Perempuan Tonggak Negara, Agatha Retnosari: Ganjar-Atikoh Keluarga Ideal Indonesia Masa Kini

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Siti Atiqoh, istri Ganjar Pranowo saat berkampanye di Surabaya. (Istimewa)
Siti Atiqoh, istri Ganjar Pranowo saat berkampanye di Surabaya. (Istimewa)

Jurnas.net - Istri calon presiden (capres) nomor urut 3 Ganjar Pranowo, Siti Atikoh Supriyanti menyatakan, banyak faktor yang membuat seorang itu melakukan korupsi. Salah satunya yang paling umum adalah karena keserakahan.

Menurut Atikoh, untuk mencegah perilaku ini, perempuan atau seorang istri memiliki peran penting untuk mencegah suaminya untuk melakukan korupsi. Seperti yang dilakukannya, ia selalu mengingatkan suaminya, Ganjar Pranowo, untuk tidak korupsi dan membiasakan untuk menolak pemberian dari oknum tertentu.

"Ada banyak faktor orang itu menjadi koruptor. Diantaranya yang paling jamak karena memang dia serakah. Selain itu juga karena ada kesempatan dan kebutuhan. Kalau seorang istri menjadi penyebab suaminya korupsi, itu bisa saja terjadi. Tapi itu menurut saya faktornya sangat kecil," ujar Atikoh, saat berkunjung ke Surabaya.

Oleh karena itu, Atikoh memiliki solusi agar seseorang tidak menjadi koruptor. Yakni dengan membatasi gaya hidup tinggi dalam rumah tangga. Seperti pasangan suami istri harus menerapkan prinsip bahwa hidup harus sesuai dengan kebutuhan bukan keinginan.

"Solusi ini bisa menjadi benteng keluarga, agar tidak melakukan hal-hal yang menyimpang seperti korupsi. Biasakan hidup sederhana, jangan membeli sesuatu yang berdasarkan keinginan, tapi karena kebutuhan," ungkapnya.

Sebagai seorang istri, kata Atikoh, perempuan harus memberikan pengaruh positif kepada pasangannya, untuk menjauhi perilaku korupsi. "Sebagai seorang ibu, perempuan juga mempunyai peran penting untuk mendidik anak-anaknya agar bertindak jujur. Jadi perempuan mempunyai peran penting untuk mencegah korupsi ini," tandasnya.

[caption id="attachment_2832" align="alignnone" width="1600"] Siti Atiqoh, istri Ganjar Pranowo saat bertemu tokoh lintas agama di Surabaya. (Istimewa)[/caption]

Sementara itu, politisi perempuan PDI Perjuangan yang juga anggota DPRD Jatim, Agatha Retnosari mengaku sangat setuju dengan apa yang disampaikan Atikoh. Bahwa perempuan memiliki peran penting untuk mencegah pasangannya untuk tidak korupsi.

“Saya mengapresiasi pemikiran Ibu Atikoh, yang menjadikan perempuan sebagai kunci dalam keluaga agar tidak ada perilaku korupsi di keluarganya, khususnya pasangannya. Perempuan bisa saja menjadi penyebab suaminya korupsi, tapi peran perempuan juga lebih banyak menjadi faktor pencegah suaminya korupsi,” katanya.

Selama ini yang ia ketahui, lanjutnya, para koruptor yang tertangkap lebih banyak karena faktor keserakahan. Mereka masih tidak puas dengan apa yang ia dapat secara halal dan benar, sehingga akhirnya melakukan korupsi.

“Family values atau nilai-nilai baik keluarga telah dilakukan dengan baik oleh Bu Atikoh saat suaminya, Pak Ganjar Pranowo menjadi gubernur Jawa Tengah. Bu Atikoh menerapkan pencegahan korupsi sejak dini, di lingkungan keluarganya, ini role model atau contoh keluarga ideal indonesia masa kini” pungkas caleg dari Dapil Surabaya ini.

Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Perkuat Karakter Generasi Muda Hindu Lewat Utsawa Dharma Gita 2026

Pemkot Surabaya Perkuat Karakter Generasi Muda Hindu Lewat Utsawa Dharma Gita 2026

Senin, 15 Jun 2026 09:27 WIB

Senin, 15 Jun 2026 09:27 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter melalui berbagai kegiatan keagamaan dan b…

Raline Shah Terpukau Pesona Banyuwangi, Sebut Kawah Ijen dan Budaya Osing Layak Mendunia

Raline Shah Terpukau Pesona Banyuwangi, Sebut Kawah Ijen dan Budaya Osing Layak Mendunia

Senin, 15 Jun 2026 08:16 WIB

Senin, 15 Jun 2026 08:16 WIB

Jurnas.net – Keindahan alam dan kekayaan budaya Banyuwangi kembali mendapat perhatian dari kalangan publik figur nasional. Aktris, model, sekaligus Staf Khusus …

Dishub Surabaya Catat Kenaikan PAD Parkir 10 Persen Usai Terapkan Sistem Digital

Dishub Surabaya Catat Kenaikan PAD Parkir 10 Persen Usai Terapkan Sistem Digital

Senin, 15 Jun 2026 07:09 WIB

Senin, 15 Jun 2026 07:09 WIB

Jurnas.net -  Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melakukan reformasi tata kelola parkir melalui sistem digital mulai menunjukkan hasil nyata. Setelah …

Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai: Disebut Terima Rp21 Miliar di Sidang KPK Bikin Malu Presiden

Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai: Disebut Terima Rp21 Miliar di Sidang KPK Bikin Malu Presiden

Minggu, 14 Jun 2026 13:36 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 13:36 WIB

Jurnas.net – Polemik di tubuh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali menjadi sorotan publik setelah nama Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, …

Harga BBM Naik, Supermarket Berjejaring Tetap Jual Barang Sesuai HET

Harga BBM Naik, Supermarket Berjejaring Tetap Jual Barang Sesuai HET

Sabtu, 13 Jun 2026 16:13 WIB

Sabtu, 13 Jun 2026 16:13 WIB

Jurnas.net - Swalayan berjejaring tetap menjual berbagai barang kebutuhan pokok sesuai harga eceran tertinggi atau HET, di tengah lonjakan harga BBM non subsidi…

DPP PKB Ganti Musyafak Rouf dari Kursi Ketua DPC PKB Surabaya di Tengah Sorotan Korupsi MBG

DPP PKB Ganti Musyafak Rouf dari Kursi Ketua DPC PKB Surabaya di Tengah Sorotan Korupsi MBG

Jumat, 12 Jun 2026 18:36 WIB

Jumat, 12 Jun 2026 18:36 WIB

Jurnas.net – Karier politik Musyafak Rouf di internal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Surabaya memasuki babak baru. Di tengah namanya yang terus dikaitkan d…