Ahmad Sahroni Bongkar Pemerasan Berkedok KPK, Pelaku Minta Rp300 Juta Langsung Ditangkap

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, jumpa pers terkait KPK gadungan. (Dok: Jurnas.net)
Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, jumpa pers terkait KPK gadungan. (Dok: Jurnas.net)

Jurnas.net - Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, membongkar praktik penipuan dan pemerasan yang mengatasnamakan lembaga negara. Seorang perempuan berinisial D nekat menyamar sebagai pejabat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan meminta uang hingga Rp300 juta.

Alih-alih menjadi korban, Sahroni justru melakukan langkah taktis, menjebak pelaku hingga akhirnya ditangkap Polda Metro Jaya. Peristiwa ini bermula pada Senin, 6 April 2026, ketika pelaku mendatangi ruang tunggu Komisi III DPR RI dan meminta bertemu Sahroni yang tengah memimpin rapat. Kepada staf, ia mengaku sebagai “Kabiro Penindakan KPK” dan membawa pesan dari pimpinan lembaga tersebut.

“Saya tidak merasa ada janji dengan siapa pun. Tapi karena disampaikan staf, saya keluar rapat untuk menemui,” kata Sahroni, Sabtu, 11 April 2026.

Saat pertemuan berlangsung, pelaku langsung menyampaikan permintaan uang sebesar Rp300 juta, dengan dalih menjalankan perintah pimpinan KPK. Namun, tidak ada penjelasan mengenai perkara apa pun.

Merasa janggal, Sahroni segera melakukan verifikasi langsung ke pimpinan KPK. Hasilnya, identitas pelaku dipastikan palsu. "Begitu saya cek, dia bukan pegawai KPK. Dari situ saya langsung koordinasi dengan kepolisian. Kalau ini penipuan, harus dihentikan. Kepada pejabat saja berani, apalagi ke masyarakat,” tegasnya.

Untuk mengungkap kasus ini, Sahroni bersama aparat menyusun skenario penangkapan. Ia berpura-pura memenuhi permintaan pelaku dengan menyiapkan uang dan mengirimkannya sesuai arahan pelaku, sambil berkoordinasi dengan penyidik.

Begitu transaksi terjadi, tim dari Polda Metro Jaya langsung bergerak dan menangkap pelaku pada Kamis, 9 April 2026. Dalam penangkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa uang sekitar USD 17.400 atau setara Rp300 juta, serta sejumlah atribut palsu seperti stempel dan surat berkop KPK yang digunakan untuk meyakinkan korban.

Sahroni menegaskan, kasus ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat terhadap maraknya penipuan yang mencatut nama institusi negara. Ia memastikan akan terus mengawal proses hukum hingga tuntas di pengadilan.

"Ini harus ditindak tegas. Jangan sampai masyarakat jadi korban. Modus seperti ini sangat berbahaya karena membawa nama lembaga resmi,” pungkasnya.

Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Siapkan 40 Cabor Lewat Piala Wali Kota 2026, Bidik Dominasi Porprov 2027

Pemkot Surabaya Siapkan 40 Cabor Lewat Piala Wali Kota 2026, Bidik Dominasi Porprov 2027

Sabtu, 11 Apr 2026 16:08 WIB

Sabtu, 11 Apr 2026 16:08 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tancap gas menyiapkan kekuatan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Jawa Timur 2027. Melalui ajang Piala…

Transportasi Bawean Semrawut, Pemkab Gresik Didesak Akhiri Tiket Mahal dan Langka

Transportasi Bawean Semrawut, Pemkab Gresik Didesak Akhiri Tiket Mahal dan Langka

Sabtu, 11 Apr 2026 15:19 WIB

Sabtu, 11 Apr 2026 15:19 WIB

Jurnas.net – Persoalan transportasi laut rute Gresik–Bawean menjadi salah satu topik dalam forum Halal Bihalal (HBH) Bawean Internasional di Yogyakarta, Sabtu, …

Prof Sulaiman Bongkar Carut Marut Tiket Kapal Gresik - Bawean: Mahal dan Dikuasai Calo

Prof Sulaiman Bongkar Carut Marut Tiket Kapal Gresik - Bawean: Mahal dan Dikuasai Calo

Sabtu, 11 Apr 2026 13:34 WIB

Sabtu, 11 Apr 2026 13:34 WIB

Jurnas.net - Persoalan transportasi laut Gresik–Bawean kembali disorot tajam dalam sarasehan Halal Bihalal (HBH) Bawean Internasional di Yogyakarta. Bukan s…

Ekspor IKM Surabaya Tembus 2,73 Juta Dolar AS, SIL Festival 2026 Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal

Ekspor IKM Surabaya Tembus 2,73 Juta Dolar AS, SIL Festival 2026 Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal

Sabtu, 11 Apr 2026 12:09 WIB

Sabtu, 11 Apr 2026 12:09 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menutup rangkaian Surabaya Industrial & Labour (SIL) Festival 2026 dengan capaian yang melampaui ekspektasi. Tak …

Ali Mufthi Tantang IMM-PMII Jatim Perkuat Jati Diri dan Kuasai Ilmu Hadapi Dinamika Bangsa

Ali Mufthi Tantang IMM-PMII Jatim Perkuat Jati Diri dan Kuasai Ilmu Hadapi Dinamika Bangsa

Sabtu, 11 Apr 2026 11:29 WIB

Sabtu, 11 Apr 2026 11:29 WIB

Jurnas.net - Kunjungan aktivis Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jawa Timur ke kantor DPD Partai Golkar Jatim…

Samwil: HBH Bawean Internasional Momentum Strategis untuk Perubahan dan Penguatan Infrastruktur

Samwil: HBH Bawean Internasional Momentum Strategis untuk Perubahan dan Penguatan Infrastruktur

Sabtu, 11 Apr 2026 09:44 WIB

Sabtu, 11 Apr 2026 09:44 WIB

Jurnas.net - Halal Bihalal (HBH) Bawean Internasional tahun ini menjelma lebih dari sekadar ajang silaturahim diaspora. Di balik kehadiran warga Bawean dari…