HBH Bawean Internasional 2026: Menyatukan Diaspora Global lewat Sarasehan Bisnis dan Budaya

author Insani

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pamflet Halal Bihalal Bawean Internasional 2026. (Dok: Jurnas.net)
Pamflet Halal Bihalal Bawean Internasional 2026. (Dok: Jurnas.net)

Jurnas.net - Halal Bihalal (HBH) Bawean 2026 tidak sekadar ajang silaturahmi, melainkan dirancang sebagai kegiatan strategis lintas sektor yang menggabungkan nilai spiritual, penguatan ekonomi, pendidikan, kepemimpinan, serta pelestarian budaya Bawean di tengah diaspora global.

Kegiatan itu dijadwalkan digelar selama dua hari, sejak 11–12 April 2026, di Auditorium Gedung Perwacy, Ringroad Timur Yogyakarta. Tema besarnya adalah “Sukses Pendidikan, Sukses Ekonomi, dan Sukses Kepemimpinan.”

Ketua Panitia Pelaksana HBH Bawean Internasional, M. Faisol, menjelaskan bahwa seluruh rangkaian acara disusun secara berkelanjutan dan saling terhubung. Dimulai sejak malam sebelum hari H, panitia menggelar sarasehan dan talk show bisnis di salah satu hotel di Yogyakarta. Forum ini mempertemukan para pengusaha Bawean, baik yang telah mapan maupun pengusaha pemula dan startup, dari berbagai negara.

“Sarasehan ini kami desain sebagai ruang berbagi pengalaman dan membangun jejaring bisnis. Para pelaku usaha Bawean bisa saling belajar langsung dari kisah sukses para seniornya,” ujar Faisol.

Memasuki hari H pada Minggu pagi pukul 09.00 WIB, rangkaian utama HBH dimulai dengan tausiyah yang meneguhkan nilai-nilai keislaman dan akhlak mulia sebagai fondasi kesuksesan. Setelah itu, acara berlanjut ke sesi inspiratif yang menghadirkan pembicara kunci dengan latar belakang pendidikan, ekonomi, dan kepemimpinan, membagikan success story perjalanan hidup dan usaha mereka.

Untuk memperdalam substansi, panitia juga menggelar diskusi panel yang fokus membedah strategi sukses di tiga bidang utama tersebut. Diskusi ini diharapkan memberi panduan praktis sekaligus motivasi bagi generasi muda Bawean, khususnya yang hidup dan berkembang di perantauan.

Tak hanya aspek intelektual dan spiritual, HBH Bawean Internasional juga menghadirkan pameran dan bazaar produk ekonomi kreatif masyarakat Bawean. Produk-produk ini menjadi etalase potensi ekonomi Bawean sekaligus membuka peluang kolaborasi bisnis lintas negara.

Sebagai peneguh identitas, rangkaian HBH dilengkapi dengan pentas seni dan budaya Bawean, menampilkan kesenian khas yang mencerminkan akar budaya masyarakat Bawean. Faisol menegaskan bahwa unsur budaya menjadi elemen penting dalam HBH tahun ini.

“Di tengah diaspora global, kami ingin memastikan identitas Bawean tetap terjaga. Bagaimanapun suksesnya warga Bawean di manapun berada, jati diri sebagai orang Bawean tidak boleh hilang,” tegasnya.

Faisol berharap HBH Bawean Internasional memiliki dampak jangka panjang, khususnya bagi generasi muda Bawean di perantauan. Selain menjaga ingatan terhadap asal-usul dan budaya, kegiatan ini juga diharapkan memperkuat silaturahmi antarwarga Bawean di seluruh dunia, sekaligus memotivasi kemajuan kolektif berbasis nilai Islami.

“HBH ini bukan hanya acara tahunan, tetapi momentum untuk merawat kebersamaan, memperkuat jaringan, dan membangun masa depan Bawean yang lebih maju,” pungkasnya.

Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Hukum Pelaku Vandalisme, Empat Pemuda Dikerahkan Layani ODGJ di Liponsos

Pemkot Surabaya Hukum Pelaku Vandalisme, Empat Pemuda Dikerahkan Layani ODGJ di Liponsos

Selasa, 14 Apr 2026 15:43 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:43 WIB

Jurnas.net — Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menunjukkan sikap tegas terhadap aksi perusakan estetika kota. Empat pemuda pelaku vandalisme di kawasan Viaduk G…

ASN Anak Buah Khofifah Terancam Dipecat Usai Terbukti Selingkuh, BKD Jatim Tunggu Putusan Inkrah

ASN Anak Buah Khofifah Terancam Dipecat Usai Terbukti Selingkuh, BKD Jatim Tunggu Putusan Inkrah

Selasa, 14 Apr 2026 13:29 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:29 WIB

Jurnas.net – Skandal moral mengguncang birokrasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Badan Pengelolaan Keuangan d…

Arkeolog Desak Pemkab Gresik Serius Lestarikan Dhurung Bawean yang Terancam Punah

Arkeolog Desak Pemkab Gresik Serius Lestarikan Dhurung Bawean yang Terancam Punah

Selasa, 14 Apr 2026 11:05 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 11:05 WIB

Jurnas.net - Meski telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) pada 2024, eksistensi Dhurung Bawean justru dinilai masih berada di ujung ancaman.…

Berburu Batik Otentik, Pusat Batik Banyuwangi Jadi Etalase Budaya dan Ekonomi Kreatif

Berburu Batik Otentik, Pusat Batik Banyuwangi Jadi Etalase Budaya dan Ekonomi Kreatif

Selasa, 14 Apr 2026 10:04 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 10:04 WIB

Jurnas.net – Kain batik bukan sekadar busana bagi masyarakat Banyuwangi, melainkan representasi identitas budaya yang sarat makna. Kini, akses terhadap wastra k…

PN Surabaya Paksakan Eksekusi Tanpa Inkracht, Ahli Waris Sebut Praktik Hukum di Surabaya Cacat Keadilan

PN Surabaya Paksakan Eksekusi Tanpa Inkracht, Ahli Waris Sebut Praktik Hukum di Surabaya Cacat Keadilan

Selasa, 14 Apr 2026 09:53 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 09:53 WIB

Jurnas.net - Aroma ketidakadilan menyeruak dari rencana eksekusi paksa sebuah rumah di Jalan Rungkut Asri Barat X No. 16, Surabaya, Selasa, 14 April 2016.…

Perangi Narkoba dari Hulu ke Hilir: Yahya Zaini Perkuat Edukasi, Hukum dan Pengawasan Pelabuhan

Perangi Narkoba dari Hulu ke Hilir: Yahya Zaini Perkuat Edukasi, Hukum dan Pengawasan Pelabuhan

Selasa, 14 Apr 2026 08:46 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 08:46 WIB

Jurnas.net – Ancaman peredaran narkoba di wilayah kepulauan seperti Bawean menjadi perhatian serius berbagai pihak. Tokoh Bawean yang juga Wakil Ketua Komisi I…