PDAM Surabaya Siapkan Air Gratis Bagi Warga Terdampak Pipa PDAM Bocor Kawasan Joyoboyo

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Air meluber ke jalan akibat kebocoran pipa air PDAM di kawasan Joyoboyo Surabaya. (Dok: Humas Pemkot Surabaya)
Air meluber ke jalan akibat kebocoran pipa air PDAM di kawasan Joyoboyo Surabaya. (Dok: Humas Pemkot Surabaya)

Jurnas.net - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Surabaya melakukan gerak cepat penanganan pipa bocor di area proyek Joyoboyo. Penanganan dilakukan dengan menutup semua valve inlet pipa bahan ductile diameter 450 milimeter (mm) - diameter 300 mm untuk mengatasi luapan air yang berpotensi mengganggu lalu lintas pengguna jalan. Hal ini dilakukan setelah mendapat laporan pada pukul 17.30 WIB.

Direktur Operasi PDAM Surabaya Nanang Widyatmoko mengatakan, sebelumnya sudah dilakukan mitigasi termasuk rapat koordinasi dengan pihak proyek underpass Joyoboyo.

"Diketahui bahwa disana ada dua pipa tapi tidak bisa diketahui titik pastinya dimana karena pipa ini dipasang tahun 1903 tanpa ada catatan koordinatnya," kata Nanang, Senin, 8 Juli 2024.

Nanang menjelaskan, saat ini sudah ada petugas yang melakukan identifikasi kerusakan pipa di lokasi kebocoran pipa PDAM, supaya segera diketahui seberapa besar kerusakan dan bagaimana penanganan selanjutnya.

"Selain petugas yang sedang menutup valve. Ada petugas kami yang melakukan identifikasi kerusakan pipa di lokasi pada titik bocor untuk mengetahui seberapa besar kerusakan dan bagaimana rencana penanganan selanjutnya. Kami upayakan penanganan bisa segera selesai agar gangguan distribusi air ke warga tidak terlalu lama,” katanya.

Baca Juga : PDAM Surabaya ‘Cuci Tangan’ Dikeluhkan Masyarakat Soal Kenaikan Retribusi Selangit

Dirinya menjelaskan, dampak dari penanganan pipa bocor akan menyebabkan volume air mengecil hingga tidak keluar di kawasan Bumiarjo, Hayam Wuruk, Kesatrian, Gajah Mada, Pulo Wonokromo, Pulo Tegalsari, Dukuh Kupang, Pasar Kembang, dan sekitarnya.

Untuk itu pihaknya menyampaikan, bagi pelanggan terdampak yang airnya mengecil atau tidak keluar selama proses pekerjaan perbaikan pipa bocor ini, PDAM telah menyiapkan bantuan tangki gratis dengan kapasitas 4000 hingga 5000 liter.

"Satu tangki bisa digunakan untuk 5 sampai 6 KK dengan dikoordinir oleh RT atau RW setempat dengan cara menghubungi call center bebas pulsa 24 jam di 08001926666, WA Center 08123316666 (chat only) atau memesan melalui Aplikasi CIS PDAM lewat fitur pengaduan," pungkas Nanang.

Tag :

Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Percantik Area Depan KBS, Usung Konsep Night Zoo yang Estetik dan Modern

Pemkot Surabaya Percantik Area Depan KBS, Usung Konsep Night Zoo yang Estetik dan Modern

Sabtu, 25 Apr 2026 10:37 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 10:37 WIB

Jurnas.net - Pemerintah Kota Surabaya mulai merancang wajah baru Kebun Binatang Surabaya (KBS) bukan sekadar sebagai tempat rekreasi siang hari, tetapi sebagai …

Pemkot Surabaya Siapkan Skema Besar Atasi Banjir di Wilayah Selatan Tanpa Keruk Saluran 

Pemkot Surabaya Siapkan Skema Besar Atasi Banjir di Wilayah Selatan Tanpa Keruk Saluran 

Sabtu, 25 Apr 2026 09:28 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 09:28 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota Surabaya mulai mengubah pendekatan penanganan banjir dari sekadar proyek fisik menjadi rekayasa sistem aliran air yang t…

Antisipasi Kemarau Panjang, Banyuwangi Percepat Tanam Padi demi Amankan Produksi Pangan

Antisipasi Kemarau Panjang, Banyuwangi Percepat Tanam Padi demi Amankan Produksi Pangan

Sabtu, 25 Apr 2026 08:23 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 08:23 WIB

Jurnas.net – Alih-alih menunggu dampak kekeringan datang, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memilih bergerak lebih cepat. Melalui percepatan tanam padi serentak, …

Pemkot Surabaya Pantau Penyakit Warga Secara Real Time Lewat Data Kesehatan Terpadu

Pemkot Surabaya Pantau Penyakit Warga Secara Real Time Lewat Data Kesehatan Terpadu

Sabtu, 25 Apr 2026 07:04 WIB

Sabtu, 25 Apr 2026 07:04 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota Surabaya mulai menggeser paradigma layanan kesehatan: dari yang semula menunggu pasien datang, menjadi sistem aktif yang “…

Tekun Nabung Rp10 Ribu Sehari, Nenek Penjual Cilok Akhirnya Berangkat Haji

Tekun Nabung Rp10 Ribu Sehari, Nenek Penjual Cilok Akhirnya Berangkat Haji

Jumat, 24 Apr 2026 18:16 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 18:16 WIB

Jurnas.net – Di tengah derasnya arus kehidupan modern, kisah Muslichah (85) justru menghadirkan pelajaran sederhana namun jarang disadari: kekuatan disiplin d…

Tim PDKB PLN Madiun Perbaiki Jaringan Tegangan Tinggi Tanpa Padamkan Listrik

Tim PDKB PLN Madiun Perbaiki Jaringan Tegangan Tinggi Tanpa Padamkan Listrik

Jumat, 24 Apr 2026 17:07 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 17:07 WIB

Jurnas.net - Komitmen menjaga keandalan pasokan listrik terus dibuktikan PT PLN (Persero) melalui langkah teknis yang presisi dan minim gangguan. Salah satunya…