Gerakan Basuh Kaki Orang Tua di Surabaya Dinilai Jadi Benteng Karakter Anak di Era Digital

author Kurniawan

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Puluhan pelajar di Surabaya membasuh kaki orang tua masing-masing. (Humas Pemkot Surabaya)
Puluhan pelajar di Surabaya membasuh kaki orang tua masing-masing. (Humas Pemkot Surabaya)

Jurnas.net – Di tengah derasnya arus digitalisasi dan tantangan degradasi moral yang dihadapi generasi muda, Surabaya menghadirkan pendekatan pendidikan karakter yang sederhana namun sarat makna. Gerakan membasuh kaki orang tua yang diikuti puluhan ribu pelajar mendapat apresiasi luas karena dinilai menjadi upaya nyata membangun kembali fondasi adab dan hubungan keluarga.

Apresiasi tersebut disampaikan Pengurus Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Jawa Timur sekaligus Wakil Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jawa Timur Bidang Pendidikan, Kesehatan, dan Lingkungan, M. Isa Ansori. Menurutnya, inisiatif yang digagas Pemerintah Kota Surabaya bersama Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi itu merupakan langkah strategis untuk menghidupkan kembali nilai-nilai luhur yang mulai tergerus oleh perkembangan zaman.

Di saat dunia pendidikan banyak dihadapkan pada tantangan berupa menurunnya kualitas interaksi keluarga, meningkatnya ketergantungan terhadap teknologi, serta bergesernya orientasi pendidikan yang lebih menitikberatkan pada capaian akademik, Surabaya justru menghadirkan pendekatan yang berfokus pada pembentukan karakter.

“Gerakan membasuh kaki orang tua yang melibatkan puluhan ribu anak di Surabaya patut mendapatkan apresiasi yang tinggi. Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, bukan pula hanya tentang pemecahan rekor. Lebih dari itu, gerakan ini merupakan ikhtiar untuk menghidupkan kembali nilai-nilai luhur yang menjadi fondasi pembentukan karakter anak bangsa,” kata Isa, Senin, 22 Juni 2026.

Ia menilai keberanian menghadirkan pendidikan karakter ke ruang publik menjadi pesan penting bahwa keberhasilan pendidikan tidak semata-mata diukur dari kecerdasan intelektual. “Saya mengapresiasi Wali Kota Surabaya yang berani menghadirkan pendidikan karakter dalam ruang publik melalui simbol yang sangat sederhana, tetapi memiliki makna yang mendalam. Di tengah kecenderungan pendidikan yang sering berorientasi pada capaian akademik semata, Surabaya menghadirkan pelajaran penting bahwa kecerdasan tanpa adab tidak akan melahirkan peradaban yang kuat,” katanya.

Menurut Isa, prosesi membasuh kaki orang tua bukan sekadar ritual simbolik. Di dalamnya terkandung nilai kerendahan hati, penghormatan, rasa syukur, dan pengakuan atas perjuangan orang tua yang telah membesarkan anak-anak mereka dengan penuh pengorbanan. Ia menegaskan bahwa seorang ibu yang mengandung, melahirkan, dan merawat anak tanpa pamrih, serta seorang ayah yang bekerja keras demi masa depan keluarga, merupakan sosok yang layak mendapatkan penghormatan sejak dini.

Sebagai pengurus LPA Jawa Timur, Isa juga mengingatkan bahwa keluarga merupakan lingkungan pertama dan benteng utama perlindungan anak. Ketika hubungan antara anak dan orang tua dibangun di atas kasih sayang, komunikasi yang sehat, dan sikap saling menghormati, anak akan tumbuh menjadi pribadi yang kuat secara emosional dan sosial. Sebaliknya, banyak persoalan yang kini dihadapi anak-anak justru berakar dari renggangnya relasi di dalam keluarga.

“Banyak persoalan yang menimpa anak-anak saat ini sesungguhnya berakar dari melemahnya hubungan dalam keluarga. Ketika penghormatan kepada orang tua mulai memudar, ketika komunikasi dalam keluarga semakin renggang, maka anak kehilangan salah satu sumber pembelajaran karakter yang paling penting dalam hidupnya,” tuturnya.

Karena itu, ia menilai gerakan membasuh kaki orang tua merupakan investasi sosial jangka panjang yang sangat berharga bagi masa depan bangsa. Menurutnya, kegiatan tersebut mengajarkan anak-anak bahwa keberhasilan hidup tidak hanya dibangun oleh kecerdasan akademik, tetapi juga oleh kemampuan menghargai jasa dan pengorbanan orang lain.

