HGN 2025: Bupati Yani Tegaskan Pendidikan Gresik Harus Menyenangkan dan Berkarakter

author M. Faizul

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 di Kabupaten Gresik berlangsung meriah dan penuh gagasan pembaruan. (Humas Pemkab Gresik)
Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 di Kabupaten Gresik berlangsung meriah dan penuh gagasan pembaruan. (Humas Pemkab Gresik)

Jurnas.net - Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 di Kabupaten Gresik berlangsung meriah dan penuh gagasan pembaruan. Di hadapan ribuan guru dan siswa yang memadati Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP), Rabu, 26 November 2025. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan arah besar pendidikan di Gresik: harus menyenangkan, berkarakter, dan berorientasi pada kualitas pembelajaran.

Dalam momentum itu, Bupati Yani mengingatkan kembali tonggak besar pendidikan Gresik, yakni kebijakan baca tulis Al-Qur’an sebagai muatan lokal yang diterapkan sejak 2022. Menurutnya, kebijakan tersebut kini membuahkan hasil nyata.

"Alhamdulillah, hari ini tidak ada lagi anak SD dan SMP negeri di Gresik yang tidak bisa mengaji,” kata Yani.

Yani juga menekankan bahwa guru adalah pilar peradaban yang harus terus dihormati dan dimuliakan. Ia mengajak seluruh masyarakat menjaga marwah profesi guru. "Muliakanlah gurumu. Semoga kita semua terus memuliakan para pendidik,” ujarnya.

Di tengah dinamika penyesuaian TKD secara nasional, Pemkab Gresik memastikan hak-hak guru tetap aman. Sebagai bentuk apresiasi, Bupati Yani bahkan memberikan hadiah umrah gratis kepada guru terpilih.

"Yang berkaitan dengan guru, Insyaallah tahun 2026 aman. Hak-hak guru akan terus menjadi prioritas,” tegasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, Hariyanto, menyampaikan penghargaan mendalam kepada seluruh guru yang selama ini mendedikasikan hidupnya untuk mencerdaskan anak bangsa. Menurutnya, HGN bukan sekadar seremoni, tetapi momentum memperkuat profesionalisme demi menyongsong Generasi Emas 2045.

Hariyanto juga membeberkan sejumlah capaian strategis Pemkab Gresik dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik. Di antaranya 2.086 tenaga PPPK dan 670 PPPK paruh waktu telah diangkat, total 2.756 guru. Lalu 3.206 guru PAUD non-sertifikasi menerima insentif khusus.

Anggaran hampir Rp30 miliar untuk guru swasta, dengan nominal Rp7,2 juta per guru per tahun, langsung disalurkan ke rekening masing-masing.

Rangkaian peringatan HGN tahun ini diwarnai beragam kegiatan yang menggambarkan kekayaan budaya pendidikan Gresik. Mulai dari Khotmil Quran, kehadiran 1.000 penghafal Al-Qur’an kelas tahfiz, penyerahan Penghargaan Guru Berprestasi, unjuk kreasi guru dan siswa, hingga pembinaan pegawai. Total 2.090 peserta terlibat dalam gelaran ini.

Sejumlah guru inspiratif menerima penghargaan atas kontribusi mereka, antara lain:

Siti Chomsiyah, S.Pd., M.M – GTK Transformatif Kepala SD

Mufarrochah, S.Pd – Pencipta Alat Permainan Edukatif

Satria Yudha Prakosa, S.Pd – Duta Pemuda Kreatif Jawa Timur

Andi Herawanto, S.Pd – Pelopor Komunitas Guru Dikdas

Ahmad Nur Hadi, S.Or – Inovator Pembelajaran Mendalam, Koding dan AI

Nur Khomsidah – Penulis 750 Kata

Penghargaan Program Pendidikan Inklusi Hatiku Padamu juga diberikan kepada Kecamatan Menganti (Inklusif Transformatif), Kecamatan Bungah (Inklusif Dedikatif), dan Kecamatan Gresik (Inklusif Kolaboratif).

Di sektor sarana prasarana, Pemkab Gresik menargetkan peningkatan signifikan. Tahun 2025, ruang kelas rusak diproyeksikan tinggal 9 persen atau sekitar 760 ruang, sementara 91 persen ruang kelas sudah dalam kondisi baik.

Berita Terbaru

Daycare Little Aresha Diduga Telah Beroperasi Bertahun-tahun

Daycare Little Aresha Diduga Telah Beroperasi Bertahun-tahun

Kamis, 30 Apr 2026 16:32 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:32 WIB

Jurnas.net - Daycare Little Aresha yang berlokasi di Sorosutan, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta diduga beroperasi sebelum terjadi pandemi covid-19. Pandem…

Pansus DPRD Kuliti Bobrok BUMD Jatim: Ketergantungan Ekstrem, Aset Terbengkalai dan Kinerja Amburadul

Pansus DPRD Kuliti Bobrok BUMD Jatim: Ketergantungan Ekstrem, Aset Terbengkalai dan Kinerja Amburadul

Kamis, 30 Apr 2026 15:27 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:27 WIB

Jurnas.net - kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Timur terkuak dalam pembahasan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Jatim. Alih-alih menjadi mesin penggerak…

InJourney dan BTN Berkolaborasi Kembangkan Pariwisata Candi 

InJourney dan BTN Berkolaborasi Kembangkan Pariwisata Candi 

Kamis, 30 Apr 2026 14:50 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:50 WIB

Jurnas.net - InJourney Management dengan Bank Tabungan Negara (BTN) menjalin kerja sama pengembangan destinasi wisata candi. Ada sejumlah aspek yang dikembangka…

Pemulihan Psikologis Anak Korban Kekerasan Daycare Butuh Deteksi Dini dan Peran Aktif Orang Tua

Pemulihan Psikologis Anak Korban Kekerasan Daycare Butuh Deteksi Dini dan Peran Aktif Orang Tua

Kamis, 30 Apr 2026 13:48 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 13:48 WIB

Jurnas.net - Dampak kekerasan yang dialami anak-anak di daycare memerlukan penanganan serius. Bukan hanya penanganan, dampak kekerasan itu perlu deteksi dini pa…

Polda Jatim Bongkar Rantai Gelap BBM dan LPG Subsidi: 66 Kasus Rugikan Negara Rp7,5 Miliar

Polda Jatim Bongkar Rantai Gelap BBM dan LPG Subsidi: 66 Kasus Rugikan Negara Rp7,5 Miliar

Kamis, 30 Apr 2026 10:29 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 10:29 WIB

Jurnas.net – Pengungkapan 66 kasus penyalahgunaan BBM dan LPG bersubsidi oleh Polda Jawa Timur tak sekadar menjadi catatan penegakan hukum. Di balik angka k…

Gus Lilur Ungkap Peta Perebutan Suara dan Skema 'Paslon' Jelang Muktamar NU

Gus Lilur Ungkap Peta Perebutan Suara dan Skema 'Paslon' Jelang Muktamar NU

Kamis, 30 Apr 2026 09:16 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 09:16 WIB

Jurnas.net – Menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama pada Agustus 2026, dinamika internal organisasi terbesar di Indonesia ini tidak hanya m…