Misi Kemanusiaan: PWI Jatim - KOMPAK Galang Dana untuk Korban Bencana Aceh - Sumatra

author Dadang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Puluhan awak media Komunitas Media Pengadilan dan Kejaksaan (KOMPAK). (Insani/Jurnas.net)
Puluhan awak media Komunitas Media Pengadilan dan Kejaksaan (KOMPAK). (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net - Komunitas Media Pengadilan dan Kejaksaan (KOMPAK) menginisiasi gerakan kemanusiaan, untuk membantu korban bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Penggalangan dana ini digerakkan sebagai respons cepat kalangan jurnalis terhadap kondisi lapangan yang hingga kini masih penuh tantangan, khususnya akses ke wilayah terisolasi.

Ketua Umum KOMPAK, Budi Mulyono, menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar aksi solidaritas spontan, tetapi bagian dari tanggung jawab sosial komunitas media yang selama ini mengawal isu penegakan hukum, kemanusiaan, dan perlindungan publik.

“Penggalangan dana ini murni panggilan jiwa untuk saudara-saudara kita di Sumatra dan Aceh yang menghadapi situasi genting. Banyak wilayah masih kesulitan logistik, sementara kebutuhan dasar terus meningkat,” kata Budi, Selasa, 9 Desember 2025.

Ia menegaskan bahwa seluruh proses pengumpulan dan penyaluran donasi akan dilakukan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. “Kami ingin memastikan bantuan tidak hanya cepat tiba, tetapi juga tercatat jelas dari awal hingga akhir. Solidaritas harus bisa dibaca publik,” tegasnya.

Bencana banjir dan longsor yang dipicu hujan ekstrem berdampak besar di tiga provinsi tersebut. Berdasarkan data resmi BNPB yang dirilis 6 Desember 2025, jumlah korban meninggal mencapai 914 jiwa, sementara 389 orang masih dinyatakan hilang.

Situasi di lapangan terus berkembang. Pembaruan data yang disampaikan melalui sejumlah kanal resmi dan laporan media pada 8–9 Desember 2025 menunjukkan angka korban meninggal meningkat menjadi 961–962 jiwa. Lonjakan ini mengindikasikan masih banyak lokasi yang baru berhasil dijangkau tim SAR, terutama daerah perbukitan dan kantong pemukiman yang sebelumnya terisolasi.

Selain korban jiwa, ribuan warga masih mengungsi, akses transportasi terputus, jaringan komunikasi lemah, dan kebutuhan logistik meningkat drastis. Pemerintah melalui BNPB memprioritaskan pencarian korban, pemulihan jalur darat, penyaluran bantuan darurat, serta perbaikan akses komunikasi dan energi.

KOMPAK memastikan seluruh donasi tercatat dan dipublikasikan secara berkala melalui laporan di grup WhatsApp KOMPAK. Uang hasil donasi itu, kata Budi, nantinya akan disalurkan melalui Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur.

Hal ini dilakukan untuk menjaga kepercayaan, sekaligus memastikan tidak ada celah penyalahgunaan dana di tengah situasi yang rawan. "Jadi, uang yang terkumpul akan didonasikan melalui PWI Jatim. Kami kolaborasi dengan teman-teman jurnalis, tentu dengan pihak terkait agar bantuan terdistribusi tepat sasaran,” pungkas Budi.

Berita Terbaru

Hemat Energi, Setwan DPRD Jatim Wajibkan ASN Naik Transportasi Umum Setiap Jumat

Hemat Energi, Setwan DPRD Jatim Wajibkan ASN Naik Transportasi Umum Setiap Jumat

Rabu, 29 Apr 2026 17:48 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 17:48 WIB

Jurnas.net – Upaya efisiensi anggaran tak lagi berhenti pada pemangkasan belanja, tetapi mulai menyentuh pola hidup aparatur sipil negara (ASN). Sekretariat D…

Inovasi PLN: Lahan di Bawah Jaringan Listrik Disulap Jadi Agroeduwisata, Raih Nominasi TOP CSR 2026

Inovasi PLN: Lahan di Bawah Jaringan Listrik Disulap Jadi Agroeduwisata, Raih Nominasi TOP CSR 2026

Rabu, 29 Apr 2026 16:27 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 16:27 WIB

Jurnas.net – Di tengah tantangan menjaga keandalan jaringan listrik, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) justru m…

Setwan DPRD Jatim Peringkat Dua Keterbukaan Informasi di Tengah WFH dan Efisiensi

Setwan DPRD Jatim Peringkat Dua Keterbukaan Informasi di Tengah WFH dan Efisiensi

Rabu, 29 Apr 2026 15:23 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 15:23 WIB

Jurnas.net – Di saat banyak lembaga pemerintah menghadapi tekanan akibat efisiensi anggaran dan skema kerja fleksibel, Sekretariat DPRD Jawa Timur justru m…

Polda Jatim Gunakan ETLE Handheld, 748 Pelanggaran Lalu Lintas Langsung Ditindak

Polda Jatim Gunakan ETLE Handheld, 748 Pelanggaran Lalu Lintas Langsung Ditindak

Rabu, 29 Apr 2026 13:42 WIB

Rabu, 29 Apr 2026 13:42 WIB

Jurnas.net - Penegakan hukum lalu lintas di Jawa Timur mulai bergeser ke arah yang lebih modern dan responsif. Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Timur bersama …

Jelang Muktamar NU, Gus Lilur Ungkap Pertarungan Sunyi di Balik Pemilihan Rais Aam dan Ketum

Jelang Muktamar NU, Gus Lilur Ungkap Pertarungan Sunyi di Balik Pemilihan Rais Aam dan Ketum

Selasa, 28 Apr 2026 18:24 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 18:24 WIB

Jurnas.net – Dinamika menuju Muktamar Nahdlatul Ulama ke-35 mulai menunjukkan pola yang tidak sepenuhnya kasat mata. Di balik mekanisme formal, muncul “…

Sri Sultan Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Kekerasan di DIY, Buntut Kasus Daycare Little Aresha

Sri Sultan Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Kekerasan di DIY, Buntut Kasus Daycare Little Aresha

Selasa, 28 Apr 2026 08:39 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 08:39 WIB

Jurnas.net – Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, memberikan respons tegas terkait kasus kekerasan anak yang terjadi di dayc…