Siswi SMK Surabaya Trauma Melihat Tentara Pasca Digauli Oknum TNI

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi - Siswi SMA/SMK
Ilustrasi - Siswi SMA/SMK

Jurnas.net - Seorang siswi SMK Surabaya berinisial A, 16, korban pemerkosaan oleh oknum anggota TNI berinisial SH, 25, sudah menjalani pemeriksaan yang dilakukan di POMAL Lantamal V Surabaya. Namun, pemeriksaan tersebut belum sampai tuntas lantara korban mengaku masih mengalami trauma.

"Korban sudah diperiksa tapi belum sampai selesai," kata Kuasa Hukum korban, Febri Kurniawan Pikulun, Sabtu, 27 Januari 2024

Kata Febri, korban ketakutan setiap melihat tentara. Oleh karena itu, pemeriksaan dihentikan sementara oleh penyidik POMAL. "Korban masih trauma jika melihat tentara. Oleha karenanya pemeriksaan dihentikan sementara," katanya.

Selain korban, sang ayah juga turut dimintai keterangannya. Selain itu, tambah Febri, beberapa saksi rencananya juga akan turut dimintai keterangannya dalam kasus tersebut. "Masih ada beberapa saksi lagi rencananya akan dimintai keterangannya oleh penyidik," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Women Crisis Center, Ana Abdilah menyatakan, gerakan yang mengkode atau mengisyaratkan kedaruratan demikian memang belum populer di indonesia. Sehingga banyak masyarakat yang belum peka dan sensitif. "Itu jadi gerakan dan populer di luar negeri dulu pas jaman-jaman pandemi covid," ujarnya.

Ia menambahkan, dalam kasus di Surabaya ini, kalau ada anak dengan kode seperti itu sebenarnya dapat dilihat juga dari sorot matanya. Jika sorot matanya tidak ditujukan pada orang maka hal itu dianggap agak susah.

"Jadi memang perlu memikirkan metode apa yang diajarkan ke anak supaya orang dewasa itu jadi paham atau tahu terkait situasi bahaya yang dihadapai si anak. Jadi edukasi, mitigasi, kasus kekerasan terhadap anak itu penting banget kita edukasikan ke anak, termasuk tidak sembarangan mau diajak irang dewasa atau berkata tidak untuk mengasah sensifitas anak," jelasnya.

Diketahui, seorang siswi SMK di Surabaya diduga diperkosa oleh seorang oknum anggota TNI disebuah hotel. Ia diduga mengalami pemerkosaab setelah sempat berkenalan dengan pelaku, yang sebelumnya mengaku sebagai seorang lulusan SMK jurusan yang sama dengan korban.

Kini, POMAL telah menetapkan SH sebagai tersangka atas kasus tersebut. Sementara korban masih dalam perlindungan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya, untuk pendampingan serta pemulihan trauma yang dialami korban A.

Berita Terbaru

Kebakaran Hutan Merembet ke Pondok Bunder, Jalur Pendakian Kawah Ijen Ditutup

Kebakaran Hutan Merembet ke Pondok Bunder, Jalur Pendakian Kawah Ijen Ditutup

Jumat, 04 Sep 2026 13:44 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 13:44 WIB

Jurnas.net — Kebakaran hutan di kawasan Pegunungan Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur, meluas hingga mendekati Pondok Bunder, salah satu jalur menuju Kawah Ijen. K…

Peringati HUT ke-81 Kejaksaan RI, Kejari Ngawi Gandeng KOMPAK Tanam Pohon Produktif di Srigati

Peringati HUT ke-81 Kejaksaan RI, Kejari Ngawi Gandeng KOMPAK Tanam Pohon Produktif di Srigati

Jumat, 04 Sep 2026 11:07 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 11:07 WIB

Jurnas.net — Peringatan Hari Lahir ke-81 Kejaksaan Republik Indonesia di Kabupaten Ngawi tidak sekadar diisi dengan seremoni. Kejaksaan Negeri (Kejari) Ngawi b…

Survei ARCI: Jember Home Care Jadi Program Primadona, 82,3 Persen Warga Puas

Survei ARCI: Jember Home Care Jadi Program Primadona, 82,3 Persen Warga Puas

Jumat, 04 Sep 2026 10:34 WIB

Jumat, 04 Sep 2026 10:34 WIB

Jurnas.net — Program Jember Home Care menjadi salah satu program Pemerintah Kabupaten Jember yang mendapat respons paling positif dari masyarakat. Meski baru b…

Amankan Jaringan Listrik Saat Festival Layang-layang, PLN UIT JBM Siagakan Personel di Surabaya

Amankan Jaringan Listrik Saat Festival Layang-layang, PLN UIT JBM Siagakan Personel di Surabaya

Kamis, 03 Sep 2026 15:08 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 15:08 WIB

Jurnas.net — PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) mengambil langkah preventif untuk menjaga keselamatan masyarakat s…

Gesah Bareng Bupati Banyuwangi, Beasiswa hingga Masa Depan Anak Disabilitas Jadi Sorotan

Gesah Bareng Bupati Banyuwangi, Beasiswa hingga Masa Depan Anak Disabilitas Jadi Sorotan

Kamis, 03 Sep 2026 14:09 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 14:09 WIB

Jurnas.net — Persoalan pendidikan di Banyuwangi tidak hanya berhenti pada akses masuk sekolah dan proses belajar mengajar. Masa depan siswa setelah lulus, t…

Survei ARCI: Elektabilitas Demokrat Jatim Naik dari 7,1 Persen Jadi 12,5 Persen, Ini Faktornya

Survei ARCI: Elektabilitas Demokrat Jatim Naik dari 7,1 Persen Jadi 12,5 Persen, Ini Faktornya

Kamis, 03 Sep 2026 13:31 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 13:31 WIB

Jurnas.net — Partai Demokrat menunjukkan tren peningkatan elektoral di Jawa Timur dalam setahun terakhir. Berdasarkan survei Accurate Research Consulting I…