Timur guna kepentingan penyidikan lanjutan. "Tersangka sudah kami tahan di Rutan Polda Jatim,” ujar Jules.

Meski satu tersangka telah diamankan, penyidik menegaskan bahwa kasus ini belum sepenuhnya tertutup. Tim penyidik masih mengembangkan perkara dan melakukan pengejaran terhadap pihak lain yang diduga terlibat dalam rangkaian peristiwa tersebut.

“Penyidik masih melakukan pengembangan, termasuk pengejaran terhadap pelaku lain yang diduga turut terlibat,” kata Jules.

Dalam proses penyidikan, polisi juga telah menyita sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan langsung dengan tindak pidana, di antaranya kendaraan milik tersangka, telepon genggam korban, serta pakaian yang digunakan oleh korban dan tersangka.

“Barang bukti yang disita antara lain sarana kendaraan yang digunakan tersangka, handphone korban, serta pakaian yang dikenakan korban maupun tersangka,” jelas Jules.

Terkait kemungkinan keberadaan rekaman kamera pengawas (CCTV), pihak kepolisian belum dapat menyampaikan detail lebih lanjut. Jules menegaskan, seluruh informasi akan disampaikan secara bertahap sesuai perkembangan penyidikan. "Nanti akan kami sampaikan perkembangan selanjutnya, baik terkait pelaku lain maupun barang bukti tambahan,” ucap Jules.

Jules juga memastikan bahwa penanganan kasus ini dilakukan secara transparan, meski tersangka merupakan anggota Polri aktif. Bripka AS diketahui bertugas di Polres Probolinggo Kabupaten dan memiliki hubungan keluarga dengan korban, yakni sebagai kakak ipar. "Benar, tersangka merupakan kerabat korban dan berstatus sebagai anggota Polri aktif,” kata Jules.

Atas perbuatannya, tersangka akan menghadapi dua proses hukum sekaligus, yakni pidana umum dan proses etik kepolisian. "Terhadap yang bersangkutan akan dikenakan proses pidana umum dan juga proses kode etik kepolisian,” tegas Jules

Sementara itu, hasil autopsi terhadap jenazah Faradila Amalia Najwa masih dalam proses pemeriksaan dan belum dapat dipublikasikan. "Hasil autopsi masih berproses,” pungkas Jules singkat.

Diketahui sebelumnya, Faradila ditemukan meninggal dunia di tepi sungai Jalan Raya Purwosari–Pasuruan, Desa Wonorejo. Korban, yang merupakan warga Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, diduga kuat menjadi korban pembunuhan.

Polda Jawa Timur telah menerjunkan tim Subdit III Jatanras Ditreskrimum untuk menangani kasus ini secara intensif, mengingat adanya keterlibatan oknum aparat. Hingga kini, penyidik terus mendalami motif, peran para pelaku, serta rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban kehilangan nyawa.

Berita Terbaru

Kasus Pungli Perizinan ESDM Jatim, Anak Buah Khofifah Jadi Tersangka Keempat Dugaan Pungli Rp1,33 Miliar

Kasus Pungli Perizinan ESDM Jatim, Anak Buah Khofifah Jadi Tersangka Keempat Dugaan Pungli Rp1,33 Miliar

Selasa, 28 Jul 2026 19:47 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 19:47 WIB

Jurnas.net – Penyidikan kasus dugaan pungutan liar (pungli) dalam proses penerbitan perizinan di Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa T…

PSIM Yogyakarta Gaet Striker Asal Spanyol

PSIM Yogyakarta Gaet Striker Asal Spanyol

Selasa, 28 Jul 2026 18:58 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 18:58 WIB

Jurnas.net - PSIM Yogayakarta secara resmi memperkenalkan penyerang baru asal Spanyol, Adrian Dalmau, untuk memperkuat kedalaman skuad Laskar Mataram dalam meng…

PLN Siagakan 60 Personel dan Sistem Berlapis Amankan Listrik Piala Presiden Elite 2026 di GBT

PLN Siagakan 60 Personel dan Sistem Berlapis Amankan Listrik Piala Presiden Elite 2026 di GBT

Selasa, 28 Jul 2026 17:19 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 17:19 WIB

Jurnas.net – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur, memastikan k…

Banyuwangi Pamerkan Inovasi Kesehatan di Forum Nasional: Mal Orang Sehat hingga Konsultasi WhatsApp 24 Jam

Banyuwangi Pamerkan Inovasi Kesehatan di Forum Nasional: Mal Orang Sehat hingga Konsultasi WhatsApp 24 Jam

Selasa, 28 Jul 2026 16:12 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 16:12 WIB

Jurnas.net – Berbagai inovasi layanan kesehatan yang dikembangkan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mendapat panggung di tingkat nasional. Bupati Banyuwangi Ipuk …

DPRD Jatim Dukung Akreditasi Rumah Sakit Berbasis Hasil Klinis, Soroti Minimnya Pemahaman Aturan BPJS

DPRD Jatim Dukung Akreditasi Rumah Sakit Berbasis Hasil Klinis, Soroti Minimnya Pemahaman Aturan BPJS

Selasa, 28 Jul 2026 15:34 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 15:34 WIB

Jurnas.net – Rencana Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengubah sistem akreditasi rumah sakit dari berbasis pemenuhan administrasi menjadi berbasis hasil klinis …

Musda Golkar Sumenep Digelar 29 Juli, Gus Navis Resmi Lolos Verifikasi sebagai Calon Tunggal Ketua DPD

Musda Golkar Sumenep Digelar 29 Juli, Gus Navis Resmi Lolos Verifikasi sebagai Calon Tunggal Ketua DPD

Selasa, 28 Jul 2026 14:31 WIB

Selasa, 28 Jul 2026 14:31 WIB

Jurnas.net – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Sumenep mulai mematangkan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI yang dijadwalkan b…