Eri Cahyadi Pastikan UHC Surabaya Tetap Jalan, Warga Mampu Diminta Bayar BPJS Mandiri

author Kurniawan

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Layanan kesehatan di Kota Surabaya. (Humas Pemkot Surabaya)
Layanan kesehatan di Kota Surabaya. (Humas Pemkot Surabaya)

Jurnas.net - Pemerintah Kota Surabaya menegaskan komitmennya menjaga akses kesehatan sebagai hak dasar warga, bukan sekadar program bantuan. Skema Universal Health Coverage (UHC) dipastikan tetap berjalan, termasuk bagi warga prasejahtera yang kepesertaan BPJS PBI-nya sempat nonaktif.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menekankan bahwa tidak ada warga Surabaya yang akan kehilangan layanan kesehatan karena persoalan administrasi. Pemerintah kota, kata dia, siap mengaktifkan kembali kepesertaan BPJS bagi warga tidak mampu.

“Warga prasejahtera tidak perlu khawatir. Pemerintah hadir untuk menjamin layanan kesehatannya,” kata Eri, Senin, 16 Februari 2026.

Namun di saat yang sama, Eri mengajak warga dengan kemampuan ekonomi tinggi, khususnya yang masuk desil 8 hingga desil 10 untuk berperan aktif melalui pembayaran iuran BPJS secara mandiri. Menurutnya, skema ini penting agar anggaran daerah dapat lebih fokus menyasar warga yang benar-benar membutuhkan.

“Saya mohon gotong royong. Yang mampu membayar sendiri, mari kita lakukan. Yang tidak mampu, itu kewajiban pemerintah,” tegasnya.

Pendekatan ini, lanjut Eri, bukan semata soal penghematan anggaran, melainkan upaya membangun keadilan sosial dalam sistem jaminan kesehatan kota. Pemerintah ingin memastikan subsidi tepat sasaran, sementara warga mampu tetap memperoleh layanan kesehatan tanpa bergantung pada APBD.

Dalam waktu dekat, Pemerintah Kota Surabaya akan melakukan verifikasi ulang data kesejahteraan warga berbasis RW saat pelaksanaan Kampung Pancasila. Proses ini membuka ruang sanggahan publik agar data keluarga miskin, prasejahtera, dan sejahtera benar-benar akurat. “Kami kembalikan ke warga. Apakah data prasejahtera dan sejahtera di RW sudah benar. Kalau sudah valid, yang mampu kami minta membayar BPJS secara mandiri,” jelas Eri.

Tak hanya menyasar individu, Pemkot Surabaya juga mengingatkan perusahaan-perusahaan agar taat memenuhi kewajiban jaminan kesehatan pekerja melalui BPJS Kesehatan. Dengan begitu, tidak ada celah warga atau pekerja yang tercecer dari perlindungan kesehatan.

Langkah Surabaya ini sejalan dengan pandangan Budi Gunadi Sadikin, yang mendorong kelompok masyarakat mampu membayar iuran BPJS secara mandiri agar anggaran negara dapat difokuskan bagi keluarga tidak mampu. Menurutnya, iuran Rp42.000 per bulan merupakan angka yang relatif terjangkau bagi kelompok berpenghasilan tinggi.

Dengan pendekatan gotong royong, validasi data terbuka, dan keterlibatan dunia usaha, Pemkot Surabaya berharap UHC bukan hanya bertahan, tetapi menjadi fondasi kuat jaminan kesehatan yang adil dan berkelanjutan bagi seluruh warganya.

Berita Terbaru

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, GM FKPPI Jatim Kecam Israel dan Desak Negara Bertindak Tegas

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, GM FKPPI Jatim Kecam Israel dan Desak Negara Bertindak Tegas

Selasa, 31 Mar 2026 16:32 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 16:32 WIB

Jurnas.net — Duka mendalam menyelimuti keluarga almarhum Praka Farizal Rhomadhon di Padukuhan Ledok, Sidorejo, Lendah, Kulon Progo. Di rumah sederhana yang d…

Rieke: RUU PSdK Harus Lindungi Pembela HAM dari Kriminalisasi

Rieke: RUU PSdK Harus Lindungi Pembela HAM dari Kriminalisasi

Senin, 30 Mar 2026 22:41 WIB

Senin, 30 Mar 2026 22:41 WIB

Jurnas.net - Anggota Komisi XIII DPR RI Rieke Diah Pitaloka, mengusulkan penguatan perlindungan Pembela Hak Asasi Manusia (HAM) dalam pembahasan RUU…

DPRD Jatim Bentuk Pansus LKPJ 2025, Rapor Kinerja Khofifah-Emil Siap Dievaluasi

DPRD Jatim Bentuk Pansus LKPJ 2025, Rapor Kinerja Khofifah-Emil Siap Dievaluasi

Senin, 30 Mar 2026 13:41 WIB

Senin, 30 Mar 2026 13:41 WIB

Jurnas.net - DPRD Provinsi Jawa Timur mulai menggeber fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan daerah dengan membentuk Panitia Khusus (Pansus) Laporan…

Gus Lilur Bongkar Ketimpangan Industri Rokok, Dorong Model UMKM untuk Sejahterakan Petani

Gus Lilur Bongkar Ketimpangan Industri Rokok, Dorong Model UMKM untuk Sejahterakan Petani

Senin, 30 Mar 2026 06:37 WIB

Senin, 30 Mar 2026 06:37 WIB

Jurnas.net – Ketimpangan dalam industri tembakau nasional kembali menjadi sorotan. Founder Owner Bandar Rokok Nusantara Global Grup (BARONG Grup), HRM. K…

Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Polda Jatim dan Pemkab Banyuwangi Perketat Pengawasan di Ketapang

Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Polda Jatim dan Pemkab Banyuwangi Perketat Pengawasan di Ketapang

Minggu, 29 Mar 2026 17:50 WIB

Minggu, 29 Mar 2026 17:50 WIB

Jurnas.net - Puncak arus balik Lebaran 2026 di lintas penyeberangan Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk terjadi pada Minggu (29/3/2026). Ribuan…

Ali Mufthi: Golkar Jatim Punya Banyak Figur Kuat untuk Pilgub 2029

Ali Mufthi: Golkar Jatim Punya Banyak Figur Kuat untuk Pilgub 2029

Minggu, 29 Mar 2026 13:31 WIB

Minggu, 29 Mar 2026 13:31 WIB

Jurnas.net – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Timur mulai memanaskan mesin politik menghadapi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2029. Momentum h…