Gelar Mimbar Bebas, Ribuan Mahasiswa Jatim Serukan Tolak Politik Dinasti

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ribuan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Selamatkan Demokrasi (Gemas’d), menggelar Mimbar Bebas di Kampus Untag Surabaya. (Istimewa)
Ribuan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Selamatkan Demokrasi (Gemas’d), menggelar Mimbar Bebas di Kampus Untag Surabaya. (Istimewa)

Jurnas.net - Ribuan mahasiswa dari berbagai kampus di Jawa Timur yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Selamatkan Demokrasi (Gemas’d), menggelar Mimbar Bebas di Kampus Untag Surabaya, Rabu, 6 Desember 2023. Kegiatan itu bertujuan menyuarakan penolakan politik dinasti, yang akhir-akhir ini ramai diperbincangkan.

Salah seorang perwakilan mahasiswa yabg juga Ketua GMNI Jatim, Bagus Raditya, mengatakan bahwa dirinya hadir dalam mimbar bebas ini atas dasar independensi. Dirinya ingin, agar demokrasi di Indonesia tetap terjaga.

“Jangan sampai demokrasi ini dihancurkan. Sekarang kita berbicara tentang konstitusi yang sedang diobrak-abrik, yang akhirnya mahasiswa harus turun mengawal konstitusi sebagai petarung petarung akademik,” kata Bagus.

Menurutnya, siapapun presiden yang terpilih nantinya akan menjadi sosok yang akan mengawal konstitusi. “Jadi mari kawal bersama, karena yang pasti demokrasi itu dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat,” katanya.

[caption id="attachment_2407" align="alignnone" width="1280"] Ribuan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Selamatkan Demokrasi (Gemas’d), menggelar Mimbar Bebas di Kampus Untag Surabaya. (Istimewa)[/caption]

Kegiatan itu turut dihadiri Butet Kertaredjasa, budayawan ternama dari Yogyakarta. Ia menilai, mimbar bebas ini menjadi wadah bagi mahasiswa dan masyarakat umum untuk memahami kondisi demokrasi yang terjadi saat ini.

“Saya yakin bahwa mahasiswa yang hadir di acara ini adalah pemilik masa depan yang akan menyelamatkan konstitusi bangsa dan negara,” katanya.

Butet menyebut, akumulasi kekecewaan jelas tergambar kepada publik bahwa saat ini Indonesia sedang tidak baik-baik saja. Menurutnya, demokrasi telah diciderai oleh pihak yang menunggangi demokrasi.

“Saya tidak perlu mengulang fakta publik. Rakyat Indonesia yang apolitis pun bisa membaca, bisa tahu apa yang sebenarnya terjadi dengan lukanya demokrasi,” pungkasnya.

Mimbar bebas mahasiswa ini mengundang berbagai orator dan aktivis demokrasi seperti Butet Kartaredjasa, Eros Djarot, Alifurrahman S. Asyari, Presiden BEM UI, Seno Baskoro, Aliansi Mahasiswa Jawa Timur, dan GMNI. (Mal)

Berita Terbaru

Karhutla dan Krisis Tanggung Jawab Ekologis Negara

Karhutla dan Krisis Tanggung Jawab Ekologis Negara

Sabtu, 17 Okt 2026 23:23 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 23:23 WIB

Oleh: Saiq Khayran Mahasiswa Program Studi Hukum Universitas Nurul Jadid Di tengah ambisi pemerintah mempercepat pertumbuhan ekonomi, memperluas investasi,…

PSIM Yogyakarta Pecat Jean Paul van Gastel dari Kursi Pelatih

PSIM Yogyakarta Pecat Jean Paul van Gastel dari Kursi Pelatih

Sabtu, 17 Okt 2026 18:04 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 18:04 WIB

Jurnas.net – PSIM Yogyakarta mengambil keputusan untuk mengakhiri kerja sama dengan pelatih Jean Paul van Gastel. Keputusan tersebut menjadi langkah penting b…

Kapolri Temui Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar, Perkuat Komunikasi Polri dan Ulama

Kapolri Temui Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar, Perkuat Komunikasi Polri dan Ulama

Sabtu, 17 Okt 2026 14:29 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 14:29 WIB

Jurnas.net – Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto bersilaturahmi dengan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Miftachul Akhyar, di Yayasan P…

Keok dari PSM, PSIM Yogyakarta Jalani Lima Laga Super League Tanpa Kemenangan

Keok dari PSM, PSIM Yogyakarta Jalani Lima Laga Super League Tanpa Kemenangan

Sabtu, 17 Okt 2026 07:36 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 07:36 WIB

Jurnas.net - PSIM Yogyakarta gagal memutus tren tanpa kemenangan pada masa awal Super League 2026/2027. Teranyar, PSIM dikalahkan PSM Makassar 1-2 di Stadion…

Duka ke Amal Jariah, Muhammad Suryo Resmikan Masjid Hj Anis Syarifah

Duka ke Amal Jariah, Muhammad Suryo Resmikan Masjid Hj Anis Syarifah

Jumat, 16 Okt 2026 21:14 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 21:14 WIB

Jurnas.net – Ratusan warga berbondong-bondong mendatangi Desa Palihan, Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Mereka hadir me…

Dugaan Politik Uang Muktamar NU: Rp 250 Juta Dikembalikan ke KPK, Begini Kronologinya

Dugaan Politik Uang Muktamar NU: Rp 250 Juta Dikembalikan ke KPK, Begini Kronologinya

Jumat, 16 Okt 2026 18:11 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 18:11 WIB

Jurnas.net – HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, warga Nahdlatul Ulama (NU) yang dikenal sebagai kiai kampung, membeberkan dokumen yang disebutnya …