Satpol PP Surabaya Tertibkan Pelajar Nongkrong di Warkop Saat Jam Sekolah

author Kurniawan

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Satpol PP Surabaya razia pelajar ketahuan bolos nongkrong di warkop pada jam sekolah. (Humas Pemkot Surabaya)
Satpol PP Surabaya razia pelajar ketahuan bolos nongkrong di warkop pada jam sekolah. (Humas Pemkot Surabaya)

Jurnas.net - Upaya menekan angka pelajar bolos sekolah di Kota Surabaya terus diperkuat dengan pendekatan kolaboratif. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya mengamankan lima pelajar yang kedapatan nongkrong di sebuah warung kopi (warkop) di wilayah Surabaya Selatan saat jam pelajaran, Rabu, 28 Januari 2026.

Penjangkauan ini bukan sekadar razia, melainkan tindak lanjut konkret atas laporan masyarakat yang resah karena lokasi tersebut kerap dijadikan tempat pelajar membolos. Aduan warga yang masuk melalui kanal media sosial Satpol PP menjadi pintu awal pengawasan hingga akhirnya dilakukan penindakan.

Kepala Bidang Pengendalian Ketenteraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Kota Surabaya, Mudita Dhira Widaksa, menegaskan bahwa peran aktif masyarakat menjadi kunci dalam menjaga lingkungan pendidikan yang kondusif.

“Kami tidak bekerja sendiri. Aduan masyarakat sangat membantu kami memetakan titik rawan. Setelah dilakukan pemantauan, petugas menemukan pelajar masih mengenakan seragam sekolah berada di warkop saat jam belajar,” kata Mudita.

Kelima pelajar tersebut kemudian dibawa ke Kantor Satpol PP Kota Surabaya untuk pendataan dan pembinaan. Satpol PP juga langsung menghubungi orang tua serta pihak sekolah guna memastikan adanya sinergi pengawasan setelah pembinaan dilakukan.

“Kami ingin pembinaan ini berkelanjutan. Karena itu orang tua dan sekolah kami libatkan, agar anak-anak ini tidak hanya jera sesaat, tapi benar-benar kembali fokus pada pendidikan,” jelasnya.

Sebagai bentuk pembinaan yang bersifat edukatif dan reflektif, para pelajar diberikan sanksi sosial di Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) Keputih. Di lokasi tersebut, mereka dilibatkan langsung dalam aktivitas sosial, mulai dari membantu perawatan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), membagikan makanan, hingga membersihkan lingkungan.

“Dengan melihat langsung realitas sosial di Liponsos, kami berharap tumbuh empati dan kesadaran. Pendidikan bukan hanya soal sekolah, tapi juga tentang membentuk karakter dan kepedulian,” kata Mudita.

Selain menjalani pembinaan, para pelajar juga diwajibkan membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya. Satpol PP turut mengingatkan para orang tua agar meningkatkan pengawasan, terutama pada jam sekolah.

Tak hanya menyasar pelajar, Satpol PP juga menegaskan tanggung jawab sosial para pelaku usaha. Pemilik warung kopi diminta tidak melayani pelajar berseragam di jam pelajaran sebagai bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan. “Kami minta pemilik usaha ikut berperan aktif. Jangan memberi ruang bagi pelajar untuk membolos. Ini tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Mudita menambahkan, patroli rutin akan terus digencarkan di lokasi-lokasi yang rawan dijadikan tempat bolos sekolah, seperti warkop, warnet, rental PlayStation, hingga taman kota. Patroli dilakukan mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WIB dengan melibatkan personel Satpol PP di seluruh 31 kecamatan di Surabaya.

Satpol PP Kota Surabaya juga memastikan keterbukaan terhadap setiap laporan masyarakat. Aduan dapat disampaikan melalui petugas lapangan, layanan darurat 112, maupun akun resmi media sosial Satpol PP. “Kami ingin menciptakan Surabaya yang aman, tertib, dan ramah bagi masa depan generasi mudanya. Karena menjaga anak-anak hari ini berarti menjaga kota ini di masa depan,” pungkas Mudita.

Berita Terbaru

Pelayaran ke Bawean Lumpuh Akibat Cuaca Buruk, Jenazah Dipulangkan Pakai Perahu Nelayan

Pelayaran ke Bawean Lumpuh Akibat Cuaca Buruk, Jenazah Dipulangkan Pakai Perahu Nelayan

Selasa, 15 Sep 2026 20:16 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 20:16 WIB

Jurnas.net - Gelombang tinggi kembali mengganggu akses transportasi laut menuju Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Sejak Jumat (11/9/2026), dua kapal…

Dengar Masukan Tenant, Direksi SIER Pastikan Kawasan Industri Tetap Aman dan Nyaman

Dengar Masukan Tenant, Direksi SIER Pastikan Kawasan Industri Tetap Aman dan Nyaman

Selasa, 15 Sep 2026 18:26 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 18:26 WIB

Jurnas.net – Jajaran Direksi PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) turun langsung menemui sejumlah tenant melalui program BOD Visit Tenant. Selain m…

Ratusan Anak-anak di Jepara Sulap Serbuk Kayu jadi Lukisan

Ratusan Anak-anak di Jepara Sulap Serbuk Kayu jadi Lukisan

Selasa, 15 Sep 2026 17:56 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 17:56 WIB

Jurnas.net - Sebanyak 150 anak dari seluruh kecamatan di Jepara mengikuti lomba kolase. Mereka menggunakan serbuk kayu sebagai bahan baku berkarya. Ketua…

KTP dan Ijazah Jadi Jaminan Kerja, Pemkot Surabaya Ingatkan Berpotensi Langgar Aturan

KTP dan Ijazah Jadi Jaminan Kerja, Pemkot Surabaya Ingatkan Berpotensi Langgar Aturan

Senin, 14 Sep 2026 14:23 WIB

Senin, 14 Sep 2026 14:23 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta masyarakat lebih waspada saat mencari pekerjaan melalui perusahaan penempatan pekerja rumah tangga (…

Pemkot Surabaya Ubah Cara Verifikasi Data Miskin, Warga Diajak Cek Penerima Bansos

Pemkot Surabaya Ubah Cara Verifikasi Data Miskin, Warga Diajak Cek Penerima Bansos

Senin, 14 Sep 2026 13:48 WIB

Senin, 14 Sep 2026 13:48 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mengubah pola verifikasi data kemiskinan melalui Musyawarah Kelurahan (Muskel). Forum yang selama ini i…

Demi Bisnis, Susi Air Ogah Sediakan Tiket Emergency untuk Layanan Darurat di Bawean

Demi Bisnis, Susi Air Ogah Sediakan Tiket Emergency untuk Layanan Darurat di Bawean

Senin, 14 Sep 2026 12:39 WIB

Senin, 14 Sep 2026 12:39 WIB

Jurnas.net - Ketika warga Bawean membutuhkan akses transportasi dalam kondisi darurat, kepastian untuk segera keluar dari pulau justru tidak tersedia. Skema…