BPBD Jatim Perkuat Ketangguhan Bencana dari Rumah, Libatkan 52 Organisasi Perempuan

author Kurniawan

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas BPBD Jawa Timur sosialisasi penanggulangan bencana bersama Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW). (Dok: BPBD Jatim)
Petugas BPBD Jawa Timur sosialisasi penanggulangan bencana bersama Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW). (Dok: BPBD Jatim)

Jurnas.net - Di tengah meningkatnya intensitas cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi di Jawa Timur, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim mulai menggeser pendekatan penanggulangan bencana dari yang semata respons darurat menjadi penguatan aktor sosial paling dekat dengan rumah tangga: perempuan.

Pendekatan itu diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Penanggulangan Bencana bersama Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Jatim yang digelar di Taman Edukasi Bencana BPBD Jatim, Rabu (28/1/2026). Kegiatan ini menegaskan peran strategis perempuan sebagai garda terdepan dalam membangun keluarga dan lingkungan yang tangguh bencana.

Sebanyak 100 anggota BKOW yang mewakili 52 organisasi wanita se-Jawa Timur mengikuti kegiatan bertema “Peran Perempuan dalam Keluarga Tangguh Menghadapi Bencana Hidrometeorologi”. Tema tersebut dipilih karena perempuan kerap menjadi pengambil keputusan cepat di tingkat keluarga saat bencana terjadi.

Kegiatan dibuka langsung oleh Ketua Umum BKOW Jatim, Gardjati Heru Tjahjono, didampingi Kepala Pelaksana BPBD Jatim, Gatot Soebroto.
Dalam sambutannya, Gatot Soebroto menegaskan bahwa keberhasilan mitigasi dan penanganan bencana tidak bisa hanya bertumpu pada institusi negara. Menurutnya, ketahanan bencana justru ditentukan dari kesiapan keluarga, dan di situlah peran perempuan menjadi sangat vital.

“Bencana itu bukan hanya urusan BPBD, tapi urusan bersama. Ibu-ibu adalah pihak yang paling dekat dengan anak, lansia, dan keluarga. Ketika bencana datang, merekalah yang pertama bergerak,” ujar Gatot.

Ia menjelaskan, selama ini BPBD Jatim terus memperluas edukasi kebencanaan melalui berbagai kanal, mulai dari kunjungan edukatif ke Taman Edukasi Bencana, program jemput bola ke sekolah dan komunitas, hingga pemanfaatan Mobil Edukasi Penanggulangan Bencana (Mosipena) yang menjangkau wilayah-wilayah rawan.

“Kalau sekolah, komunitas, atau organisasi perempuan ingin belajar kebencanaan, kami terbuka. Semakin banyak yang paham, semakin kecil risiko korban,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum BKOW Jatim Gardjati Heru Tjahjono menilai kegiatan ini memberi bekal praktis yang selama ini jarang didapatkan oleh organisasi perempuan. Edukasi yang diberikan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi langsung menyentuh kebutuhan riil di tingkat keluarga.

“Mulai dari penanganan gawat darurat pada bayi, kebakaran, banjir, gempa bumi, sampai pengenalan bencana hidrometeorologi. Ini sangat penting karena ibu-ibu sering kali menjadi penolong pertama di rumah,” katanya.

Ia menegaskan, pengetahuan tersebut akan ditularkan kembali ke lingkungan dan organisasi masing-masing, sehingga efek edukasi tidak berhenti di satu titik. Dalam kegiatan tersebut, peserta diajak mengunjungi Tenda Pendidikan Bencana (Tenpina) dan Simulator Gempa Bumi, serta mengikuti praktik pemadaman kebakaran dan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) pada bayi—materi yang jarang disentuh dalam sosialisasi kebencanaan konvensional.

Tak hanya fokus pada respons darurat, BPBD Jatim juga menekankan mitigasi jangka panjang berbasis lingkungan. Pada kesempatan itu, diserahkan 130 bibit pohon produktif kepada BKOW Jatim sebagai simbol dan langkah nyata pelibatan organisasi perempuan dalam menjaga keseimbangan lingkungan.

Penanaman pohon dinilai menjadi bagian penting dalam mengurangi risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor, sekaligus memperkuat kesadaran ekologis di tingkat keluarga.

Berita Terbaru

Filosofi Daun Kelor di Logo Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah

Filosofi Daun Kelor di Logo Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah

Minggu, 13 Sep 2026 07:15 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 07:15 WIB

Jurnas.net – Menampilkan corak postmodern dengan simbol daun kelor, Logo Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah tidak sekadar menjadi identitas visual.  Di ba…

Rayakan 34 Tahun, Ina Cookies Cari Kreasi Kukis dari Bahan Lokal lewat Sayembara Cipta Rasa

Rayakan 34 Tahun, Ina Cookies Cari Kreasi Kukis dari Bahan Lokal lewat Sayembara Cipta Rasa

Sabtu, 12 Sep 2026 22:42 WIB

Sabtu, 12 Sep 2026 22:42 WIB

Jurnas.net - Perayaan 34 tahun perjalanan Ina Cookies sebagai salah satu merek kukis keluarga Indonesia dilakukan dengan cara berbeda. Untuk pertama kalinya,…

Ibu Hamil di Bawean Butuh Rujukan: Tak Ada Dokter Spesialis, Kapal Tak Berlayar dan Tiket Pesawat Penuh

Ibu Hamil di Bawean Butuh Rujukan: Tak Ada Dokter Spesialis, Kapal Tak Berlayar dan Tiket Pesawat Penuh

Sabtu, 12 Sep 2026 17:19 WIB

Sabtu, 12 Sep 2026 17:19 WIB

Jurnas.net - Akses layanan kesehatan rujukan kembali menjadi persoalan bagi warga Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Seorang ibu hamil berusia 39…

HUT ke-25 Demokrat, Fraksi DPRD Jatim Fokus Perkuat Ekonomi Kerakyatan

HUT ke-25 Demokrat, Fraksi DPRD Jatim Fokus Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Kamis, 10 Sep 2026 18:37 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 18:37 WIB

Jurnas.net - Perayaan 25 tahun Partai Demokrat tidak hanya dimaknai sebagai penanda perjalanan politik partai. Di Jawa Timur, momentum tersebut dijadikan…

El Niño Diprediksi Bertahan hingga 2027, Warga Surabaya Diminta Waspadai 3 Ancaman Ini

El Niño Diprediksi Bertahan hingga 2027, Warga Surabaya Diminta Waspadai 3 Ancaman Ini

Kamis, 10 Sep 2026 13:34 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 13:34 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi…

SIER Bantu Tebus Ijazah dan Biaya Sekolah Warga Kurang Mampu, Dorong Pendidikan Berkelanjutan

SIER Bantu Tebus Ijazah dan Biaya Sekolah Warga Kurang Mampu, Dorong Pendidikan Berkelanjutan

Kamis, 10 Sep 2026 11:42 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 11:42 WIB

Jurnas.net - Kesulitan ekonomi tidak seharusnya menjadi penghalang bagi anak-anak untuk melanjutkan pendidikan maupun menata masa depan. Semangat tersebut…