Libur Sekolah Momentum Bentuk Karakter Anak, Dispendik Surabaya Ingatkan Bahaya Gadget

author Rahmat

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi foto selfie bersama pelajar Surabaya. (Humas Pemkot Surabaya)
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi foto selfie bersama pelajar Surabaya. (Humas Pemkot Surabaya)

Jurnas.net – Pemerintah Kota Surabaya mengajak para orang tua menjadikan masa libur sekolah sebagai momentum penting untuk membangun karakter anak sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap perangkat digital.

Melalui Dinas Pendidikan (Dispendik), Pemkot Surabaya mengingatkan bahwa libur sekolah bukan sekadar jeda dari kegiatan belajar mengajar, melainkan kesempatan bagi anak untuk memperkaya pengalaman hidup, meningkatkan interaksi sosial, dan memperkuat hubungan dengan keluarga. Masa libur semester genap Tahun Ajaran 2025/2026 berlangsung mulai 22 Juni hingga 11 Juli 2026. Sementara kegiatan belajar mengajar akan kembali dimulai pada Senin, 13 Juli 2026.

Kepala Dinas Pendidikan Surabaya, Febrina Kusumawati, mengatakan proses pendidikan sejatinya tidak berhenti ketika sekolah memasuki masa libur. Menurutnya, keluarga tetap memiliki peran sentral dalam mendampingi tumbuh kembang anak.

“Liburan bukan berarti seluruh proses belajar dan pembentukan karakter ikut berhenti. Anak-anak tetap perlu didampingi agar memanfaatkan waktu dengan kegiatan yang positif, produktif, dan memberikan pengalaman baru yang bermanfaat,” kata Febrina, Senin, 22 Juni 2026.

Ia menilai salah satu tantangan terbesar selama masa liburan adalah meningkatnya penggunaan gawai yang tidak terkontrol. Kondisi ini berpotensi mengurangi interaksi sosial, menurunkan aktivitas fisik, hingga memengaruhi pola hidup anak. Karena itu, Dispendik mengimbau orang tua agar lebih aktif mengawasi aktivitas digital anak dan tidak membiarkan mereka menghabiskan sebagian besar waktu liburan hanya di depan layar ponsel.

“Penggunaan gadget harus tetap berada dalam pemantauan orang tua. Ajak anak melakukan aktivitas positif dan jangan sampai seluruh waktu liburan hanya dihabiskan dengan bermain ponsel atau perangkat digital,” katanya.

Imbauan tersebut juga sejalan dengan kebijakan Pemerintah Kota Surabaya melalui Gerakan Surabaya Tanpa Gawai yang diterapkan setiap pukul 18.00 hingga 20.00 WIB. Program tersebut mendorong seluruh keluarga memanfaatkan waktu bersama tanpa distraksi perangkat elektronik, seperti belajar bersama, berdiskusi, beribadah, membaca buku, maupun melakukan aktivitas keluarga lainnya.

Selain itu, Dispendik juga mengingatkan agar seluruh ketentuan mengenai perlindungan anak tetap diterapkan selama masa liburan, termasuk kebijakan pengawasan anak pada malam hari. Menurut Febrina, euforia setelah kenaikan kelas sering kali membuat anak lebih bebas beraktivitas tanpa pengawasan yang cukup. Karena itu, peran orang tua menjadi sangat penting untuk memastikan anak tetap berada dalam lingkungan yang aman.

“Kami mengingatkan kepada para orang tua, guru, dan sekolah bahwa berbagai surat edaran tetap berlaku selama masa liburan. Pastikan anak-anak tetap dalam pengawasan, termasuk pada malam hari, dan jangan sampai euforia setelah kenaikan kelas membuat mereka melakukan aktivitas yang berisiko,” tuturnya.

Dispendik juga mendorong keluarga untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih fleksibel dan menyenangkan selama liburan. Menurutnya, kegiatan sederhana seperti mengunjungi tempat bersejarah, mengenal lingkungan sekitar, berkebun, memasak bersama, membaca buku, hingga berdiskusi tentang kehidupan sehari-hari dapat menjadi sarana pembelajaran yang efektif.

