Wartawan Gadungan Dilaporkan ke Polisi, Catut Nama PWI untuk Minta Uang ke Kades di Wilayah Jatim

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tuban ke Satreskrim Polres Tuban. (Dok: PWI Tuban)
Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tuban ke Satreskrim Polres Tuban. (Dok: PWI Tuban)

Jurnas.net - Praktik pemerasan berkedok jurnalistik kembali mencoreng dunia pers. Seorang oknum yang mengaku wartawan media online Burusergapinfo.com, berinisial HR, resmi dilaporkan Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tuban ke Satreskrim Polres Tuban, Kamis, 18 Desember 2025.

HR dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik organisasi dan penyalahgunaan identitas PWI, setelah terbukti mencatut nama PWI serta menggunakan foto Ketua PWI Tuban untuk meminta uang kepada sejumlah kepala desa (kades) di wilayah Kabupaten Bojonegoro dan daerah lain di Jawa Timur.

Ketua PWI Kabupaten Tuban, Suwandi, M.Pd, menegaskan bahwa tindakan tersebut bukan hanya penipuan, melainkan juga upaya sistematis memalak aparatur desa dengan mengatasnamakan organisasi pers resmi.

“Aduan sekaligus laporan ini kami lakukan karena perbuatan yang bersangkutan telah merugikan PWI secara kelembagaan dan mencederai marwah profesi wartawan,” tegas Suwandi.

Dalam laporan tersebut, PWI Tuban menyerahkan sejumlah barang bukti kuat kepada penyidik, mulai dari tangkapan layar percakapan HR dengan para kades, kuitansi permintaan uang, hingga bukti pencatutan nama PWI dan foto Ketua PWI Tuban yang digunakan untuk meyakinkan korban.

Id Card wartawan gadungan yang catut nama PWI Tuban. (Istimewa)Id Card wartawan gadungan yang catut nama PWI Tuban. (Istimewa)

Suwandi menyebut, modus yang digunakan HR terbilang licik. Oknum tersebut meminta uang dengan dalih sumbangan kegiatan akhir tahun 2025, namun dalam kuitansi pembayaran secara terang-terangan mencantumkan embel-embel PWI.

“Ini bukan sekadar meminta sumbangan. Ini pemanfaatan nama organisasi pers untuk kepentingan pribadi. Dampaknya serius karena bisa merusak kepercayaan publik terhadap wartawan yang bekerja profesional,” ujarnya.

Ketua PWI Tuban yang telah lulus Uji Kompetensi Wartawan (UKW) tingkat Utama itu menegaskan bahwa HR bukan anggota PWI, dan tindakannya masuk kategori penyalahgunaan identitas organisasi serta dugaan pemerasan.

“Kami datang ke sini untuk dua hal. Pertama, melaporkan oknum yang mengaku wartawan dan mencatut nama PWI untuk meminta uang ke para kades. Kedua, melaporkan pencemaran nama baik PWI dan penyalahgunaan foto Ketua PWI Tuban,” katanya.

Pamflet PWI Bojonegoro mengimbau masyarakat waspada penipuan mencatut nama PWI. (Istimewa)Pamflet PWI Bojonegoro mengimbau masyarakat waspada penipuan mencatut nama PWI. (Istimewa)

PWI Tuban juga mendesak kepolisian bertindak tegas agar praktik wartawan abal-abal semacam ini tidak terus berulang, terlebih menjelang akhir tahun yang kerap dimanfaatkan oknum tertentu untuk mencari keuntungan ilegal.

“Menjelang akhir tahun, modus seperti ini marak dan sangat meresahkan. Kami minta pelaku diproses hukum agar tidak ada korban berikutnya,” ujar Suwandi.

Sementara itu, KBO Satreskrim Polres Tuban, IPDA Sutikno, membenarkan telah menerima laporan dari PWI Tuban. "Laporan dan barang bukti sudah kami terima. Selanjutnya akan kami tindaklanjuti sesuai prosedur hukum,” ujarnya.

Sebelumnya, PWI Kabupaten Bojonegoro juga telah lebih dulu melaporkan HR ke Satreskrim Polres Bojonegoro atas dugaan serupa. Dalam aksinya, HR diketahui berhasil mengumpulkan uang dari sejumlah kades dengan nominal bervariasi, mulai dari Rp1 juta, Rp1,5 juta hingga Rp1,6 juta, sebagaimana tercantum dalam kuitansi.

Hingga berita ini ditulis, pelaku beserta pihak media terkait belum bisa dikonfirmasi terkait laporan tersebut.

Berita Terbaru

Filosofi Daun Kelor di Logo Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah

Filosofi Daun Kelor di Logo Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah

Minggu, 13 Sep 2026 07:15 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 07:15 WIB

Jurnas.net – Menampilkan corak postmodern dengan simbol daun kelor, Logo Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah tidak sekadar menjadi identitas visual.  Di ba…

Rayakan 34 Tahun, Ina Cookies Cari Kreasi Kukis dari Bahan Lokal lewat Sayembara Cipta Rasa

Rayakan 34 Tahun, Ina Cookies Cari Kreasi Kukis dari Bahan Lokal lewat Sayembara Cipta Rasa

Sabtu, 12 Sep 2026 22:42 WIB

Sabtu, 12 Sep 2026 22:42 WIB

Jurnas.net - Perayaan 34 tahun perjalanan Ina Cookies sebagai salah satu merek kukis keluarga Indonesia dilakukan dengan cara berbeda. Untuk pertama kalinya,…

Ibu Hamil di Bawean Butuh Rujukan: Tak Ada Dokter Spesialis, Kapal Tak Berlayar dan Tiket Pesawat Penuh

Ibu Hamil di Bawean Butuh Rujukan: Tak Ada Dokter Spesialis, Kapal Tak Berlayar dan Tiket Pesawat Penuh

Sabtu, 12 Sep 2026 17:19 WIB

Sabtu, 12 Sep 2026 17:19 WIB

Jurnas.net - Akses layanan kesehatan rujukan kembali menjadi persoalan bagi warga Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Seorang ibu hamil berusia 39…

HUT ke-25 Demokrat, Fraksi DPRD Jatim Fokus Perkuat Ekonomi Kerakyatan

HUT ke-25 Demokrat, Fraksi DPRD Jatim Fokus Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Kamis, 10 Sep 2026 18:37 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 18:37 WIB

Jurnas.net - Perayaan 25 tahun Partai Demokrat tidak hanya dimaknai sebagai penanda perjalanan politik partai. Di Jawa Timur, momentum tersebut dijadikan…

El Niño Diprediksi Bertahan hingga 2027, Warga Surabaya Diminta Waspadai 3 Ancaman Ini

El Niño Diprediksi Bertahan hingga 2027, Warga Surabaya Diminta Waspadai 3 Ancaman Ini

Kamis, 10 Sep 2026 13:34 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 13:34 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi…

SIER Bantu Tebus Ijazah dan Biaya Sekolah Warga Kurang Mampu, Dorong Pendidikan Berkelanjutan

SIER Bantu Tebus Ijazah dan Biaya Sekolah Warga Kurang Mampu, Dorong Pendidikan Berkelanjutan

Kamis, 10 Sep 2026 11:42 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 11:42 WIB

Jurnas.net - Kesulitan ekonomi tidak seharusnya menjadi penghalang bagi anak-anak untuk melanjutkan pendidikan maupun menata masa depan. Semangat tersebut…