Pabrik Pakan Ternak Investasi Rp656 Miliar di SIER: Buka 500 Lapangan Kerja Untuk 2026

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penandatanganan Perjanjian Pemanfaatan Tanah Industri (PPTI) antara PT Hui Hai Agriculture International Indonesia dan PT SIER di Wisma SIER pada Senin, 1 September 2025. (Humas PT SIER)
Penandatanganan Perjanjian Pemanfaatan Tanah Industri (PPTI) antara PT Hui Hai Agriculture International Indonesia dan PT SIER di Wisma SIER pada Senin, 1 September 2025. (Humas PT SIER)

Jurnas.net - PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) kembali menunjukkan perannya sebagai kawasan industri strategis di Indonesia. Hal ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Pemanfaatan Tanah Industri (PPTI) antara PT Hui Hai Agriculture International Indonesia dan PT SIER di Wisma SIER pada Senin, 1 September 2025.

Penandatanganan disaksikan Direktur Operasi PT SIER sekaligus Plt Direktur Pemasaran dan Pengembangan, Lussi Erniawati, serta jajaran manajemen Hui Hai dari Tiongkok dan Indonesia. Dari pihak Hui Hai hadir Mr Lin Haichun, Presiden Direktur Guangdong Huihai Agriculture and Animal Husbandry Technology Co Ltd, didampingi Mr Shen Zhihui (Direktur Audit), Mr Bai Xiaoping (Direktur PT Hui Hai Indonesia), dan Mr Liu Shanhong (Manajer Keuangan PT Hui Hai Indonesia).

Pabrik Modern, Target Operasi Desember 2026

Dalam kesempatan tersebut, Lin Haichun mengungkapkan rasa terima kasihnya atas dukungan penuh yang diberikan manajemen SIER. Hui Hai, salah satu perusahaan agrikultur dan peternakan terkemuka di Tiongkok, memilih Indonesia sebagai pasar strategis untuk ekspansi global.

“Indonesia adalah pasar potensial dengan pertumbuhan peternakan yang tinggi. Investasi kami mencapai Rp656 miliar untuk membangun pabrik pakan ternak modern di kawasan industri SIER, berdiri di atas lahan seluas 40.000 meter persegi,” kata Lin.

Pabrik tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada Desember 2026 dan diproyeksikan mampu menyerap 200 hingga 500 tenaga kerja lokal.

“Alasan kami memilih SIER karena fasilitas pendukung yang lengkap, manajemen yang profesional, serta dukungan nyata terhadap investor asing. Moto kami jelas: from Indonesia, for Indonesia. Kami ingin memberikan nilai tambah, menciptakan produk berkualitas, dan memberi keuntungan bagi banyak pihak,” tegas Lin.

Baca Juga : SIER Cetak Sejarah Raih Penghargaan SDM Terbaik Nasional di Ajang HCREA 2025

[caption id="attachment_8464" align="alignnone" width="1280"] Direktur Operasi PT SIER sekaligus Plt Direktur Pemasaran dan Pengembangan, Lussi Erniawati, dan Presiden Direktur Guangdong Huihai Agriculture and Animal Husbandry Technology Co Ltd, Mr Lin Haichun, beserta jajaran manajemen Hui Hai dari Tiongkok dan Indonesia. (Humas PT SIER)[/caption]

Selain membuka lapangan kerja, kehadiran pabrik ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem peternakan di Indonesia. Dengan kapasitas produksi besar, pabrik ini akan membantu memenuhi kebutuhan pakan ternak dalam negeri, mengurangi ketergantungan impor, dan meningkatkan daya saing sektor peternakan nasional.

Sementara itu, Lussi Erniawati menegaskan bahwa kerja sama ini lahir dari diskusi panjang dan kesepahaman bersama.

“PT SIER berkomitmen memberikan dukungan penuh agar investasi Hui Hai berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi perekonomian Jawa Timur dan Indonesia,” ujar Lussi.

Berita Terbaru

Sri Sultan Perintahkan Pemerintah Kabupaten/Kota Siapkan SE Awasi TPA

Sri Sultan Perintahkan Pemerintah Kabupaten/Kota Siapkan SE Awasi TPA

Kamis, 30 Apr 2026 19:15 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 19:15 WIB

Jurnas.net - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, mengambil langkah tegas menyikapi maraknya kasus kekerasan anak di TPA…

Daycare Little Aresha Diduga Telah Beroperasi Bertahun-tahun

Daycare Little Aresha Diduga Telah Beroperasi Bertahun-tahun

Kamis, 30 Apr 2026 16:32 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:32 WIB

Jurnas.net - Daycare Little Aresha yang berlokasi di Sorosutan, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta diduga beroperasi sebelum terjadi pandemi covid-19. Pandem…

Pansus DPRD Kuliti Bobrok BUMD Jatim: Ketergantungan Ekstrem, Aset Terbengkalai dan Kinerja Amburadul

Pansus DPRD Kuliti Bobrok BUMD Jatim: Ketergantungan Ekstrem, Aset Terbengkalai dan Kinerja Amburadul

Kamis, 30 Apr 2026 15:27 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:27 WIB

Jurnas.net - kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Timur terkuak dalam pembahasan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Jatim. Alih-alih menjadi mesin penggerak…

InJourney dan BTN Berkolaborasi Kembangkan Pariwisata Candi 

InJourney dan BTN Berkolaborasi Kembangkan Pariwisata Candi 

Kamis, 30 Apr 2026 14:50 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:50 WIB

Jurnas.net - InJourney Management dengan Bank Tabungan Negara (BTN) menjalin kerja sama pengembangan destinasi wisata candi. Ada sejumlah aspek yang dikembangka…

Pemulihan Psikologis Anak Korban Kekerasan Daycare Butuh Deteksi Dini dan Peran Aktif Orang Tua

Pemulihan Psikologis Anak Korban Kekerasan Daycare Butuh Deteksi Dini dan Peran Aktif Orang Tua

Kamis, 30 Apr 2026 13:48 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 13:48 WIB

Jurnas.net - Dampak kekerasan yang dialami anak-anak di daycare memerlukan penanganan serius. Bukan hanya penanganan, dampak kekerasan itu perlu deteksi dini pa…

Polda Jatim Bongkar Rantai Gelap BBM dan LPG Subsidi: 66 Kasus Rugikan Negara Rp7,5 Miliar

Polda Jatim Bongkar Rantai Gelap BBM dan LPG Subsidi: 66 Kasus Rugikan Negara Rp7,5 Miliar

Kamis, 30 Apr 2026 10:29 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 10:29 WIB

Jurnas.net – Pengungkapan 66 kasus penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi oleh Polda Jawa Timur tak sekadar menjadi catatan penegakan hukum. Di balik angka k…