“Belajar tidak selalu harus melalui buku pelajaran. Berdiskusi dengan orang tua, mengenal lingkungan sekitar, mencoba hal-hal baru, hingga memahami kehidupan sehari-hari juga merupakan proses belajar yang penting. Kami berharap ketika kembali ke sekolah nanti, anak-anak membawa semangat baru, pengalaman baru, dan cerita yang menginspirasi,” jelasnya.

Tak hanya siswa dan orang tua, sekolah juga diminta memanfaatkan masa libur untuk melakukan pembenahan lingkungan belajar. Langkah tersebut meliputi pembersihan ruang kelas, perawatan fasilitas sekolah, hingga perbaikan ringan agar lingkungan pendidikan siap digunakan pada tahun ajaran baru.

Di sisi lain, para guru juga didorong untuk melakukan evaluasi terhadap proses pembelajaran dan mempersiapkan metode belajar yang lebih kreatif, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Melalui pendekatan tersebut, Pemerintah Kota Surabaya berharap masa libur sekolah tidak menjadi periode yang terbuang sia-sia, melainkan berubah menjadi ruang pembelajaran baru yang mampu membentuk anak-anak Surabaya menjadi pribadi yang mandiri, kreatif, serta lebih dekat dengan keluarga dan lingkungan sekitarnya.

Berita Terbaru

Semangat Hari Pahlawan, SIER Himpun 150 Kantong Darah untuk Kemanusiaan

Semangat Hari Pahlawan, SIER Himpun 150 Kantong Darah untuk Kemanusiaan

Rabu, 04 Nov 2026 17:22 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 17:22 WIB

Jurnas.net – Memperingati Hari Pahlawan 2026, PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) menggelar kegiatan donor darah bekerja sama dengan Instalasi T…

Keberanian Internal Polri Ungkap Penyadapan Ilegal Jadi Momentum Perkuat Marwah Kepolisian

Keberanian Internal Polri Ungkap Penyadapan Ilegal Jadi Momentum Perkuat Marwah Kepolisian

Rabu, 04 Nov 2026 08:32 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 08:32 WIB

Jurnas.net – PDI Perjuangan menyambut baik sekaligus memberikan apresiasi terhadap ketegasan dan keberanian Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam m…

Polda Jatim Bongkar Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Negara Rugi Rp35,7 Miliar

Polda Jatim Bongkar Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Negara Rugi Rp35,7 Miliar

Rabu, 04 Nov 2026 07:04 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:04 WIB

Jurnas.net – Kepolisian Daerah Jawa Timur mengungkap praktik penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG) bersubsidi di 22 lokasi y…

Toko Kelontong di Yogyakarta Dipaksa Tutup dan Pemilik Diintimidasi

Toko Kelontong di Yogyakarta Dipaksa Tutup dan Pemilik Diintimidasi

Selasa, 03 Nov 2026 22:46 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 22:46 WIB

Jurnas.net - Aksi tutup paksa toko kelontong Madura oleh LSM ‘Keluarga Madura Yogyakarta' (KMY) kembali terjadi. Jika sebelumnya terjadi pada Juni 2026, di k…

Pertama di Kota Batu, Pertunjukan Mermaid Hadir di Eco Active Park Jatim Park Group

Pertama di Kota Batu, Pertunjukan Mermaid Hadir di Eco Active Park Jatim Park Group

Selasa, 03 Nov 2026 16:11 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 16:11 WIB

Jurnas.net – Kota Batu, Jawa Timur, menghadirkan pengalaman wisata keluarga baru melalui pertunjukan teatrikal putri duyung atau mermaid bertajuk "The E…

PBNU Apresiasi Ketegasan Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo

PBNU Apresiasi Ketegasan Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo

Selasa, 03 Nov 2026 14:53 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 14:53 WIB

PBNU mengapresiasi langkah cepat Kapolri dalam merespons keluhan masyarakat terkait tindakan aparat kepolisian dalam penegakan hukum di Sukoharjo…

Drama Musikal hingga Pasha Ungu Semarakkan Malam Peringatan Hari Pahlawan

Drama Musikal hingga Pasha Ungu Semarakkan Malam Peringatan Hari Pahlawan

Selasa, 03 Nov 2026 14:29 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 14:29 WIB