“Gerakan membasuh kaki orang tua sesungguhnya merupakan investasi sosial yang sangat berharga. Ia mengajarkan rasa syukur, empati, dan kesadaran bahwa kesuksesan tidak hanya dibangun oleh kecerdasan, tetapi juga oleh kemampuan menghargai jasa dan pengorbanan orang lain,” jelasnya.

Sebagai Wakil Ketua ICMI Jawa Timur Bidang Pendidikan, Kesehatan, dan Lingkungan, Isa juga menegaskan bahwa pembangunan manusia harus berjalan beriringan dengan pembangunan karakter. Ia menilai pembangunan sebuah kota tidak cukup hanya diwujudkan melalui infrastruktur fisik seperti jalan, gedung, dan ruang terbuka hijau, tetapi juga harus diiringi investasi dalam membangun kualitas generasi penerus.

“Kita membutuhkan generasi yang menguasai teknologi tanpa melupakan penghormatan kepada orang tua. Sebab, kesuksesan sejati tidak hanya diukur dari pencapaian, tetapi juga dari kemampuan menghargai pengorbanan mereka yang telah membimbing sejak awal,” ungkapnya.

Isa meyakini, air yang digunakan untuk membasuh kaki orang tua mungkin akan segera mengering. Namun, nilai-nilai yang ditanamkan melalui gerakan tersebut diharapkan tetap hidup sebagai kompas moral bagi anak-anak ketika tumbuh dewasa. Sebab, bangsa yang maju tidak hanya ditopang oleh sumber daya manusia yang cerdas, tetapi juga oleh generasi yang memiliki adab, empati, dan penghormatan terhadap keluarga sebagai fondasi utama kehidupan bermasyarakat.

“Bangsa yang besar tidak hanya dibangun oleh orang-orang yang cerdas, tetapi juga oleh generasi yang beradab. Dan adab yang paling pertama adalah menghormati ayah dan ibu,” pungkasnya.

Berita Terbaru

Semangat Hari Pahlawan, SIER Himpun 150 Kantong Darah untuk Kemanusiaan

Semangat Hari Pahlawan, SIER Himpun 150 Kantong Darah untuk Kemanusiaan

Rabu, 04 Nov 2026 17:22 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 17:22 WIB

Jurnas.net – Memperingati Hari Pahlawan 2026, PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) menggelar kegiatan donor darah bekerja sama dengan Instalasi T…

Keberanian Internal Polri Ungkap Penyadapan Ilegal Jadi Momentum Perkuat Marwah Kepolisian

Keberanian Internal Polri Ungkap Penyadapan Ilegal Jadi Momentum Perkuat Marwah Kepolisian

Rabu, 04 Nov 2026 08:32 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 08:32 WIB

Jurnas.net – PDI Perjuangan menyambut baik sekaligus memberikan apresiasi terhadap ketegasan dan keberanian Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam m…

Polda Jatim Bongkar Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Negara Rugi Rp35,7 Miliar

Polda Jatim Bongkar Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Negara Rugi Rp35,7 Miliar

Rabu, 04 Nov 2026 07:04 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 07:04 WIB

Jurnas.net – Kepolisian Daerah Jawa Timur mengungkap praktik penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG) bersubsidi di 22 lokasi y…

Toko Kelontong di Yogyakarta Dipaksa Tutup dan Pemilik Diintimidasi

Toko Kelontong di Yogyakarta Dipaksa Tutup dan Pemilik Diintimidasi

Selasa, 03 Nov 2026 22:46 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 22:46 WIB

Jurnas.net - Aksi tutup paksa toko kelontong Madura oleh LSM ‘Keluarga Madura Yogyakarta' (KMY) kembali terjadi. Jika sebelumnya terjadi pada Juni 2026, di k…

Pertama di Kota Batu, Pertunjukan Mermaid Hadir di Eco Active Park Jatim Park Group

Pertama di Kota Batu, Pertunjukan Mermaid Hadir di Eco Active Park Jatim Park Group

Selasa, 03 Nov 2026 16:11 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 16:11 WIB

Jurnas.net – Kota Batu, Jawa Timur, menghadirkan pengalaman wisata keluarga baru melalui pertunjukan teatrikal putri duyung atau mermaid bertajuk "The E…

PBNU Apresiasi Ketegasan Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo

PBNU Apresiasi Ketegasan Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo

Selasa, 03 Nov 2026 14:53 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 14:53 WIB

