Disbun Jatim Gandeng Universitas Brawijaya Cetak Petani Muda Tembakau Inovatif Melalui Pelatihan Angkatan V

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Plt Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur, Heru Suseno, tengah foto bersama di sela pelatihan inovasi pertanian untuk Petani Muda Tembakau Angkatan V.(Istimewa)
Plt Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur, Heru Suseno, tengah foto bersama di sela pelatihan inovasi pertanian untuk Petani Muda Tembakau Angkatan V.(Istimewa)

Jurnas.net – Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan Universitas Brawijaya kembali memperkuat kapasitas generasi muda di sektor perkebunan melalui Pelatihan Inovasi Pertanian untuk Petani Muda Tembakau Angkatan V. Kegiatan yang berlangsung pada 17–20 Juni 2026 ini diikuti petani muda dari empat kabupaten sentra tembakau di Pulau Madura, yakni Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep.

Pelatihan yang telah memasuki angkatan kelima tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menyiapkan regenerasi petani tembakau yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, mampu menghasilkan produk berkualitas, serta memiliki daya saing di tengah tantangan sektor pertanian yang semakin kompleks.

Selama empat hari, para peserta memperoleh materi mengenai inovasi pertanian, teknologi budidaya tembakau, pengelolaan usaha tani, peningkatan kualitas hasil panen, pemanfaatan teknologi digital, hingga pengembangan jejaring usaha agribisnis. Selain pembelajaran di kelas, peserta juga mengikuti praktik lapangan dan diskusi interaktif bersama akademisi Universitas Brawijaya dan para praktisi.

Dalam sambutannya, Plt Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur, Heru Suseno, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan komitmen untuk menjadi bagian dari pembangunan sektor perkebunan di Jawa Timur.

"Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, khususnya Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur, saya menyampaikan apresiasi dan selamat datang kepada seluruh peserta yang telah berkomitmen mengikuti pelatihan ini. Kehadiran saudara-saudara sekalian merupakan wujud semangat generasi muda untuk terus berkontribusi dalam pembangunan sektor perkebunan, khususnya komoditas tembakau yang menjadi salah satu komoditas unggulan dan strategis di wilayah Madura," kata Heru, Rabu, 17 Juni 2026.

Menurut Heru, sektor pertanian dan perkebunan saat ini menghadapi tantangan yang tidak ringan. Perubahan iklim, keterbatasan sumber daya, fluktuasi harga, hingga tuntutan pasar terhadap produk yang berkualitas dan berkelanjutan menjadi persoalan yang harus dijawab melalui inovasi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Selain itu, regenerasi petani juga menjadi perhatian serius. Oleh karena itu, petani muda diharapkan mampu menjadi motor penggerak transformasi pertanian melalui penerapan teknologi dan inovasi di lapangan.

"Keberadaan petani muda menjadi sangat penting sebagai agen perubahan yang mampu menghadirkan ide-ide baru, memanfaatkan teknologi, serta menerapkan inovasi dalam kegiatan usaha tani. Petani muda tidak hanya dituntut mampu membudidayakan tanaman dengan baik, tetapi juga harus memiliki kemampuan membaca peluang usaha, mengelola risiko, memanfaatkan teknologi digital, dan mengembangkan usaha tani yang lebih modern, efisien, serta berdaya saing," tegasnya.

Heru menjelaskan, empat kabupaten asal peserta pelatihan merupakan sentra produksi tembakau yang memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan. Potensi tersebut, menurutnya, harus didukung oleh sumber daya manusia yang unggul agar mampu meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan petani.

"Melalui pelatihan ini, Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur berupaya memberikan bekal pengetahuan, keterampilan, dan wawasan kepada para petani muda mengenai inovasi pertanian, penerapan teknologi budidaya yang baik, pengelolaan usaha tani, peningkatan kualitas hasil, hingga pengembangan jejaring usaha yang dapat mendukung keberlanjutan agribisnis tembakau," katanya.

Ia juga mendorong seluruh peserta memanfaatkan pelatihan sebagai sarana belajar sekaligus membangun jejaring antarpetani maupun dengan para akademisi dan narasumber.

"Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, aktif berdiskusi, bertukar pengalaman, serta memanfaatkan kesempatan ini untuk memperluas wawasan dan membangun jejaring. Jadikan pelatihan ini sebagai sarana untuk meningkatkan kapasitas diri sehingga nantinya dapat menjadi pelopor dan penggerak pembangunan pertanian di daerah masing-masing," imbuhnya.

Heru menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan terus memberikan dukungan terhadap pengembangan komoditas tembakau melalui berbagai program strategis. Program tersebut meliputi peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penerapan teknologi budidaya yang baik, penguatan kelembagaan petani, pengembangan demofarm dan inovasi budidaya, serta peningkatan kualitas bahan baku tembakau yang berorientasi pada produktivitas, mutu, dan keberlanjutan lingkungan.

"Kami berharap para peserta yang mengikuti pelatihan ini dapat menjadi contoh dan sumber inspirasi bagi petani lainnya di daerah masing-masing, sehingga semakin banyak generasi muda yang tertarik untuk mengembangkan usaha di sektor pertanian dan perkebunan," pungkasnya.

Berita Terbaru

Raih Suara Terbanyak di Muswil VI, Lutfi J. Kurniawan Dorong Reposisi KAHMI Jatim sebagai Kekuatan Intelektual dan Civil

Raih Suara Terbanyak di Muswil VI, Lutfi J. Kurniawan Dorong Reposisi KAHMI Jatim sebagai Kekuatan Intelektual dan Civil

Senin, 28 Sep 2026 08:16 WIB

Senin, 28 Sep 2026 08:16 WIB

Jurnas.net – Lutfi J. Kurniawan, peraih suara terbanyak dalam pemilihan Presidium Majelis Wilayah (MW) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Jawa Timur …

NU, GUS DUR, DAN BROMOCORAH POLITIK

NU, GUS DUR, DAN BROMOCORAH POLITIK

Minggu, 27 Sep 2026 19:15 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 19:15 WIB

Oleh: HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy Warga NU, Kiai Kampung Penulis buku _Prabowo untuk Indonesia Raya_ Untuk memahami judul di atas, kita perlu lebih …

Sistem Zonasi Muswil KAHMI Jatim Bisa Jadi Contoh bagi MN dan MW se-Indonesia

Sistem Zonasi Muswil KAHMI Jatim Bisa Jadi Contoh bagi MN dan MW se-Indonesia

Minggu, 27 Sep 2026 18:05 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 18:05 WIB

Jurnas.net – Musyawarah Wilayah (Muswil) VI KAHMI Jawa Timur tidak hanya menjadi momentum memilih kepemimpinan baru periode 2026-2031. Forum yang digelar di T…

Bukan Sekadar Silaturahmi, PKS Jatim Minta Nasihat Para Kiai untuk Perkuat Kedekatan dengan Warga

Bukan Sekadar Silaturahmi, PKS Jatim Minta Nasihat Para Kiai untuk Perkuat Kedekatan dengan Warga

Minggu, 27 Sep 2026 15:34 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 15:34 WIB

Jurnas.net — Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Jawa Timur membuka ruang dialog dengan para kiai dan tokoh masyarakat melalui Silaturahmi Tokoh Agama dan Tokoh M…

HBB Bawean di Tengah Ancaman Gelombang, Pemkab Gresik Dinilai Minim Mitigasi

HBB Bawean di Tengah Ancaman Gelombang, Pemkab Gresik Dinilai Minim Mitigasi

Minggu, 27 Sep 2026 13:07 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 13:07 WIB

Jurnas.net — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik tengah dihadapkan pada pekerjaan rumah serius menjelang pelaksanaan Hari Besar Bawean (HBB) 2026 yang d…

HUT ke-25 Demokrat, DPC Gresik Gelar Donor Darah dan Ajak Warga Peduli Stok Darah

HUT ke-25 Demokrat, DPC Gresik Gelar Donor Darah dan Ajak Warga Peduli Stok Darah

Minggu, 27 Sep 2026 11:23 WIB

Minggu, 27 Sep 2026 11:23 WIB

Jurnas.net — Kepedulian terhadap kebutuhan darah masyarakat diwujudkan Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Demokrat Gresik melalui kegiatan bakti sosial donor d…