Cegah Aktivitas Negatif, Satpol PP Surabaya Amankan WRSE di TPU Kembang Kuning

author Kurniawan

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Satpol PP amankan wanita di area TPU Kembang Kuning Surabaya. (Humas Pemkot Surabaya)
Satpol PP amankan wanita di area TPU Kembang Kuning Surabaya. (Humas Pemkot Surabaya)

Jurnas.net - Upaya menjaga ketenteraman dan ketertiban umum di Kota Surabaya terus dilakukan secara berlapis oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Patroli rutin yang digelar secara masif dari pagi hingga malam hari bukan hanya ditujukan untuk penindakan, tetapi juga sebagai langkah deteksi dini terhadap kerentanan sosial di ruang-ruang publik.

Dalam patroli malam yang dilakukan petugas Satpol PP Kecamatan Sawahan, Minggu (18/1/2026), satu orang Wanita Rawan Sosial Ekonomi (WRSE) berhasil dijangkau di kawasan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kembang Kuning. Penjangkauan dilakukan saat petugas menyisir area pemakaman yang kerap menjadi lokasi rawan aktivitas sosial menyimpang setelah malam hari.

Kepala Satpol PP Kota Surabaya, Achmad Zaini, menegaskan bahwa patroli rutin merupakan bagian dari strategi pencegahan gangguan ketenteraman dan ketertiban umum (trantibum), sekaligus untuk melindungi ruang publik agar tidak disalahgunakan.

“Patroli dilakukan secara berjenjang, mulai tingkat kota hingga kecamatan. Saat patroli di TPU Kembang Kuning, petugas menemukan indikasi aktivitas negatif sehingga yang bersangkutan kami amankan ke kantor Satpol PP untuk penanganan lebih lanjut,” kata Zaini, Selasa, 20 Januari 2026.

Menurut Zaini, kawasan pemakaman, taman kota, hingga area sepi lainnya menjadi titik rawan yang memerlukan pengawasan berkelanjutan. Selain persoalan WRSE, patroli juga diarahkan untuk mengantisipasi berbagai potensi pelanggaran trantibum seperti pesta minuman keras, balap liar, tawuran, hingga tindakan asusila di ruang publik.

“Ruang publik harus tetap aman dan bermartabat. Karena itu patroli kami lakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan, tidak hanya terfokus pada satu lokasi,” tegasnya.

Zaini menambahkan, Satpol PP tidak bekerja sendiri dalam menjaga kondusivitas kota. Kolaborasi lintas sektor terus diperkuat bersama perangkat daerah, TNI, Polri, hingga unsur kewilayahan paling bawah.

“Kami memperkuat sinergi dengan kecamatan, kelurahan, RT/RW, serta masyarakat. Ketertiban kota tidak bisa dijaga sendiri oleh aparat,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dengan segera melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan atau berpotensi mengganggu ketertiban umum. “Laporan bisa disampaikan melalui petugas kami, kantor kelurahan atau kecamatan, maupun melalui Command Center 112 yang siaga 24 jam,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Umum Kecamatan Sawahan, Sutrisno, menyampaikan bahwa patroli di kawasan TPU Kembang Kuning telah menjadi agenda rutin, terutama pada jam-jam rawan.
“Patroli biasanya kami mulai sekitar pukul 23.00 WIB. Fokusnya untuk mencegah aktivitas WRSE dan gangguan trantibum lainnya,” ujarnya.

Selain TPU Kembang Kuning, Kecamatan Sawahan juga memantau sejumlah wilayah yang memiliki kerawanan sosial, termasuk kawasan eks lokalisasi Dolly dan wilayah sekitarnya seperti Putat Jaya, Pakis, Banyu Urip, Kupang Krajan, dan Petemon. “Semua wilayah tersebut menjadi perhatian kami agar lingkungan tetap aman dan kondusif bagi masyarakat,” pungkas Sutrisno.

Berita Terbaru

BARONG Group Jajaki Akuisisi Pabrik Rokok di Malaysia, Gus Lilur Konsultasi ke KBRI Kuala Lumpur

BARONG Group Jajaki Akuisisi Pabrik Rokok di Malaysia, Gus Lilur Konsultasi ke KBRI Kuala Lumpur

Senin, 16 Mar 2026 03:32 WIB

Senin, 16 Mar 2026 03:32 WIB

Jurnas.net – Upaya ekspansi industri rokok Indonesia ke pasar internasional terus dilakukan pelaku usaha nasional. Salah satunya dilakukan oleh Bandar Rokok N…

Jelang Nyepi, Penyeberangan Bali–Jawa Lumpuh Sejauh 30 Km

Jelang Nyepi, Penyeberangan Bali–Jawa Lumpuh Sejauh 30 Km

Minggu, 15 Mar 2026 20:57 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 20:57 WIB

Jurnas.net – Wakil Menteri Perhubungan Suntana turun langsung meninjau kepadatan antrean kendaraan pemudik dari Bali menuju Jawa yang terjadi di jalur menuju P…

Khofifah Berangkatkan 3.000 Pemudik Gratis Jalur Laut dari Jangkar ke Raas dan Sapudi

Khofifah Berangkatkan 3.000 Pemudik Gratis Jalur Laut dari Jangkar ke Raas dan Sapudi

Minggu, 15 Mar 2026 18:04 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 18:04 WIB

Jurnas.net – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, secara resmi memberangkatkan 3.000 peserta program Mudik-Balik Gratis Angkutan Lebaran 2026 moda t…

BARONG Grup Tuntaskan Tahap Awal, Gus Lilur Rancang 19 Pabrik Rokok dan Ribuan PR UMKM di Tiga Provinsi

BARONG Grup Tuntaskan Tahap Awal, Gus Lilur Rancang 19 Pabrik Rokok dan Ribuan PR UMKM di Tiga Provinsi

Minggu, 15 Mar 2026 13:00 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 13:00 WIB

Jurnas.net – Pengusaha rokok asal Jawa Timur, HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy, menyatakan telah menuntaskan tahap awal pembangunan bisnis rokok yang ia rintis …

Safari Ramadan KAHMI Jatim Ditutup di Kediri, 150 Alumni HMI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Safari Ramadan KAHMI Jatim Ditutup di Kediri, 150 Alumni HMI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Minggu, 15 Mar 2026 09:24 WIB

Minggu, 15 Mar 2026 09:24 WIB

Jurnas.net - Rangkaian kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah yang digelar oleh Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Jawa Timur resmi ditutup pada…

Gus Halim Sentil Legislator PKB: Jangan Terlena, Caleg Cadangan Siap Rebut Kursi

Gus Halim Sentil Legislator PKB: Jangan Terlena, Caleg Cadangan Siap Rebut Kursi

Jumat, 13 Mar 2026 21:36 WIB

Jumat, 13 Mar 2026 21:36 WIB

Jurnas.net - Ketua DPW PKB Jawa Timur, Abdul Halim Iskandar atau Gus Halim, melontarkan pesan tegas kepada para anggota legislatif petahana dari Partai…