Jurnas.net - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, memberikan tanggapan atas penetapan Jan Hwa Diana, pemilik CV Sentoso Seal, sebagai tersangka kasus penggelapan ijazah oleh Polda Jawa Timur. Eri menilai langkah hukum tersebut sebagai bentuk pembuktian, atas dugaan yang selama ini dibantah oleh Diana.
"Sejak awal saya sudah ingatkan, jangan buat Surabaya gaduh. Kalau gaduh, pasti saya selesaikan," kata Eri, Sabtu, 24 Mei 2025.
Eri menegaskan bahwa Diana selalu berbohong sejak awal kasus mencuat. Bahkan, meski banyak bukti dan laporan dari para korban, Diana terus menyangkal telah menahan ijazah milik mantan karyawannya.
Namun setelah dilakukan penyelidikan oleh Polda Jatim, polisi akhirnya mendapatkan bukti kuat berupa ditemukannya 108 ijazah yang disembunyikan di kediaman Diana.
"Kalau saya tidak laporkan ke polisi, tidak akan ada pembuktian. Saya bilang A, dia bilang B. Tapi sekarang, setelah ada laporan dan penyelidikan, 108 ijazah dikembalikan. Artinya terbukti kan?," jelasnya.
Baca Juga : Polisi Berisyarat Ada Tersangka Baru di Balik Kasus Penggelapan Ijazah CV Sentoso Seal
[caption id="attachment_7713" align="alignnone" width="1080"]
Penyidik Ditreskrimum Polda Jatim menunjukkan ijazah yang digelapkan Bos CV Sentoso Seal. (Insani/Jurnas.net)[/caption]
Eri berharap warga Surabaya tidak terprovokasi atau membuat kegaduhan atas peristiwa ini. Menurutnya, menjaga ketertiban kota adalah tanggung jawab bersama. "Makanya saya minta, jangan buat Surabaya gaduh. Mari kita jaga Surabaya agar tetap aman dan nyaman bagi semua warganya," ucapnya.
Terkait nasib ijazah para korban, Eri memastikan bahwa dokumen-dokumen tersebut akan dikembalikan setelah proses hukum selesai. "Setelah digunakan sebagai barang bukti oleh penyidik, tentu ijazah itu akan dikembalikan kepada pemiliknya," tandasnya.
Sebelumnya, Ditreskrimum Polda Jawa Timur (Jatim) menetapkan Bos UD Sentoso Seal, Jan Hwa Diana sebagai tersangka kasus penggelapan ijazah eks pekerjanya pada Kamis malam, 22 Mei 2025. Penetapan tersangka ini setelah Diana menjalani rangkaian penyelidikan dan penyidikan.
Akhirnya, polisi membuktikan Diana bersalah karena menggelapkan ijazah eks pekerjanya. Salah satu buktinya, polisi menemukan 108 ijazah mantan karyawan, yang disembunyikan di kediamannya.
Akibat perbuatannya, Diana dijerat Pasal 372 KUHP tentang penggelapan dengan ancaman hukuman pidana maksimal 4 tahun penjara. Kini, Diana ditahan di Mapolrestabes Surabaya, untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Editor : Redaksi
Berita Terbaru
Kamis, 29 Okt 2026 17:21 WIB
Kamis, 29 Okt 2026 17:21 WIB
Jurnas.net – Dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) senilai Rp 687,5 juta kepada mantan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur, Nur K…
Rabu, 28 Okt 2026 21:55 WIB
Rabu, 28 Okt 2026 21:55 WIB
Jurnas.net - Penguatan jaringan transmisi listrik menjadi kunci keberhasilan transisi energi Indonesia. Pembangunan pembangkit energi terbarukan harus diiringi…
Rabu, 28 Okt 2026 20:56 WIB
Rabu, 28 Okt 2026 20:56 WIB
Jurnas.net - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan pentingnya menghidupkan kembali pemikiran Bung Karno dan menempatkan Marhaenisme…
Rabu, 28 Okt 2026 18:48 WIB
Rabu, 28 Okt 2026 18:48 WIB
Jurnas.net - Ketua Umum DPP Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM), Ir. Izedrik Emir Moeis, M.Sc., menekankan pentingnya mengenalkan kembali pemikiran Bung Karno…
Selasa, 27 Okt 2026 17:51 WIB
Selasa, 27 Okt 2026 17:51 WIB
Jurnas.net – Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas, menilai penanganan pengangguran tidak cukup hanya mengandalkan program bursa kerja atau j…
Selasa, 27 Okt 2026 13:09 WIB
Selasa, 27 Okt 2026 13:09 WIB
Jurnas.net — Kabupaten Gresik membidik posisi tiga besar dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) III J…
Selasa, 27 Okt 2026 11:27 WIB
Selasa, 27 Okt 2026 11:27 WIB
Jurnas.net - Pengusaha Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, menjajaki peluang bisnis batu bara dan budi daya benih bening…
Senin, 26 Okt 2026 09:04 WIB
Senin, 26 Okt 2026 09:04 WIB
Jurnas.net – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) memperkuat infrastruktur kelistrikan untuk mendukung kebutuhan industri …
Senin, 26 Okt 2026 08:02 WIB
Senin, 26 Okt 2026 08:02 WIB
Jurnas.net - Musik menjadi ruang perjumpaan sekaligus sarana menyuarakan kepedulian terhadap isu lingkungan dan sosial dalam Yayaya Fest 2026 yang digelar di…
Sabtu, 24 Okt 2026 14:17 WIB
Sabtu, 24 Okt 2026 14:17 WIB
Jurnas.net – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Partai Golkar, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Timur menyalurkan 1.000 paket sembako dan m…
Jumat, 23 Okt 2026 18:35 WIB
Jumat, 23 Okt 2026 18:35 WIB
Jurnas.net - Advokat senior Jutek Bongso menyoroti fragmentasi organisasi advokat di Indonesia yang dinilainya berpotensi merugikan masyarakat pencari…
Jumat, 23 Okt 2026 18:03 WIB
Jumat, 23 Okt 2026 18:03 WIB
Jurnas.net - Advokat Jutek Bongso resmi menyelesaikan studi doktoralnya setelah mengikuti Sidang Terbuka Promosi Doktor di Universitas Langlangbuana, Bandung…