Peringatan Hari Pahlawan di Taman Fatahillah Kota Tua, Jakarta Barat pada 1-2 November 2026 berlangsung meriah.…

Sulitnya Asuransi Mobil Listrik Jadi Alarm Kesiapan Industri Nasional

Sulitnya Asuransi Mobil Listrik Jadi Alarm Kesiapan Industri Nasional

Selasa, 03 Nov 2026 14:08 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 14:08 WIB

Sikap sejumlah perusahaan asuransi yang masih berhati-hati dalam memberikan perlindungan terhadap mobil listrik menjadi alarm bagi pemerintah…

Gelar Munas Tarjih di Surabaya, Muhammadiyah Siapkan Pembahasan Pengikut Agnostik hingga Penanganan Lansia

Gelar Munas Tarjih di Surabaya, Muhammadiyah Siapkan Pembahasan Pengikut Agnostik hingga Penanganan Lansia

Selasa, 03 Nov 2026 07:25 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 07:25 WIB

Jurnas.net - Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyiapkan pembahasan sejumlah hal penting dalam Musyawarah Nasional (Munas) XXXIII Tarjih…

Legislator PKB: Usut Tuntas Kasus Penggerebekan Pesantren di Sukoharjo

Legislator PKB: Usut Tuntas Kasus Penggerebekan Pesantren di Sukoharjo

Senin, 02 Nov 2026 10:58 WIB

Senin, 02 Nov 2026 10:58 WIB

Peristiwa penggerebekan Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an di Sukoharjo, Jawa Tengah, oleh tim gabungan kepolisian beberapa waktu lalu, terindikasi melanggar HAM…

Ketum PBNU Angkat Suara Sikapi Insiden Sukoharjo

Ketum PBNU Angkat Suara Sikapi Insiden Sukoharjo

Senin, 02 Nov 2026 10:30 WIB

Senin, 02 Nov 2026 10:30 WIB

Ketua Umum PBNU KH Kikin Abdul Hakim atau Gus Kikin mengimbau masyarakat, khususnya di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, tetap tenang.…

PSIM Cetak Comeback dan Rengkuh Kemenangan Perdana di Super League

PSIM Cetak Comeback dan Rengkuh Kemenangan Perdana di Super League

Minggu, 01 Nov 2026 22:14 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 22:14 WIB

Jurnas.net - PSIM Yogyakarta resmi mengakhiri puasa kemenangan di BRI Super League 2026/2027 pascamengandaskan perlawanan Borneo FC Samarinda dalam laga yang…

Jika Surat Penyetaraan Tidak Sah, Masih Lengkapkah Syarat Pencalonan Gibran?

Jika Surat Penyetaraan Tidak Sah, Masih Lengkapkah Syarat Pencalonan Gibran?

Minggu, 01 Nov 2026 10:49 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 10:49 WIB

Oleh: Wakit Nurohman Advokat dan Mahasiswa Magister Hukum Universitas Surabaya (Ubaya) Putusan Mahkamah Agung Nomor 742 K/TUN/2026 mengenai Surat Keterangan…

Golkar Jatim Dukung Pemulangan Jimat Klontong, Pusaka Leluhur Tengger yang Tersimpan di Belanda

Golkar Jatim Dukung Pemulangan Jimat Klontong, Pusaka Leluhur Tengger yang Tersimpan di Belanda

Sabtu, 31 Okt 2026 19:32 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 19:32 WIB

Jurnas.net – Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, H. Ali Mufthi, mendukung upaya pemulangan Jimat Klontong, pusaka bersejarah yang menjadi bagian dari identitas …

Ketika Angka Pertumbuhan Tidak Lagi Cukup

Ketika Angka Pertumbuhan Tidak Lagi Cukup

Sabtu, 31 Okt 2026 18:21 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 18:21 WIB

Oleh: Prof. Dr. Dian Anita Nuswantara, S.E., M.Si., Ak., CA, CIPSAS Guru Besar Universitas Negeri Surabaya (UNESA) Perekonomian tidak hanya bergerak melalui…