13 Ribu Pekerja Tembakau di Jatim Dapat Dana Bagi Hasil Cukai Rp2,77 Triliun

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono di sela penyaluran dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCT) kepada buruh rokok dan pekerja tembakau. (Dok: Humas Pemprov Jatim)
Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono di sela penyaluran dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCT) kepada buruh rokok dan pekerja tembakau. (Dok: Humas Pemprov Jatim)

Jurnas.net - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur menyalurkan dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCT) total Rp2,77 triliun. Dana itu disalurkan ke 13.469 buruh pabrik rokok dan petani tembakau wilayah Surabaya dan sekitarnya.

"Hari ini kami melaksanakan satu program yang menjadi kewajiban kami pengembalian cukai, dikembalikan dari Pemerintah untuk diberi kepada yang berhak, yang salah satunya para buruh pabrik, petani tembakau, dan orang miskin lainnya. Masing-masing buruh menerima bantuan sebesar Rp1.031.145," kata Penjabat (Pj) Gubernur Jatim, Adhy Karyono, Rabu, 3 Juli 2024.

Pada 2024 ini, lanjut Adhy, Jatim memperoleh alokasi DBHCHT dari penerimaan negara sebesar Rp2,77 triliun. Anggaran ini bersumber dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau, berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2024 dan Peraturan Gubernur Jatim Nomor 84 Tahun 2023.

"Pemerintah tetap menjalankan kewajibannya dan diserahkan kepada provinsi dan kabupaten, jumlahnya banyak tapi yang kembali Rp2,77 triliun," katanya.

Sementara terkait besaran BLT DBHCHT tahun ini, Adhy memastikan nilanya sama dengan tahun sebelumnya. Hanya saja tahun ini penerima BLT lebih banyak dibanding tahun sebelumnya. "Uang yang didapatkan itu kemudian dibagi rata maka setiap orang dapatnya senilai satu juta sekian itu," katanya.

Baca Juga : Seluruh Jatim Ditarget Zero Zona Kuning Pelayanan Publik Tahun 2024

Adhy menjelaskan bahwa tahun ini total penerimanya se-Jatim mencapai 13.469 orang, termasuk 4.209 buruh pabrik dari 4 perusahaan di wilayah Surabaya dan sekitarnya. Sedangkan tahun 2023 lalu, penerima bantuan sebanyak 9.259 orang yang masing-masing menerima Rp300.000 dan disalurkan sebanyak lima kali.

"Tahun ini berbeda dari tahun kemarin, karena tahun ini kami ingin berbagi kepada lebih banyak buruh pabrik rokok di Jawa Timur," ujarnya.

Adhy berharap penyaluran bantuan ini bisa menjadi motivasi bagi para buruh pabrik rokok, untuk lebih meningkatkan semangat dalam bekerja dan berkarya sesuai dengan bidang yang ditekuni. Bantuan ini juga bisa bermanfaat bagi penerima dan keluarganya.

"Semoga bermanfaat dan ini uangnya harus digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar, untuk membeli makanan bergizi bagi anak-anaknya, belilah sesuai kebutuhannya" pungkasnya.

Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Hukum Pelaku Vandalisme, Empat Pemuda Dikerahkan Layani ODGJ di Liponsos

Pemkot Surabaya Hukum Pelaku Vandalisme, Empat Pemuda Dikerahkan Layani ODGJ di Liponsos

Selasa, 14 Apr 2026 15:43 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:43 WIB

Jurnas.net — Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menunjukkan sikap tegas terhadap aksi perusakan estetika kota. Empat pemuda pelaku vandalisme di kawasan Viaduk G…

ASN Anak Buah Khofifah Terancam Dipecat Usai Terbukti Selingkuh, BKD Jatim Tunggu Putusan Inkrah

ASN Anak Buah Khofifah Terancam Dipecat Usai Terbukti Selingkuh, BKD Jatim Tunggu Putusan Inkrah

Selasa, 14 Apr 2026 13:29 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:29 WIB

Jurnas.net – Skandal moral mengguncang birokrasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Badan Pengelolaan Keuangan d…

Arkeolog Desak Pemkab Gresik Serius Lestarikan Dhurung Bawean yang Terancam Punah

Arkeolog Desak Pemkab Gresik Serius Lestarikan Dhurung Bawean yang Terancam Punah

Selasa, 14 Apr 2026 11:05 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 11:05 WIB

Jurnas.net - Meski telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) pada 2024, eksistensi Dhurung Bawean justru dinilai masih berada di ujung ancaman.…

Berburu Batik Otentik, Pusat Batik Banyuwangi Jadi Etalase Budaya dan Ekonomi Kreatif

Berburu Batik Otentik, Pusat Batik Banyuwangi Jadi Etalase Budaya dan Ekonomi Kreatif

Selasa, 14 Apr 2026 10:04 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 10:04 WIB

Jurnas.net – Kain batik bukan sekadar busana bagi masyarakat Banyuwangi, melainkan representasi identitas budaya yang sarat makna. Kini, akses terhadap wastra k…

PN Surabaya Paksakan Eksekusi Tanpa Inkracht, Ahli Waris Sebut Praktik Hukum di Surabaya Cacat Keadilan

PN Surabaya Paksakan Eksekusi Tanpa Inkracht, Ahli Waris Sebut Praktik Hukum di Surabaya Cacat Keadilan

Selasa, 14 Apr 2026 09:53 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 09:53 WIB

Jurnas.net - Aroma ketidakadilan menyeruak dari rencana eksekusi paksa sebuah rumah di Jalan Rungkut Asri Barat X No. 16, Surabaya, Selasa, 14 April 2016.…

Perangi Narkoba dari Hulu ke Hilir: Yahya Zaini Perkuat Edukasi, Hukum dan Pengawasan Pelabuhan

Perangi Narkoba dari Hulu ke Hilir: Yahya Zaini Perkuat Edukasi, Hukum dan Pengawasan Pelabuhan

Selasa, 14 Apr 2026 08:46 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 08:46 WIB

Jurnas.net – Ancaman peredaran narkoba di wilayah kepulauan seperti Bawean menjadi perhatian serius berbagai pihak. Tokoh Bawean yang juga Wakil Ketua Komisi I…