Mensos Pastikan Anggaran Bansos Tak Dipotong Untuk Atasi Kemiskinan di Pulau Jawa

author Redaksi

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Mensos RI, Saifullah Yusuf alias Gus Ipul. (Insani/Jurnas.net)
Mensos RI, Saifullah Yusuf alias Gus Ipul. (Insani/Jurnas.net)

Jurnas.net - Menteri Sosial (Mensos) RI, Syaifullah Yusuf alias Gus Ipul, mengklaim anggaran bantuan sosial (bansos) untuk masyarakat kecil aman alias tak dipotong. Bahkan, kata Gus Ipul, Presiden RI Prabowo Subianto siap menambah alokasi anggaran jika diperlukan.

"Saat ini muncul pembahasan soal refocusing anggaran, Kementerian Sosial tetap mempertahankan bansos untuk rakyat kecil. Bahkan Presiden menyatakan jika diperlukan, anggaran bansos bisa ditambah," kata Gus Ipul dalam Kongres XVIII Muslimat NU di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Rabu malam, 12 Februari 2025.

Menurut Gus Ipul, anggaran bansos tidak akan akan disentuh dalam proses refocusing anggaran yang saat ini tengah dilakukan pemerintah. Ini dilakukan untuk memastikan kesejahteraan masyarakat miskin dan rentan tetap terjaga.

"Saat ini sedang dilakukan evaluasi dan penyisiran, mudah-mudahan dalam beberapa hari ke depan selesai. Dengan langkah yang lebih terstruktur, harapan Presiden untuk mengatasi kemiskinan bisa segera terwujud," katanya.

Baca Juga : Mensos Target Kemiskinan Ekstrem 0 Persen Pada 2026

Gus Ipul mengatakan bahwa 52% angka kemiskinan di Indonesia terkonsentrasi di Pulau Jawa. Sehingga wilayah ini menjadi prioritas utama dalam program pengentasan kemiskinan.

"Ini bukan soal menyalahkan siapa pun, tetapi jumlah penduduk di Jawa memang sangat besar, ditambah tantangan kebijakan dalam 10 tahun terakhir yang cukup berat," ucapnya.

Meski pemerintahan Presiden Jokowi sebelumnya telah berupaya keras, menurut Gus Ipul, penurunan angka kemiskinan dalam satu dekade terakhir hanya mampu menekan sekitar 2%. Salah satu kendalanya adalah penyaluran bansos yang belum tepat sasaran.

"Pak Jokowi memiliki banyak prestasi luar biasa, tetapi angka kemiskinan baru turun sekitar 2�lam 10 tahun terakhir," katanya.

Sehingga di era pemerintahan saat ini, lanjut Gus Ipul, Presiden Prabowo ingin memastikan penyaluran bansos lebih efektif, dengan memperbaiki data penerima harus lebih akurat. "Dengan perbaikan data ini, bansos diharapkan benar-benar tepat sasaran, harus sampai ke mereka yang membutuhkan," jelasnya.

Sebagai langkah konkret, kata dia, pemerintah akan fokus pada pengentasan kemiskinan di tiga provinsi utama, yaitu Provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat. "Jika kemiskinan di Jawa bisa diselesaikan, maka 50% masalah kemiskinan di Indonesia juga bisa teratasi," pungkasnya.

Berita Terbaru

Gus Kikin dan Tantangan Kebangkitan Gelombang Kedua NU

Gus Kikin dan Tantangan Kebangkitan Gelombang Kedua NU

Rabu, 16 Sep 2026 08:32 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 08:32 WIB

Oleh : Abdul Khalid Boyan Peneliti LPPM Universitas Arya Wangsa (UAW)    Terpilihnya KH Abdul Hakim Mahfudz, yang akrab disapa Gus Kikin, sebagai Ketua Umum …

Pelayaran ke Bawean Lumpuh Akibat Cuaca Buruk, Jenazah Dipulangkan Pakai Perahu Nelayan

Pelayaran ke Bawean Lumpuh Akibat Cuaca Buruk, Jenazah Dipulangkan Pakai Perahu Nelayan

Selasa, 15 Sep 2026 20:16 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 20:16 WIB

Jurnas.net - Gelombang tinggi kembali mengganggu akses transportasi laut menuju Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Sejak Jumat (11/9/2026), dua kapal…

Dengar Masukan Tenant, Direksi SIER Pastikan Kawasan Industri Tetap Aman dan Nyaman

Dengar Masukan Tenant, Direksi SIER Pastikan Kawasan Industri Tetap Aman dan Nyaman

Selasa, 15 Sep 2026 18:26 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 18:26 WIB

Jurnas.net – Jajaran Direksi PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) turun langsung menemui sejumlah tenant melalui program BOD Visit Tenant. Selain m…

Ratusan Anak-anak di Jepara Sulap Serbuk Kayu jadi Lukisan

Ratusan Anak-anak di Jepara Sulap Serbuk Kayu jadi Lukisan

Selasa, 15 Sep 2026 17:56 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 17:56 WIB

Jurnas.net - Sebanyak 150 anak dari seluruh kecamatan di Jepara mengikuti lomba kolase. Mereka menggunakan serbuk kayu sebagai bahan baku berkarya. Ketua…

KTP dan Ijazah Jadi Jaminan Kerja, Pemkot Surabaya Ingatkan Berpotensi Langgar Aturan

KTP dan Ijazah Jadi Jaminan Kerja, Pemkot Surabaya Ingatkan Berpotensi Langgar Aturan

Senin, 14 Sep 2026 14:23 WIB

Senin, 14 Sep 2026 14:23 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta masyarakat lebih waspada saat mencari pekerjaan melalui perusahaan penempatan pekerja rumah tangga (…

Pemkot Surabaya Ubah Cara Verifikasi Data Miskin, Warga Diajak Cek Penerima Bansos

Pemkot Surabaya Ubah Cara Verifikasi Data Miskin, Warga Diajak Cek Penerima Bansos

Senin, 14 Sep 2026 13:48 WIB

Senin, 14 Sep 2026 13:48 WIB

Jurnas.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mengubah pola verifikasi data kemiskinan melalui Musyawarah Kelurahan (Muskel). Forum yang selama ini i…