Surabaya Alihkan Rp1,1 Triliun Anggaran Makan Gratis Untuk Bangun Sekolah 

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pelajar di SMAN 10 Surabaya menikmati makan bergizi gratis (MBG). (Insani/Jurnas.net)
Pelajar di SMAN 10 Surabaya menikmati makan bergizi gratis (MBG). (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berencana mengalihkan Rp1,1 triliun anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG). Nantinya dana itu akan difokuskan untuk memperbaiki kampung serta membangun sekolah baru.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menjelaskan bahwa kebijakan ini sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto, yang meminta agar anggaran MBG di daerah dialihkan untuk perbaikan fasilitas sekolah. Sementara itu, pendanaan program MBG akan sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah pusat.

“Atas dasar itu, kami tidak hanya akan memperbaiki sekolah, tetapi juga mengalokasikan anggaran MBG untuk rehabilitasi perkampungan dan pembangunan sekolah baru,” kata Eri, Rabu, 12 Februari 2025.

Baca Juga : Pemkot Surabaya Klaim Stok Pangan Aman Pada Ramadan 2025

Menurutnya, anggaran sebesar Rp1,1 triliun yang sebelumnya dialokasikan untuk program makan gratis akan dibahas lebih lanjut bersama DPRD Kota Surabaya. Dana tersebut akan digunakan untuk percepatan pembangunan sekolah serta perbaikan infrastruktur di berbagai kampung.

Pemkot Surabaya juga telah merencanakan pembangunan tiga sekolah baru di lokasi Medokan Ayu, Waru Gunung, dan Tambak Wedi, guna meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat.

"Maka anggaran yang dialokasikan untuk makan gratis Rp1,1T ini akan kita diskusikan untuk bangun sekolah, rehabilitasi sekolah, untuk perbaikan kampung yang ada. Pembangunan akan lebih cepat," pungkasnya.

Berita Terbaru

Pelayaran ke Bawean Lumpuh Akibat Cuaca Buruk, Jenazah Dipulangkan Pakai Perahu Nelayan

Pelayaran ke Bawean Lumpuh Akibat Cuaca Buruk, Jenazah Dipulangkan Pakai Perahu Nelayan

Selasa, 15 Sep 2026 20:16 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 20:16 WIB

Jurnas.net - Gelombang tinggi kembali mengganggu akses transportasi laut menuju Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Sejak Jumat (11/9/2026), dua kapal…

Dengar Masukan Tenant, Direksi SIER Pastikan Kawasan Industri Tetap Aman dan Nyaman

Dengar Masukan Tenant, Direksi SIER Pastikan Kawasan Industri Tetap Aman dan Nyaman

Selasa, 15 Sep 2026 18:26 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 18:26 WIB

Jurnas.net – Jajaran Direksi PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) turun langsung menemui sejumlah tenant melalui program BOD Visit Tenant. Selain m…

Ratusan Anak-anak di Jepara Sulap Serbuk Kayu jadi Lukisan

Ratusan Anak-anak di Jepara Sulap Serbuk Kayu jadi Lukisan

Selasa, 15 Sep 2026 17:56 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 17:56 WIB

Jurnas.net - Sebanyak 150 anak dari seluruh kecamatan di Jepara mengikuti lomba kolase. Mereka menggunakan serbuk kayu sebagai bahan baku berkarya. Ketua…

KTP dan Ijazah Jadi Jaminan Kerja, Pemkot Surabaya Ingatkan Berpotensi Langgar Aturan

KTP dan Ijazah Jadi Jaminan Kerja, Pemkot Surabaya Ingatkan Berpotensi Langgar Aturan

Senin, 14 Sep 2026 14:23 WIB

Senin, 14 Sep 2026 14:23 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta masyarakat lebih waspada saat mencari pekerjaan melalui perusahaan penempatan pekerja rumah tangga (…

Pemkot Surabaya Ubah Cara Verifikasi Data Miskin, Warga Diajak Cek Penerima Bansos

Pemkot Surabaya Ubah Cara Verifikasi Data Miskin, Warga Diajak Cek Penerima Bansos

Senin, 14 Sep 2026 13:48 WIB

Senin, 14 Sep 2026 13:48 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mengubah pola verifikasi data kemiskinan melalui Musyawarah Kelurahan (Muskel). Forum yang selama ini i…

Demi Bisnis, Susi Air Ogah Sediakan Tiket Emergency untuk Layanan Darurat di Bawean

Demi Bisnis, Susi Air Ogah Sediakan Tiket Emergency untuk Layanan Darurat di Bawean

Senin, 14 Sep 2026 12:39 WIB

Senin, 14 Sep 2026 12:39 WIB

Jurnas.net - Ketika warga Bawean membutuhkan akses transportasi dalam kondisi darurat, kepastian untuk segera keluar dari pulau justru tidak tersedia. Skema…