PBNU mengapresiasi langkah cepat Kapolri dalam merespons keluhan masyarakat terkait tindakan aparat kepolisian dalam penegakan hukum di Sukoharjo…

Drama Musikal hingga Pasha Ungu Semarakkan Malam Peringatan Hari Pahlawan

Drama Musikal hingga Pasha Ungu Semarakkan Malam Peringatan Hari Pahlawan

Selasa, 03 Nov 2026 14:29 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 14:29 WIB

Peringatan Hari Pahlawan di Taman Fatahillah Kota Tua, Jakarta Barat pada 1-2 November 2026 berlangsung meriah.…

Sulitnya Asuransi Mobil Listrik Jadi Alarm Kesiapan Industri Nasional

Sulitnya Asuransi Mobil Listrik Jadi Alarm Kesiapan Industri Nasional

Selasa, 03 Nov 2026 14:08 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 14:08 WIB

Sikap sejumlah perusahaan asuransi yang masih berhati-hati dalam memberikan perlindungan terhadap mobil listrik menjadi alarm bagi pemerintah…

Gelar Munas Tarjih di Surabaya, Muhammadiyah Siapkan Pembahasan Pengikut Agnostik hingga Penanganan Lansia

Gelar Munas Tarjih di Surabaya, Muhammadiyah Siapkan Pembahasan Pengikut Agnostik hingga Penanganan Lansia

Selasa, 03 Nov 2026 07:25 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 07:25 WIB

Jurnas.net - Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyiapkan pembahasan sejumlah hal penting dalam Musyawarah Nasional (Munas) XXXIII Tarjih…

Legislator PKB: Usut Tuntas Kasus Penggerebekan Pesantren di Sukoharjo

Legislator PKB: Usut Tuntas Kasus Penggerebekan Pesantren di Sukoharjo

Senin, 02 Nov 2026 10:58 WIB

Senin, 02 Nov 2026 10:58 WIB

Peristiwa penggerebekan Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an di Sukoharjo, Jawa Tengah, oleh tim gabungan kepolisian beberapa waktu lalu, terindikasi melanggar HAM…

Ketum PBNU Angkat Suara Sikapi Insiden Sukoharjo

Ketum PBNU Angkat Suara Sikapi Insiden Sukoharjo

Senin, 02 Nov 2026 10:30 WIB

Senin, 02 Nov 2026 10:30 WIB

Ketua Umum PBNU KH Kikin Abdul Hakim atau Gus Kikin mengimbau masyarakat, khususnya di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, tetap tenang.…

PSIM Cetak Comeback dan Rengkuh Kemenangan Perdana di Super League

PSIM Cetak Comeback dan Rengkuh Kemenangan Perdana di Super League

Minggu, 01 Nov 2026 22:14 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 22:14 WIB

Jurnas.net - PSIM Yogyakarta resmi mengakhiri puasa kemenangan di BRI Super League 2026/2027 pascamengandaskan perlawanan Borneo FC Samarinda dalam laga yang…

Jika Surat Penyetaraan Tidak Sah, Masih Lengkapkah Syarat Pencalonan Gibran?

Jika Surat Penyetaraan Tidak Sah, Masih Lengkapkah Syarat Pencalonan Gibran?

Minggu, 01 Nov 2026 10:49 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 10:49 WIB

Oleh: Wakit Nurohman Advokat dan Mahasiswa Magister Hukum Universitas Surabaya (Ubaya) Putusan Mahkamah Agung Nomor 742 K/TUN/2026 mengenai Surat Keterangan…

Golkar Jatim Dukung Pemulangan Jimat Klontong, Pusaka Leluhur Tengger yang Tersimpan di Belanda

Golkar Jatim Dukung Pemulangan Jimat Klontong, Pusaka Leluhur Tengger yang Tersimpan di Belanda

Sabtu, 31 Okt 2026 19:32 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 19:32 WIB

Jurnas.net – Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, H. Ali Mufthi, mendukung upaya pemulangan Jimat Klontong, pusaka bersejarah yang menjadi bagian dari identitas …

Ketika Angka Pertumbuhan Tidak Lagi Cukup

Ketika Angka Pertumbuhan Tidak Lagi Cukup

Sabtu, 31 Okt 2026 18:21 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 18:21 WIB

Oleh: Prof. Dr. Dian Anita Nuswantara, S.E., M.Si., Ak., CA, CIPSAS Guru Besar Universitas Negeri Surabaya (UNESA) Perekonomian tidak hanya bergerak melalui…